Gandeng Jet Commerce, MINISO Tingkatkan Penjualan via E-Commerce

Gandeng Jet Commerce, MINISO Tingkatkan Penjualan via E-Commerce Kredit Foto: WE

Meningkatnya tren belanja online di Indonesia selama masa pandemi telah mendorong MINISO untuk melakukan optimasi bisnisnya melalui kerja sama dengan Jet Commerce, perusahaan e-commerce enabler penyedia solusi e-commerce terpadu. Kerja sama yang dijalin sejak bulan April lalu.

"Dalam menghadapi berbagai tantangan dan ketidakpastian selama pandemi ini, kita wajib beradaptasi dengan segala perubahan yang terjadi. Kerja sama ini merupakan upaya MINISO dalam beradaptasi untuk dapat memahami perubahan kebiasaan dan kebutuhan para pelanggan di masa sulit ini," ujar Yingying Wu, E-commerce Marketing Manager MINISO dalam keterangan tertulisnya, Senin (13/7/2020).

Baca Juga: Hiroshi Mikitani, Bos e-Commerce Terbesar Jepang Berharta Rp87 T

Sejak dimulainya kerja sama ini pada awal April lalu, MINISO telah mencatat kenaikan jumlah pesanan sebanyak 1,3 kali lipat dibandingkan dengan sebelum masa pandemi. Beberapa produk penunjang aktivitas di rumah milik MINISO tercatat menjadi kategori dengan jumlah pesanan terbanyak selama masa pandemi, antara lain, kategori fashion dengan produk tas dan parfum yang terjual sebanyak 30% dari total penjualan; disusul kategori produk home living seperti produk Yoga Mat dan storage box yang terjual sebanyak 25%; dan kategori produk electronics seperti headphones akibat kebutuhan online conference atau hiburan yang terjual sebanyak 10% dari total keseluruhan penjualan MINISO selama masa pandemi.

Dalam kerja sama ini, Jet Commerce membantu MINISO dalam melakukan pengelolaan inventaris terhadap lebih dari 1.800 SKU di berbagai platform e-commerce, yang terdiri dari lima kategori produk, yakni fashion: tas, dompet, sandal, kaus kaki, topi; home living: storage box, alat olahraga, peralatan dapur; beauty: kosmetik, parfum, alat makeup, perawatan kulit; electronics: earphones, headphones, aksesoris komputer, kipas angin mini; pillow & plush toys: bantal dan mainan anak.

Seperti yang diketahui, meski memberikan berbagai dampak negatif yang berkepanjangan di berbagai sektor, pandemi Covid-19 juga telah memicu terjadinya perubahan kebiasaan berbelanja masyarakat. Seperti yang dilansir dari laporan Badan Pusat Statistik bertajuk "Tinjauan Big Data Terhadap Dampak Covid-19 2020" yang menemukan bahwa terjadi peningkatan penjualan online sebesar 320% pada bulan Maret dan 480% pada bulan April dibandingkan dengan bulan Januari.

Sejak 2016, MINISO telah berdiri di Indonesia dengan memiliki lebih dari 171 gerai luring yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Kini, MINISO telah memperluas jangkauannya dengan membuka gerai daring di berbagai platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, JD.ID, dan HappyFresh.

"Dengan makin bertambahnya akses bagi pelanggan dalam mendapatkan produk–produk MINISO, upaya kami dalam menjaga kepercayaan dan pengalaman berbelanja konsumen di semua gerai juga harus ditingkatkan, termasuk pada gerai daring yang kami miliki," tambah Wu.

Untuk itu, MINISO memanfaatkan layanan Order Fulfillment atau pengelolaan pesanan milik Jet Commerce untuk membantu mengatur setiap proses pesanan yang terjadi dari mulai pengelolaan pesanan, pengemasan pesanan, pengelolaan pengiriman melalui mitra logistik Jet Commerce, hingga proses pengembalian jika ada pesanan yang bermasalah.

Dalam kerja samanya dengan Jet Commerce, MINISO juga menggunakan layanan Inventory Management atau pengelolaan inventaris untuk membantu proses pengelolaan Stock Keeping Unit (SKU) produk–produknya. Mulai dari mengoptimalkan strategi penjualan MINISO di berbagai platform e-commerce hingga menganalisis data inventaris dan penjualan produk MINISO dengan menggunakan Warehouse & Order Management System yang terintegrasi dengan berbagai platform e-commerce sehingga turut memudahkan proses pemantauan dan pelacakan setiap produk yang dipesan.

Selain berpengaruh terhadap pengalaman berbelanja pelanggan, strategi pengelolaan pesanan yang baik dari hulu hingga hilir dan pengelolaan inventaris dapat berpengaruh terhadap performa bisnis.

"Pengelolaan inventaris dan pesanan merupakan hal krusial bagi bisnis di e-commerce. Selain dapat bermanfaat dalam efisiensi biaya dan peningkatan cash flow perusahaan, dengan pengelolaan inventaris yang baik, perusahaan dapat menghindari kerugian yang disebabkan oleh stok produk yang kedaluwarsa, rusak, ataupun sudah tidak relevan dengan permintaan pasar," ujar CEO Jet Commerce Indonesia, Webber Chen.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini