Portal Berita Ekonomi Rabu, 05 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:05 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 42,31 USD/barel.
  • 16:05 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 45,16 USD/barel.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Euro pada level 1,1838 USD/EUR.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Poundsterling pada level 1,3098 USD/GBP.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,44% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yen pada level 105,67 JPY/USD.
  • 16:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 2.036 USD/troy ounce.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,62% pada level 25.102.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,40% pada level 2.311.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,73% pada level 2.534.
  • 15:59 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,17% pada level 3.377.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,26% pada level 22.514.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,68% pada level 6.077.
  • 15:56 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,51% terhadap Dollar AS pada level 14.550 IDR/USD.
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,03% pada akhir sesi II.

Kemenkeu Harap Ekonomi Semester II Tumbuh Positif Didukung PEN

Kemenkeu Harap Ekonomi Semester II Tumbuh Positif Didukung PEN
WE Online, Jakarta -

Beragam institusi internasional memberikan proyeksi yang beragam terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, yang menunjukkan masih tingginya ketidakpastian, khususnya di tahun 2020.

IMF memprediksi perekonomian Indonesia pada -0,3, sedangkan World Bank menyebutkan pertumbuhan 0 pada 2020. OECD juga memroyeksikan perekonomian Indonesia berada pada -3,9 s.d. -2,8. Sementara, ADB dan Bloomberg (Median) masing-masing memproyeksi -1 dan 0,5.

Baca Juga: Minus, Pertumbuhan Ekonomi Semester I Diproyeksikan Segini

Meski demikian, Kemenkeu berharap pertumbuhan ekonomi semester II 2020 membaik dan stabilitas ekonomi makro terjaga sehingga pertumbuhan ekonomi tahun 2020 diproyeksikan dapat tumbuh positif dengan didukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)

"Program stimulus bantuan sosial akan mendorong konsumsi masyarakat semester II, sementara konsumsi pemerintah di semester II dapat meningkat sejalan realisasi belanja pemerintah (pusat dan daerah)," ujar Kemenkeu di Jakarta, Jumat (10/7/2020).

Selain itu, investasi semester II diperkirakan tumbuh moderat seiring dengan membaiknya keyakinan investor. Namun, perdagangan internasional diperkirakan masih mengalami kontraksi karena masih rendahnya permintaan global.

Sementara itu, inflasi diperkirakan meningkat bertahap seiring pulihnya konsumsi, dengan inflasi inti meningkat sejalan dengan peningkatan permintaan pasca pelonggaran PSBB bertahap.

"Inflasi pangan relatif terkendali. Namun, masih terdapat risiko fluktuasi harga pangan pada masa tanam," kata Kemenkeu.

Nilai tukar rupiah diperkirakan dalam tren menguat sejalan dengan stabilitas ekonomi makro dan arus modal masuk ke dalam negeri, tetapi tetap diwaspadai risiko volatilitas pasar keuangan global.

Sementara, harga minyak masih terdapat risiko volatilitas karena pengaruh supply and demand global serta faktor geopolitik. Lifting migas akan dioptimalkan untuk mencapai target dengan menjaga keekonomian wilayah kerja, efisiensi biaya, serta mengupayakan proyek-proyek migas yang onstream di tahun 2020 dapat berjalan tepat waktu.

"Pendapatan negara semester II akan dioptimalkan terutama dari sisi perpajakan sejalan dengan membaiknya aktivitas usaha di Era Normal Baru. Outlook belanja negara semester II diperkirakan lebih baik sejalan dengan implementasi kebijakan penanganan Covid-19 dan program PEN," tutur Kemenkeu.

Tag: Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Ekonomi Indonesia

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,918.44 3,879.14
British Pound GBP 1.00 19,226.93 19,032.71
China Yuan CNY 1.00 2,110.42 2,089.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,696.12 14,549.89
Dolar Australia AUD 1.00 10,562.10 10,449.73
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,896.27 1,877.33
Dolar Singapura SGD 1.00 10,713.02 10,602.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,363.47 17,186.33
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,493.25 3,455.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,923.37 13,783.53
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5075.002 68.779 696
2 Agriculture 1155.418 22.496 23
3 Mining 1359.215 19.561 48
4 Basic Industry and Chemicals 743.025 13.585 80
5 Miscellanous Industry 893.144 13.284 52
6 Consumer Goods 1876.832 32.083 57
7 Cons., Property & Real Estate 288.806 -0.604 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 884.325 13.148 78
9 Finance 1120.566 15.683 93
10 Trade & Service 611.007 2.478 173
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 280 348 68 24.29
2 OASA 350 430 80 22.86
3 WIIM 298 358 60 20.13
4 DIGI 1,800 2,100 300 16.67
5 ATIC 610 700 90 14.75
6 YPAS 420 476 56 13.33
7 NOBU 680 770 90 13.24
8 POLU 850 950 100 11.76
9 BAYU 1,035 1,155 120 11.59
10 MCAS 2,040 2,250 210 10.29
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 66 60 -6 -9.09
2 ASRM 2,000 1,860 -140 -7.00
3 LUCK 286 266 -20 -6.99
4 WSBP 186 173 -13 -6.99
5 MEGA 7,900 7,350 -550 -6.96
6 ITIC 790 735 -55 -6.96
7 JAST 72 67 -5 -6.94
8 SRAJ 159 148 -11 -6.92
9 INTA 290 270 -20 -6.90
10 KBAG 348 324 -24 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 WIIM 298 358 60 20.13
2 ICBP 9,300 10,025 725 7.80
3 BBRI 2,990 3,080 90 3.01
4 TOWR 1,130 1,160 30 2.65
5 TLKM 2,920 2,950 30 1.03
6 MNCN 790 840 50 6.33
7 BRIS 515 535 20 3.88
8 BRPT 895 890 -5 -0.56
9 INDF 6,475 6,750 275 4.25
10 FREN 133 132 -1 -0.75