Portal Berita Ekonomi Sabtu, 08 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,60% pada level 24.531.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,39% pada level 2.351.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,39% pada level 22.329.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,96% pada level 3.354.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,51% pada level 2.546.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,06% pada level 6.023.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,27% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

Ya Tuhan, China Jumpai Virus Corona dalam Makanan Beku Kemasan

Ya Tuhan, China Jumpai Virus Corona dalam Makanan Beku Kemasan
WE Online, Beijing -

Pemerintah China mendeteksi virus corona atau Covid-19 pada makanan kemasan dan di dalam wadah udang beku impor. Namun, penemuan itu tak berarti Covid-19 dapat ditularkan melalui makanan kemasan.

Direktur Jenderal Biro Keamanan Pangan Impor dan Ekspor Administrasi Umum Kepabeanan China, Bi Kexin, menjelaskan pihaknya menemukan enam sampel positif Covid-19 pada sekitar 223 ribu sampel makanan beku impor, interior dan eksterior kemasan di Beijing.

Baca Juga: Dokter Ahli Virus China Kabur ke AS, Ternyata Beijing Lakukan...

Pengambilan sampel sebanyak itu sebagai langkah pencegahan Pemerintah China usai munculnya kasus Covid-19 di Beijing yang berasal dari pasar makanan.

Pada pertengahan Juni 2020, Pemerintah China menemukan virus corona di papan pemotong yang digunakan untuk salmon impor. Meskipun, para ahli menyebut ikan itu tidak mungkin membawa virus.

Bi Kexin mengatakan sampel positif itu ditemukan pada bagian luar kemasan makanan dan bagian dalam wadah udang putih yang dijual oleh tiga perusahaan asal Ekuador. Sementara, makanan dan interior kemasannya ketika diuji hasilnya negatif.

“Hasilnya menunjukkan bahwa wadah dan pengemasan perusahaan-perusahaan ini memiliki risiko terkontaminasi virus corona. Para ahli mengatakan bahwa meskipun ini tidak berarti mereka dapat menularkan virus, tapi itu menunjukkan bahwa manajemen (impor) keamanan makanan tidak ideal,” kata Bi Kexin dikutip dari South China Morning Post pada Sabtu (11/7/2020).

Bea Cukai Tiongkok telah menangguhkan impor makanan dari tiga perusahaan Ekuador itu. Mereka mendesak pemerintah Ekuador untuk meningkatkan kontrolnya atas makanan beku yang diekspor ke China.

Wakil Direktur Pusat Nasional Penilaian Risiko Keamanan Pangan China, Li Ning, menjelaskan telah menguji 60 ribu sampel makanan di Provinsi Zhejiang, Yunnan, Henan, dan Shandong dan daerah otonom Ningxia Hui. Dari uji itu, hasilnya semuanya negatif Covid-19.

"Anggota staf tidak boleh pergi bekerja jika mereka memiliki gejala seperti demam, batuk, dan kelelahan," kata Li.

Li menyatakan fasilitas pemrosesan makanan dan toko ritel harus memperkuat tindakan kebersihan. Langkah itu dilakukan untuk mencegah infeksi Covid-19.

"Konsumen harus membersihkan bahan makanan sebelum dimasak dan memastikan makanan dimasak dengan matang untuk membunuh virus corona dan mikroorganisme patogen lainnya," pinta Li.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Tag: China (Tiongkok), COVID-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters/Hannah A Bullock and Azaibi Tamin

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23