Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Opung Luhut Happy, Bawa Kabar Baik

Opung Luhut Happy, Bawa Kabar Baik
WE Online, Jakarta -

Pemulihan ekonomi terus dilakukan. Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekspor di kuartal pertama masih tumbuh positif. Kondisi ini didorong oleh pertumbuhan ekspor besi dan baja.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan, aktivitas ekonomi yang sempat terhenti selama penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) pada April-Juni lalu memberikan pukulan berat terhadap ekonomi nasional.

Terjadi syok yang ditimbulkan dari sisi supply dan demand, sehingga menyebabkan recovery ekonomi yang berjalan cukup lama.

Baca Juga: Berkah Covid-19, Pelanggan Baru First Media Bertambah 40%

"Namun recovery ini bisa lebih cepat seandainya pemulihan ekonomi dunia bisa lebih cepat. Karena dampak positifnya bisa ke ekonomi Indonesia juga," kata Luhut dalam keterangan resminya kemarin.

Meski begitu, ia memastikan kalau di sisi ekspor sampai dengan kuartal pertama 2020 masih tumbuh positif. Pertumbuhan ekspor antara lain didorong oleh pertumbuhan ekspor besi dan baja.

"Sebagai hasil dari program hilirisasi pemerintah. Dorongan dari belanja pemerintah diharapkan bisa membuat pertumbuhan ekonomi tidak terus negatif, seiring dengan peningkatan belanja pemerintah untuk insentif dampak pandemi," kata Luhut. 

Dia juga menekankan, agar semua pihak memiliki kepedulian dan sense of crisis. Terutama pada situasi seperti sekarang.

Pemerintah akan terus mengevaluasi situasi perekonomian akibat dampak pandemi dari waktu ke waktu. Dan akan melakukan penyesuaian jika diperlukan demi memastikan ekonomi Indonesia tidak akan terpuruk akibat virus corona.

"Pemerintah telah berupaya keras untuk memastikan perekonomian kita tidak jatuh. Pesan saya, bekerjalah secara holistik dan terintegrasi, kenali dulu masalahnya lalu segera putuskan dengan cepat dan tepat,” tegasnya.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Tag: Luhut Binsar Pandjaitan, Ekspor

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Rahmat Saepulloh

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23