Portal Berita Ekonomi Rabu, 21 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2963 USD/GBP.
  • 08:11 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup menguat 0,40% pada level 28.308.
  • 08:11 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 0,47% pada level 3.443.
  • 08:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup menguat 0,08% pada level 5.889.
  • 08:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Yen pada level 105,37 JPY/USD.
  • 08:08 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.916 USD/troy ounce.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,11% pada level 24.569.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,50% pada level 2.358.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,44% pada level 23.567.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,47% pada level 3.328.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,54% pada level 2.529.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 6,6791 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,34% terhadap Dollar AS pada level 14.658 IDR/USD.

AS-Rusia Adu Balap Satelit Militer di Luar Angkasa, Siapa Menang?

AS-Rusia Adu Balap Satelit Militer di Luar Angkasa, Siapa Menang?
WE Online, Jakarta -

Satelit militer adalah satelit buatan manusia yang ditempatkan di orbit untuk penggunaan militer. Satelit sebagian besar digunakan untuk komunikasi, navigasi, dan pengumpulan intelijen.

Beberapa satelit juga dikembangkan untuk peringatan dini terhadap serangan rudal. Amerika Serikat (AS) menyumbang hampir setengah dari semua satelit militer di luar angkasa.

1. Amerika Serikat

https://pict.sindonews.net/dyn/600/pena/sindo-article/original/2020/07/09/Amerika-Serikat-2.jpg

AS memiliki setidaknya 123 satelit militer. Proyek satelit militer formal pertama dibuat dan diluncurkan di AS pada 1950-an. Proyek pertama dikenal sebagai Sistem Senjata 117L. Satelit awal yang akan diluncurkan digunakan untuk mengamati Bumi dan mengambil gambar.

Pada 28 Februari 1959, satelit pertama, Discoverer-1 diluncurkan. Ada beberapa proyek di AS termasuk Corona, Canyon, Aquacade, Orion, Magnum, dan Trumpet. Satelit terbaru yang akan diluncurkan adalah Wideband Global SATCOM (WGS-9).

2. Rusia

https://pict.sindonews.net/dyn/600/pena/sindo-article/original/2020/07/09/Rusia-2.jpg

Rusia memiliki 74 satelit militer. Ketika masih bernama Uni Soviet, negara ini memulai program stasiun luar angkasa militer pada 1960-an.

Program ini dikenal sebagai Almaz dengan mendirikan sejumlah stasiun luar angkasa. Program ini aktif sejak 1973 hingga 1976 dengan tiga stasiun didirikan bernama Salyut 2, 3, dan Salyut 5.

Program ini kemudian dihentikan karena terlalu mahal. Pada 16 Maret 1962, Rusia meluncurkan satelit pertamanya yang bernama Kosmos 1.

Selang beberapa bulan kemudian pada 2 Desember 2017, Rusia meluncurkan satelit terbarunya untuk digunakan mendeteksi, melacak, dan menghancurkan rudal yang menyerang negara.

3. China

https://pict.sindonews.net/dyn/600/pena/sindo-article/original/2020/07/09/China.jpg

China memiliki 68 satelit yang digunakan untuk kebutuhan militer. Program luar angkasa negeri tirai bambu dimulai sejak tahun 1950-an. Satelit yang dioperasikan militer bernama Yaogan.

Yaogan 30D, 30E, dan 30F diluncurkan pada 24 November 2017. Ketiganya dikatakan eksperimental dan digunakan untuk kebutuhan intelijen. Tentara Pembebasan Rakyat memiliki dan menjalankan satelit ini.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Satelit, Luar Angkasa

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: NASA

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,946.95 3,907.47
British Pound GBP 1.00 19,159.07 18,965.50
China Yuan CNY 1.00 2,213.75 2,191.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,802.65 14,655.36
Dolar Australia AUD 1.00 10,428.47 10,323.24
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,910.02 1,890.99
Dolar Singapura SGD 1.00 10,903.54 10,794.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,422.72 17,243.50
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,572.07 3,533.11
Yen Jepang JPY 100.00 14,025.63 13,884.76
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5099.840 -26.490 707
2 Agriculture 1162.419 -3.964 24
3 Mining 1433.873 -8.455 47
4 Basic Industry and Chemicals 754.991 2.058 80
5 Miscellanous Industry 919.403 21.509 53
6 Consumer Goods 1826.188 -23.821 60
7 Cons., Property & Real Estate 315.165 -6.133 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 819.003 -8.204 79
9 Finance 1131.784 -5.721 94
10 Trade & Service 635.783 -0.682 175
No Code Prev Close Change %
1 TIRA 220 270 50 22.73
2 HITS 440 500 60 13.64
3 SIPD 1,200 1,350 150 12.50
4 BNLI 2,310 2,590 280 12.12
5 HRUM 1,730 1,905 175 10.12
6 KPAS 66 71 5 7.58
7 KIOS 160 172 12 7.50
8 BRIS 1,400 1,500 100 7.14
9 BOSS 113 121 8 7.08
10 MBTO 80 85 5 6.25
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 338 306 -32 -9.47
2 CTBN 3,150 2,930 -220 -6.98
3 MTPS 344 320 -24 -6.98
4 JSKY 202 188 -14 -6.93
5 OPMS 188 175 -13 -6.91
6 NFCX 1,880 1,750 -130 -6.91
7 NZIA 232 216 -16 -6.90
8 BBHI 174 162 -12 -6.90
9 POLL 5,250 4,890 -360 -6.86
10 BBYB 380 354 -26 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 1,400 1,500 100 7.14
2 ANTM 1,055 1,035 -20 -1.90
3 HMSP 1,500 1,415 -85 -5.67
4 TLKM 2,710 2,670 -40 -1.48
5 BBRI 3,280 3,250 -30 -0.91
6 AGRO 426 424 -2 -0.47
7 GGRM 43,075 40,550 -2,525 -5.86
8 BNLI 2,310 2,590 280 12.12
9 TOWR 1,005 1,005 0 0.00
10 IRRA 875 880 5 0.57