Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:16 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,33% pada level 24.808.
  • 09:15 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,70 USD/barel.
  • 09:14 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 44,68 USD/barel.
  • 09:13 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Euro pada level 1,1722 USD/EUR.
  • 09:12 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,18% terhadap Poundsterling pada level 1,3025 USD/GBP.
  • 09:10 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka melemah 0,05% pada level 2.417.
  • 09:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,25% pada level 22.808.
  • 09:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,69% pada level 3.317.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka negatif 0,71% pada level 2.526.
  • 09:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 09:05 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,27% terhadap Dollar AS pada level 14.640 IDR/USD.
  • 09:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,17% terhadap Yen pada level 106,67 JPY/USD.
  • 09:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.890 USD/troy ounce.
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,07% pada pembukaan pasar sesi I.
  • 08:54 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 1,69% pada level 10.782.

Covid-19 di Jakarta Ampun-ampunan, PKS Dukung Anies PSBB Lagi

Covid-19 di Jakarta Ampun-ampunan, PKS Dukung Anies PSBB Lagi
WE Online, Jakarta -

Melonjaknya kasus penularan Covid-19 di DKI Jakarta dalam 2 minggu terakhir menjadi perhatian serius DPRD DKI. Sejak diberlakukannya PSBB Transisi, justru jumlah kasus positif Covid-19 makin bertambah.

Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Achmad Yani, mengatakan bahwa lonjakan jumlah pasien Covid-19 di Jakarta adalah hal yang sangat mengkhawatirkan.

Baca Juga: Ampun Gusti Kasus Positif di Jakarta Naik Terus, Wisma Atlet Jadi

Salah satu lonjakan kasus Covid-19 di Jakarta pada masa PSBB transisi adalah banyaknya jumlah pelanggaran protokol kesehatan. Terutama di transportasi publik dan juga pusat keramaian seperti pasar dan perkantoran.

"Ini harus dievaluasi. Kalau mereka tidak bisa disiplin, sebaiknya kembali saja lagi ke PSBB," ujar Achmad Yani, Kamis (16/7/2020).

Menurut dia, kekhawatiran PKS bukan tidak berdasar, kapasitas rumah sakit di Jakarta jumlahnya terbatas dan juga jika lonjakan tidak terkendali, ekonomi akan terdampak langsung.

"Semua ini akan berakibat pada ketahanan ekonomi dan sosial Jakarta sebagai ibu kota. Karena itu, jika memang harus PSBB lagi, insyaallah PKS akan mendukung Pak Anies demi terciptanya Jakarta yang lebih baik dan terkendalinya wabah Covid-19," katanya.

Namun, dia juga mengingatkan pentingnya ketegasan pemerintah dalam melakukan pengawasan. Jika ada yang melanggar harus diberi hukuman sehingga masyarakat akan patuh dan enggan melanggar protokol kesehatan.

Misalnya, anggap saja orang-orang yang enggan memakai masker saat keluar rumah baik ke mal, tempat ibadah, dan tempat-tempat keramaian lainnya sebagai tindakan yang membahayakan orang lain sehingga hukumannya harus tegas. Juga jika ada tempat usaha yang tidak menerapkan protokol kesehatan bisa dicabut izin usahanya secara permanen.

Lihat Sumber Artikel di SINDOnews Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan SINDOnews. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab SINDOnews.

Tag: Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta), Anies Baswedan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Covid-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Istimewa

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,960.13 3,920.52
British Pound GBP 1.00 19,355.16 19,161.11
China Yuan CNY 1.00 2,135.01 2,113.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,850.89 14,703.12
Dolar Australia AUD 1.00 10,579.77 10,473.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,916.22 1,897.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,804.58 10,693.18
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,415.64 17,236.47
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,535.93 3,496.58
Yen Jepang JPY 100.00 13,924.89 13,785.04
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5190.166 32.332 698
2 Agriculture 1199.731 2.896 23
3 Mining 1425.633 -5.327 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.950 4.825 80
5 Miscellanous Industry 932.015 14.201 52
6 Consumer Goods 1916.331 3.504 58
7 Cons., Property & Real Estate 295.650 4.645 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 881.754 -5.951 78
9 Finance 1140.076 15.339 93
10 Trade & Service 635.415 -0.943 174
No Code Prev Close Change %
1 SGER 145 195 50 34.48
2 IMAS 565 705 140 24.78
3 WOMF 218 266 48 22.02
4 LRNA 146 178 32 21.92
5 RUIS 167 196 29 17.37
6 PRAS 104 122 18 17.31
7 IMJS 232 272 40 17.24
8 NOBU 665 770 105 15.79
9 PGLI 177 204 27 15.25
10 MEDC 492 565 73 14.84
No Code Prev Close Change %
1 IKAN 645 600 -45 -6.98
2 KJEN 1,375 1,280 -95 -6.91
3 POLI 1,160 1,080 -80 -6.90
4 APEX 160 149 -11 -6.88
5 DNAR 262 244 -18 -6.87
6 YULE 206 192 -14 -6.80
7 KOIN 118 110 -8 -6.78
8 BIKA 192 179 -13 -6.77
9 FORU 89 83 -6 -6.74
10 JMAS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 2,970 2,930 -40 -1.35
2 FREN 133 130 -3 -2.26
3 BBRI 3,130 3,190 60 1.92
4 MEDC 492 565 73 14.84
5 PURA 126 129 3 2.38
6 BBNI 4,620 4,780 160 3.46
7 TOWR 1,085 1,070 -15 -1.38
8 MDKA 1,980 1,915 -65 -3.28
9 KAEF 3,330 3,350 20 0.60
10 DOID 294 286 -8 -2.72