Portal Berita Ekonomi Jum'at, 07 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:37 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 45,17 USD/barel.
  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Euro pada level 1,1847 USD/EUR.
  • 09:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,21% terhadap Poundsterling pada level 1,3115 USD/GBP.
  • 09:35 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,09% pada level 2.340.
  • 09:34 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yen pada level 105,59 JPY/USD.
  • 09:33 WIB. Valas - Rupiah dibuka melemah 0,31% terhadap Dollar AS pada level 14.630 IDR/USD.
  • 09:06 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 42,14 USD/barel.
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka melemah 0,70% pada level 24.757.
  • 09:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,05% pada pembukaan pasar.
  • 08:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 2.068 USD/troy ounce.
  • 08:59 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka melemah 0,51% pada level 22.303.
  • 08:58 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,55% pada level 3.367.
  • 08:57 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka negatif 0,29% pada level 2.551.
  • 08:56 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 1,00% pada level 11.108.

Fadel Muhammad Usul KTA untuk UMKM dengan Bunga 1%

Fadel Muhammad Usul KTA untuk UMKM dengan Bunga 1%
WE Online, Jakarta -

Wakil Ketua MPR, Fadel Muhammad, mengusulkan pemberian Kredit Tanpa Agunan (KTA) untuk UMKM dengan bunga 1% sebagai stimulus ekonomi akibat pandemi Covid-19. Untuk itu, pemerintah harus menginjeksi bank-bank BUMN dan swasta untuk merealisasikan bantuan stimulus kepada UMKM itu.

"Injeksi sekitar Rp40 triliun ke bank-bank BUMN agar segera direalisasikan untuk memacu pergerakan ekonomi di sektor UMKM. Namun, Rp40 triliun kami rasa tidak cukup. Kami usulkan paling tidak Rp200 triliun," kata Fadel Muhammad.

Baca Juga: Wakil Ketua MPR: Koperasi Harus Wujudkan Ekonomi Pancasila

Hal itu disampaikan Fadel dalam diskusi Media Expert Meeting dengan tema "Bagaimana Menghadapi New Normal di Bidang Ekonomi, Apa yang Harus Dilakukan?" di Ruang GBHN, Kompleks Parlemen Jakarta, Selasa (14/7/2020). Media Expert Meeting ini dihadiri sekitar 20 jurnalis senior dari media cetak, online, radio dan televisi.

Fadel Muhammad menjelaskan, pandemi Covid-19 berdampak pada ekonomi global dan nasional. Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2020 minus 5,2% dan pada 2021 diperkirakan 4,2%.

Untuk Indonesia, Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020 ini 0% dan pada tahun 2021 naik menjadi 4,8%. Menurut Bank Indonesia, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2020 diprediksi antara 0,9%-1,9%. Pada tahun 2021, pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5%-6%.

"Dengan pertumbuhan sebesar itu, ekonomi Indonesia bisa dikatakan stagnan. Pertumbuhan kredit perbankan diprediksi tumbuh 1% pada tahun 2020," jelasnya.

Fadel menambahkan, semua sektor ekonomi terkena dampak pandemi Covid-19 termasuk UMKM. Sebanyak 47% UMKM terkena dampak Covid-19. "Untuk itu, UMKM perlu disokong kelangsungannya dengan stimulan kredit," ujarnya.

Saat ini ada sekitar 60,6 juta UMKM yang telah terhubung ke lembaga pembiayaan formal dan sekitar 23 juta KUMKM (Koperasi–UMKM) yang berlum terhubung dengan lembaga pembiayaan atau perbankan.

Fadel yang pernah menjadi Ketua Komisi XI DPR ini menyebutkan bahwa hampir semua kegiatan ekonomi dalam keadaan sulit dan tidak likuid. Karena itu, perlu keberanian pemerintah untuk mengambil langkah-langkah agar ekonomi menjadi likuid. "Kami dari Pimpinan MPR meminta kegiatan perbankan dan institusi keuangan mengambil langkah new normal sehingga ekonomi bergulir serta likuid," ujarnya.

Pemerintah, lanjut Fadel, memang telah memberikan dana sekitar Rp40 triliun untuk menginjeksi bank-bank BUMN. Namun, dana sebesar Rp40 triliun tersebut belum cukup. "Saya hitung-hitung dengan tim, paling tidak kita membutuhkan Rp200 triliun untuk likuid," tuturnya.

Mantan Gubernur Gorontalo dua periode itu juga menghitung apabila pemerintah tidak berani mengambil langkah spektakuler untuk membuat likuiditas ekonomi, bisa kolaps. "Saya hitung 90 hari, kalau kita tidak berani mengambil langkah membuat likuiditas ekonomi, kita bisa kolaps," katanya.

"Kita menunggu langkah berani Presiden Joko Widodo untuk membuat ekonomi likuid. Kita membutuhkan langkah berani beliau untuk membuat ekonomi menjadi likuid," imbuhnya.

Tag: Ekonomi Indonesia, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Fadel Muhammad, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: MPR

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.21 3,869.80
British Pound GBP 1.00 19,245.57 19,048.27
China Yuan CNY 1.00 2,110.35 2,089.11
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,659.94 14,514.07
Dolar Australia AUD 1.00 10,543.43 10,431.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,891.56 1,872.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,703.03 10,592.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,401.35 17,222.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,499.63 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,887.78 13,748.29
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5178.272 51.221 697
2 Agriculture 1177.625 22.493 23
3 Mining 1437.436 37.770 48
4 Basic Industry and Chemicals 757.746 8.624 80
5 Miscellanous Industry 931.181 25.631 52
6 Consumer Goods 1919.109 7.491 58
7 Cons., Property & Real Estate 291.734 2.476 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 907.067 2.843 78
9 Finance 1130.600 8.009 93
10 Trade & Service 627.775 12.067 173
No Code Prev Close Change %
1 TOYS 350 436 86 24.57
2 BBHI 122 146 24 19.67
3 MBTO 65 75 10 15.38
4 DOID 252 286 34 13.49
5 PSDN 100 113 13 13.00
6 SOCI 118 133 15 12.71
7 PSGO 105 118 13 12.38
8 INAF 2,850 3,190 340 11.93
9 KAEF 2,850 3,180 330 11.58
10 TRIS 192 214 22 11.46
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 61 55 -6 -9.84
2 DPNS 286 266 -20 -6.99
3 OASA 430 400 -30 -6.98
4 GSMF 115 107 -8 -6.96
5 TUGU 2,600 2,420 -180 -6.92
6 MAPB 1,375 1,280 -95 -6.91
7 APEX 160 149 -11 -6.88
8 ATIC 655 610 -45 -6.87
9 SOSS 380 354 -26 -6.84
10 CASA 354 330 -24 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,850 3,180 330 11.58
2 TOWR 1,160 1,150 -10 -0.86
3 ANTM 750 835 85 11.33
4 INAF 2,850 3,190 340 11.93
5 PAMG 74 78 4 5.41
6 MDKA 1,935 2,020 85 4.39
7 BBRI 3,080 3,110 30 0.97
8 PSAB 290 284 -6 -2.07
9 SMBR 545 520 -25 -4.59
10 BRPT 900 920 20 2.22