Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,83% pada penutupan sesi II.
  • 13:27 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,88 USD/barel.
  • 13:25 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 44,84 USD/barel.
  • 13:24 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Euro pada level 1,1733 USD/EUR.
  • 13:23 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,3050 USD/GBP.
  • 13:22 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Yen pada level 106,76 JPY/USD.
  • 13:21 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.895 USD/troy ounce.

Dorong UMKM, TikTok Luncurkan TikTok for Business

Dorong UMKM, TikTok Luncurkan TikTok for Business
WE Online, Jakarta -

TikTok meluncurkan platform self-serve TikTok for Business yang dapat digunakan bisnis dalam segala ukuran untuk mengakses solusi periklanan. Selain itu, melalui program "Back-To-Business", TikTok juga ingin membantu UKM di dunia terutama di masa pandemi Covid-19. Kehadiran solusi TikTok bagi UKM ini bertujuan untuk memberdayakan industri bisnis di Indonesia untuk menjangkau audiens yang tepat melalui komunitas TikTok yang kreatif dan inklusif.

"Format video singkat dan komunitas TikTok yang terkenal akan kreativitas memberikan peluang bagi berbagai bisnis dan usaha, termasuk UKM, untuk menggaet pasar yang lebih dinamis serta pemasarannya yang lebih efektif dan interaktif," kata Pandhu Wiguna, Direct Sales Leader, TikTok Indonesia, Jumat (10/7/2020).

Baca Juga: Ajib, Aset Kripto Ini Melambung 100 Persen Gegara Tiktok

"Platform self-serve yang kami luncurkan ini merupakan evolusi dari TikTok sebagai solusi periklanan masa kini. Dengan akses yang mudah dan fleksibel yang diberikan platform ini, UKM pun dapat segera melakukan digitalisasi dan membangkitkan kembali bisnisnya di masa new normal ini dan seterusnya," lanjutnya

Data dari Ketua Asosiasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah Indonesia (Akumindo) tahun 2018, UKM berkontribusi terhadap lebih dari 60 persen PDB Indonesia. Namun, pandemi Covid-19 ini memberikan dampak bagi UKM. Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) dalam website resminya mengatakan bahwa penjualan online justru mengalami peningkatan. Di sinilah pemerintah mendorong UKM untuk memanfaatkan platform digital. Saat ini, dari 60 juta UKM di Indonesia, hanya ada 8 juta yang menggunakan platform digital.

"Pemerintah menangkap keresahan pelaku UKM yang menginginkan adanya peningkatan penjualan melalui platform digital. Itulah yang melatarbelakangi program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang terdiri dari dua target utama, yaitu mendorong penggunaan platform digital serta mendukung produk buatan dalam negeri," kata Odo R.M. Manuhutu, Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.

Saat ini, berbagai UKM mulai menyadari kemampuan unik TikTok untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Najla Bisyir selaku Owner Bittersweet by Najla menjelaskan bagaimana TikTok membantu usahanya dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah pandemi Covid-19, salah satunya penurunan angka permintaan.

"Saat ini, kami memang sudah memanfaatkan platform digital untuk memasarkan produk. TikTok sebagai aplikasi yang banyak dipakai anak muda diharapkan bisa membantu UKM di Indonesia, termasuk Bittersweet by Najla, untuk menghubungkan kami ke segmentasi yang lebih luas secara terukur, efisien, dan juga kreatif," ujar Najla.

"Khususnya untuk produk makanan, fitur di TikTok bisa dipakai pelaku bisnis untuk menonjolkan visual dari produk kami sehingga kelezatan, tekstur, sampai packaging kami bisa sampai ke masyarakat dengan cara unik versi TikTok," lanjutnya.

Melalui TikTok for Business self serve, pebisnis bisa memanfaatkan berbagai kemudahan, sebagai berikut:

- Creative tools: serangkaian tools yang memungkinkan pemasar merasakan kreativitas dan orisinalitas komunitas TikTok saat menceritakan kisah produk atau layanan mereka mereka, dilengkapi dengan Video Creation Kit, Smart Video Soundtrack, dan TikTok Adstudio;

- Flexible budgets: TikTok for Business dirancang untuk memungkinkan perusahaan dari berbagai level dan kategori untuk menyesuaikan pengeluaran mereka kapan saja;

- Performance targeting: Penargetan cerdas ini memungkinkan audiens yang tepat dan baru untuk menemukan bisnis Anda;

- Business account: TikTok juga memperkenalkan akun bisnis yang memberikan alat tambahan untuk mengakomodasi kebutuhan bisnis untuk analisa keterlibatan dan performa bisnis terhadap audiens.

Laporan dari McKinsey tentang sentimen konsumen Indonesia selama pandemi yang mengatakan bahwa 54% konsumen menghabiskan lebih banyak waktu mengonsumsi konten video. Selain meluncurkan platform self-serve, TikTok juga melanjutkan komitmennya untuk mendukung pelaku UKM di masa Covid-19 dengan meluncurkan program "Back-to-Business" di berbagai negara di dunia.

Melalui program ini, para pelaku usaha akan memiliki kesempatan untuk beriklan di TikTok dengan kredit sebesar US$300 untuk digunakan hingga 31 Desember, 2020. Untuk memulai UKM dapat mengunjungi https://www.tiktok.com/business/en/back-to-business-program.

Tag: Digital Economy, TikTok, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: TikTok

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,960.13 3,920.52
British Pound GBP 1.00 19,355.16 19,161.11
China Yuan CNY 1.00 2,135.01 2,113.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,850.89 14,703.12
Dolar Australia AUD 1.00 10,579.77 10,473.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,916.22 1,897.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,804.58 10,693.18
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,415.64 17,236.47
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,535.93 3,496.58
Yen Jepang JPY 100.00 13,924.89 13,785.04
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5190.166 32.332 698
2 Agriculture 1199.731 2.896 23
3 Mining 1425.633 -5.327 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.950 4.825 80
5 Miscellanous Industry 932.015 14.201 52
6 Consumer Goods 1916.331 3.504 58
7 Cons., Property & Real Estate 295.650 4.645 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 881.754 -5.951 78
9 Finance 1140.076 15.339 93
10 Trade & Service 635.415 -0.943 174
No Code Prev Close Change %
1 SGER 145 195 50 34.48
2 IMAS 565 705 140 24.78
3 WOMF 218 266 48 22.02
4 LRNA 146 178 32 21.92
5 RUIS 167 196 29 17.37
6 PRAS 104 122 18 17.31
7 IMJS 232 272 40 17.24
8 NOBU 665 770 105 15.79
9 PGLI 177 204 27 15.25
10 MEDC 492 565 73 14.84
No Code Prev Close Change %
1 IKAN 645 600 -45 -6.98
2 KJEN 1,375 1,280 -95 -6.91
3 POLI 1,160 1,080 -80 -6.90
4 APEX 160 149 -11 -6.88
5 DNAR 262 244 -18 -6.87
6 YULE 206 192 -14 -6.80
7 KOIN 118 110 -8 -6.78
8 BIKA 192 179 -13 -6.77
9 FORU 89 83 -6 -6.74
10 JMAS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,970 2,930 -40 -1.35
2 FREN 133 130 -3 -2.26
3 BBRI 3,130 3,190 60 1.92
4 MEDC 492 565 73 14.84
5 PURA 126 129 3 2.38
6 BBNI 4,620 4,780 160 3.46
7 TOWR 1,085 1,070 -15 -1.38
8 MDKA 1,980 1,915 -65 -3.28
9 KAEF 3,330 3,350 20 0.60
10 DOID 294 286 -8 -2.72