Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Ada Seruan Damai dari China buat AS, Terungkap Maksudnya

Ada Seruan Damai dari China buat AS, Terungkap Maksudnya
WE Online, Washington -

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi, menyerukan perdamaian antara China dan Amerika Serikat, usai meningkatkan konfrontasi kedua negara yang membuat hubungan mereka dalam bahaya paling serius selama empat dekade terakhir.

Mengutip South China Morning Post, Menlu Wang menjadi pejabat paling senior yang dalam beberapa bulan terakhir terus menyuarakan pesan positif. Dia menegaskan bahwa China tidak akan menggeser AS sebagai negara adidaya.

Baca Juga: Gak Main-main, AS Bakal Dikeroyok China-Rusia

"Yang mengkhawatirkan adalah bahwa hubungan China-AS adalah salah satu hubungan bilateral paling penting di dunia, tetapi menghadapi tantangan paling serius sejak pembentukan hubungan diplomatik (pada 1979)," kata Wang dalam sebuah pidato di Beijing pada Kamis (9/7/2020).

"Kebijakan China terhadap AS belum berubah, dan kami masih ingin mengembangkan hubungan China-AS dengan tulus," ucapnya.

Wang juga mengatakan, kedua negara membutuhkan lebih banyak dialog untuk mencegah hal yang lebih buruk. China, menurutnya, siap untuk melanjutkan pembicaraan yang ditunda selama AS bersedia.

"Hanya melalui pertukaran pendapat kita bisa menghentikan kebohongan, dan hanya melalui dialog kita dapat menghindari salah paham," ujarnya.

Ia pun telah merekomendasikan 3 tahapan yang dianggapnya dapat mengidentifikasi dan menyelesaikan perselisihan China-AS.

Pertama, menguraikan masalah bilateral dan global yang bisa dikerjakan secara bersama. Kedua, merinci masalah yang menjadi perselisihan mereka, dengan harapan dapat diselesaikan melalui dialog. Sedangkan tahapan terakhir adalah menyelsaikan masalah yang tidak bisa diselesaikan.

"Maka kita harus mengelola perselisihan itu dengan baik dan meminimalkan kerusakan pada hubungan antara kedua negara berdasarkan semangat mencari titik temu sambil mengabaikan perbedaan," ungkapnya.

Selain itu, Wang menyarankan kedua pihak harus bekerja sama dalam pengendalian pandemi COVID-19. Dia menambahkan, bahwa China bersedia untuk berbagi pengalaman dan pengembangan vaksin virus Corona dengan AS.

Meskipun, AS telah berkali-kali menuduh China menutupi awal munculnya wabah virus Corona. Bahkan, Presiden AS, Donald Trump menyebut COVID-19 sebagai virus China.

Dalam sebuah cuitan di Twitter pribadinya pada hari Senin 6 Juli 2020, Trump juga mengatakan, China telah menyebabkan kerusakan besar pada AS dan dunia. Konfrontasi militer pun menjadi meningkat.

Ketegangan di sektor lain juga muncul. Seperti ancaman AS akan menjatuhkan sanksi pada pejabat China karena melanggar kebebasan Hong Kong dan juga dugaan pelanggaran hak asasi manusia di Xinjiang. Selain itu, AS pun telah memberlakukan pembatasan pada media pemerintah China yang beroperasi di AS.

Beberapa diplomat dan pakar mengatakan, Beijing harus bersiap-siap untuk meningkatkan ketegangan dan siap juga untuk berangsur-angsur terpisah dari AS.

Akan tetapi, Wang menegaskan, hubungan China-AS tidak mungkin kembali seperti semula, tetapi itu tidak berarti keduanya harus berpisah secara paksa.

Dia menambahkan, bahwa AS seharusnya tidak berusaha untuk mengejar dan mencegat China dengan cara yang membuat panik seluruh dunia. Sebaliknya, AS harus meminta China untuk mendukung segala urusan bilateral dan global.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: China (Tiongkok), Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: REUTERS/Jason Lee

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23