Portal Berita Ekonomi Rabu, 05 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:50 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 2,00% pada level 24.946.
  • 16:50 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,29% pada level 2.279.
  • 16:49 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,70% pada level 22.573.
  • 16:49 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,11% pada level 3.371.
  • 16:48 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,24% pada level 2.515.
  • 16:47 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,08% pada level 6.028.
  • 16:45 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:45 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,03% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

AS Kukuh Bawa Pulang Rudal S-400, Jenderal Turki: Menggelikan

AS Kukuh Bawa Pulang Rudal S-400, Jenderal Turki: Menggelikan
WE Online, Ankara -

Senator Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik, John Thune pada 30 Juni menyarankan pembelian dan pemindahan S-400 buatan Rusia milik Turki dari Ankara. Ini adalah upaya untuk memecahkan kebuntuan senjata yang menurut Washington tidak sesuai dengan standar keamanan NATO dan mungkin membahayakan operasi jet tempur F-35 generasi kelima.

Pensiunan Mayor Angkatan Udara Turki, Beyazit Karatas menyebut bahwa implementasi inisiatif semacam itu tidak mungkin. Dia bahkan menyebut, ide Thune itu tragisomik, atau tragis dan menggelikan di waktu yang bersamaan.

Baca Juga: Mimpi AS Punya Rudal S-400 Buatan Rusia Kandas Sudah

"Saya merasa tragisomik bahwa para senator AS memperkenalkan amandemen semacam itu, bahkan membiarkannya juga," kata Karatas dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Sputnik.

Dia menekankan bahwa ada artikel yang mengikat dibawah perjanjian antarnegara bagian untuk penjualan senjata pada skala ini. "Untuk pembelian senjata internasional, jaminan negara disediakan", katanya.

Karatas menunjukkan bahwa ada sertifikat pengguna akhir dan semua pihak harus menandatangani. Tanpa persetujuan dari negara asal, jelasnya, satu pihak tidak dapat menjual senjata kepada pihak ketiga karena bertanggung jawab secara hukum. Pernyataan resmi yang dibuat oleh Turki menunjukkan bahwa perjanjian S-400 akan sepenuhnya dihormati.

Untuk mengklarifikasi masalah ini, Karatas memberikan contoh dalam hal pengadaan peralatan militer Amerika.

"Mari kita asumsikan situasi ini, kita membeli sistem Patriot dan kemudian hubungan dengan AS karena sanksi dan embargo menjadi sangat salah dan tidak dapat diperbaiki," ucapnya.

"Bisakah kita menjual Patriot ke negara ketiga dan membeli sistem pertahanan udara yang lebih baik dari mereka dan menjual F-16 di atas itu? Jawabannya adalah tidak. AS akan segera melakukan intervensi dan menuduh kami melanggar perjanjian," sambungnya.

Menurut Karatas, alasan utama para senator AS begitu terpisah dari kenyataan saat ini adalah karena mereka menganggap diri mereka pemimpin dunia.

"Besok, AS akan menggunakan praktik yang sama lagi, tetapi pada subjek yang berbeda. Pemeras akan menggunakan pilihannya sampai akhir. Yang penting di sini adalah apa yang akan dilakukan pihak penekan," ujarnya.

Karatas menekankan bahwa S-400 adalah sistem rudal pertahanan udara, tidak dirancang untuk digunakan sebagai senjata ofensif. Dia menuturkan bahwa itu akan jelas digunakan untuk melawan musuh yang akan mengancam keamanan Turki.

"Sistem tidak akan ditargetkan secara langsung terhadap NATO, tetapi terhadap ancaman udara dari musuh yang menyerang, terlepas dari milik siapakah itu," jelasnya.

Karatas juga menekankan bahwa, meskipun ada tekanan AS, Turki tidak akan menyerah pada S-400. Menurutnya, sistem itu efektif operasional. Setelah tahap pertama pelatihan personel, proses menyelesaikan pelatihan tempur akan dilanjutkan dan pelatihan akan berlanjut tanpa gangguan di berbagai tingkatan sepanjang siklus operasional, selama S-400 berada dalam dinas militer Turki.

"Tidak ada jalan untuk kembali dalam masalah S-400 dan tidak akan ada. Tidak diragukan lagi, keputusan politik dan ekonomi mempengaruhi kehidupan kita dan akan terus melakukannya. Dan dalam hal ini, implementasi perjanjian yang ditandatangani antara Turki dan Rusia pada pasokan S-400 sangat penting dalam hal memastikan keamanan Turki, mempertahankan rasa hormat dan kepercayaannya di arena internasional dan kerja sama dengan negara-negara tetangga," tukasnya.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Tag: Rudal S-400, Rusia, Amerika Serikat (AS), Militer AS, Militer Turki

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Kementerian Pertahanan Nasional Turki/Reuters

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.17 3,898.46
British Pound GBP 1.00 19,321.28 19,126.10
China Yuan CNY 1.00 2,115.72 2,094.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,525.45 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.85 1,886.86
Dolar Singapura SGD 1.00 10,732.81 10,625.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,383.39 17,204.57
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,504.27 3,465.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,918.67 13,778.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5075.002 68.779 696
2 Agriculture 1155.418 22.496 23
3 Mining 1359.215 19.561 48
4 Basic Industry and Chemicals 743.025 13.585 80
5 Miscellanous Industry 893.144 13.284 52
6 Consumer Goods 1876.832 32.083 57
7 Cons., Property & Real Estate 288.806 -0.604 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 884.325 13.148 78
9 Finance 1120.566 15.683 93
10 Trade & Service 611.007 2.478 173
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 280 348 68 24.29
2 OASA 350 430 80 22.86
3 WIIM 298 358 60 20.13
4 DIGI 1,800 2,100 300 16.67
5 ATIC 610 700 90 14.75
6 YPAS 420 476 56 13.33
7 NOBU 680 770 90 13.24
8 POLU 850 950 100 11.76
9 BAYU 1,035 1,155 120 11.59
10 MCAS 2,040 2,250 210 10.29
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 66 60 -6 -9.09
2 ASRM 2,000 1,860 -140 -7.00
3 LUCK 286 266 -20 -6.99
4 WSBP 186 173 -13 -6.99
5 MEGA 7,900 7,350 -550 -6.96
6 ITIC 790 735 -55 -6.96
7 JAST 72 67 -5 -6.94
8 SRAJ 159 148 -11 -6.92
9 INTA 290 270 -20 -6.90
10 KBAG 348 324 -24 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 WIIM 298 358 60 20.13
2 ICBP 9,300 10,025 725 7.80
3 BBRI 2,990 3,080 90 3.01
4 TOWR 1,130 1,160 30 2.65
5 TLKM 2,920 2,950 30 1.03
6 MNCN 790 840 50 6.33
7 BRIS 515 535 20 3.88
8 BRPT 895 890 -5 -0.56
9 INDF 6,475 6,750 275 4.25
10 FREN 133 132 -1 -0.75