Portal Berita Ekonomi Jum'at, 07 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,00% pada level 2.557. 
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,13% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,69% pada level 24.930.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,26% pada level 3.386.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,33% pada level 2.342.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,43% pada level 22.418.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,51% pada level 6.012.
  • 15:55 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,24% terhadap Dollar AS pada level 14.585 IDR/USD.

Mungkinkah China Musnahkan Kapal Induk AS, Hasil Analisis...

Mungkinkah China Musnahkan Kapal Induk AS, Hasil Analisis...
WE Online, Jakarta -

Surat kabar pemerintah China, The Global Times, telah sesumbar bahwa rudal pembunuh kapal Beijing dapat dengan mudah menghancurkan kapal induk Amerika Serikat (AS) di Laut China Selatan.

"Kami bisa menenggelamkan Anda ... jika kami mau," bunyi laporan media corong Partai Komunis China tersebut.

Baca Juga: AS Sengaja Ungkit Jeleknya China di Depan India, Supaya Perang?

Itu adalah pesan yang tidak terlalu halus dari China untuk dua kapal induk Amerika; USS Ronald Reagan dan USS Nimitz, yang saat ini sedang melakukan operasi pelatihan di Laut China Selatan.

"Kapal induk AS di wilayah tersebut sepenuhnya dalam jangkauan Tentara Pembebasan Rakyat China ... yang memiliki berbagai pilihan senjata anti-kapal induk seperti rudal DF-21D dan DF-26," lanjut laporan The Global Times mengutip para pakar Angkatan Laut China.

Namun, klaim China bahwa kapal-kapal induk Amerika sangat rentan adalah pertanyaan yang terbuka untuk diperdebatkan. Rudal-rudal pembunuh kapal itu dilaporkan memiliki jangkauan sejauh 900 mil laut dan telah dianggap sebagai ancaman signifikan bagi kapal induk Washington.

Mengutip laporan analisis majalah National Interest, Jumat (10/7/2020), fakta bahwa begitu cepatnya rudal DF-21D dan DF-26 ini, sehingga kalaupun tidak memiliki hulu ledak, mereka akan melewati kapal, meninggalkannya mati di air.

Lebih jauh lagi, intersepsi senjata hipersonik yang melesat melebihi Mach 5, juga akan sulit. Bukan tidak mungkin, tetapi sulit.

Teknologi di bidang ini berkembang pesat, dan untuk setiap senjata, selalu ada cara untuk membelokkan atau menghentikannya. Sebagian besar, jika tidak semua, dari proyek-proyek ini sangat rahasia.

Untuk mempertahankan kapal induk, latihan militer AS melibatkan upaya untuk mempersiapkan kemungkinan serangan ganda kapal induk yang terkoordinasi. Yang terakhir akan memberikan keuntungan besar bagi opsi serangan maritim dengan, pada dasarnya, melipatgandakan daya tembak, potensi pengawasan dan kemampuan senjata.

Tidak hanya opsi serangan ganda kapal induk dapat memperluas kemampuan Angkatan Laut untuk mencapai target darat ke tingkat yang lebih besar, memperpanjang waktu pencarian target dan memungkinkan serangan multi-platform yang terkoordinasi, opsi itu juga sangat meningkatkan serangan kapal perusak dan penjelajah meluncurkan rudal.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Tag: Amerika Serikat (AS), Militer AS, Militer China, China (Tiongkok), Kapal Induk Amerika Serikat

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: US Navy

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.21 3,869.80
British Pound GBP 1.00 19,245.57 19,048.27
China Yuan CNY 1.00 2,110.35 2,089.11
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,659.94 14,514.07
Dolar Australia AUD 1.00 10,543.43 10,431.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,891.56 1,872.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,703.03 10,592.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,401.35 17,222.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,499.63 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,887.78 13,748.29
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5178.272 51.221 697
2 Agriculture 1177.625 22.493 23
3 Mining 1437.436 37.770 48
4 Basic Industry and Chemicals 757.746 8.624 80
5 Miscellanous Industry 931.181 25.631 52
6 Consumer Goods 1919.109 7.491 58
7 Cons., Property & Real Estate 291.734 2.476 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 907.067 2.843 78
9 Finance 1130.600 8.009 93
10 Trade & Service 627.775 12.067 173
No Code Prev Close Change %
1 TOYS 350 436 86 24.57
2 BBHI 122 146 24 19.67
3 MBTO 65 75 10 15.38
4 DOID 252 286 34 13.49
5 PSDN 100 113 13 13.00
6 SOCI 118 133 15 12.71
7 PSGO 105 118 13 12.38
8 INAF 2,850 3,190 340 11.93
9 KAEF 2,850 3,180 330 11.58
10 TRIS 192 214 22 11.46
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 61 55 -6 -9.84
2 DPNS 286 266 -20 -6.99
3 OASA 430 400 -30 -6.98
4 GSMF 115 107 -8 -6.96
5 TUGU 2,600 2,420 -180 -6.92
6 MAPB 1,375 1,280 -95 -6.91
7 APEX 160 149 -11 -6.88
8 ATIC 655 610 -45 -6.87
9 SOSS 380 354 -26 -6.84
10 CASA 354 330 -24 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,850 3,180 330 11.58
2 TOWR 1,160 1,150 -10 -0.86
3 ANTM 750 835 85 11.33
4 INAF 2,850 3,190 340 11.93
5 PAMG 74 78 4 5.41
6 MDKA 1,935 2,020 85 4.39
7 BBRI 3,080 3,110 30 0.97
8 PSAB 290 284 -6 -2.07
9 SMBR 545 520 -25 -4.59
10 BRPT 900 920 20 2.22