Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Turki Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Memecah Barat dan Timur?

Turki Ubah Hagia Sophia Jadi Masjid, Memecah Barat dan Timur?
WE Online, Istanbul -

UNESCO, Yunani, Siprus dan para pemimpin gereja antara lain menyatakan keprihatinan tentang perubahan status museum Hagia Sophia menjadi masjid. Mereka menyatakan perubahan status itu bisa 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan ikon Istanbul Hagia Sophia terbuka untuk ibadah umat Muslim, setelah pengadilan tinggi memutuskan konversi bangunan menjadi museum oleh negarawan pendiri Turki modern adalah ilegal.

Baca Juga: Hagia Sophia di Turki Kembali Jadi Masjid, Terungkap Prosesnya

Dilansir dari Al Jazeera, Minggu (12/7/2020), Erdogan membuat pengumuman, hanya satu jam setelah putusan pengadilan diturunkan, meskipun ada peringatan internasional untuk tidak mengubah status monumen berusia hampir 1.500 tahun, yang dipuja oleh orang Kristen dan Muslim.

"Keputusan itu diambil untuk menyerahkan pengelolaan Masjid Ayasofya kepada Direktorat Urusan Agama dan membukanya untuk ibadah," kata keputusan yang ditandatangani oleh Erdogan.

Situs Warisan Dunia yang berada di Istanbul ini merupakan magnet bagi wisatawan di seluruh dunia, pertama kali dibangun sebagai katedral di Kekaisaran Bizantium Kristen tetapi diubah menjadi masjid setelah penaklukan Ottoman atas Konstantinopel pada tahun 1453.

Putusan pengadilan segera diikuti oleh Erdogan yang mengatakan bahwa Situs Warisan Dunia yang dinyatakan oleh UNESCO ini akan dibuka kembali untuk ibadat Muslim.

Dewan Negara, pengadilan administratif tertinggi di Turki, dengan suara bulat membatalkan keputusan kabinet tahun 1934 dan mengatakan Hagia Sophia terdaftar sebagai masjid dalam perbuatan propertinya.

Terkait dengan pernyataan Erdogan, Amerika Serikat, Yunani, dan para pemimpin gereja menyatakan keprihatinan terhadap perubahan status bangunan yang diubah menjadi museum pada masa-masa awal negara Turki sekuler modern di bawah Mustafa Kemal Ataturk.

Di bawah ini adalah ringkasan reaksi internasional terhadap keputusan Erdogan.

Pemimpin gereja

Gereja Ortodoks Rusia menyatakan kecewa atas keputusan Turki untuk mencabut status museum Hagia Sophia, dan menuduhnya mengabaikan suara jutaan orang Kristen.

"Kekhawatiran jutaan orang Kristen belum terdengar," kata juru bicara Gereja Ortodoks Rusia Vladimir Legoida dalam komentar yang dikutip kantor berita Rusia Interfax.

Gereja Ortodoks Rusia sebelumnya mendesak agar ada seruan untuk mengubah status bekas katedral yang bersejarah itu, dan Patriarkh Rusia Kirill mengatakan ia "sangat prihatin" tentang langkah potensial itu dan menyebutnya sebagai "ancaman bagi seluruh peradaban Kristen".

Sebelumnya, Patriark Ekumenis Bartholomew, kepala spiritual dari sekitar 300 juta orang Kristen Ortodoks di seluruh dunia dan berbasis di Istanbul, mengatakan perubahan status Hagia menjadi masjid akan mengecewakan umat Kristen dan akan "memecah" Timur dan Barat.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: Turki

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: REUTERS/Murad Sezer

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23