Humas PTPN Jatim Gelar FGD, Bedah Branding sampai Rilis Korporasi

Humas PTPN Jatim Gelar FGD, Bedah Branding sampai Rilis Korporasi Kredit Foto: Mochamad Ali Topan

Peran humas sangat krusial bagi sebuah perusahaan atau organisasi. Humas memiliki peran dalam menciptakan citra baik perusahaan maupun organisasinya. Selain itu, peran humas harus tercermin dari tampilan dan tata bahasa yang teratur.

Humas PT Perkebunan Nusantara X, XI, dan XII menggelar Focus Group Discussion (FGD) perdana. FGD yang digelar ini untuk meningkatkan kualitas kehumasan dan menyinergikan potensi dan agenda kehumasan PTPN yang berada di wilayah Jatim.

"Ini merupakan inisiasi kami bersama, PTPN yang ada di Jatim, dalam menyinergikan potensi serta agenda kehumasan masing-masing. Sehingga dengan resources yang ada, kami bisa mengoptimalkan peran kehumasan dalam membentuk citra dan sosialisasikan kebijakan korporasi ke publik. Forum komunikasi ini lebih mengarah hal taktis, kami masih membatasi kebijakan masing-masing PTPN," terang Humas PTPN XI selaku moderator FGD, Brilliant Johan Anugrah di Coffee Clinic milik PTPN XII di Surabaya, Jumat (17/7/2020) sore.

Baca Juga: Sistem Belajar Online Jabar Banyak Kendala, Termasuk Internet

Menurutnya, optimalisasi fungsi humas menjadi salah satu topik pembahasan FGD, di antaranya corporate branding.

"Harapan kami, ke depan pertemuan sinergi humas ini bisa menjadi momen kebersamaan untuk saling memperkenalkan masing-masing produk perusahaan dan meningkatkan corporate branding, baik PTPN X, PTPN XI, dan PTPN XII. Selain itu juga mampu meningkatkan kompetensi terkait fungsi kehumasan korporat," ujar I Dewa Gede Indra Kusuma, Humas PTPN X.

Forum yang direncakan berkala setiap bulan tersebut juga menghadirkan narasumber yang berkompeten. Selain berkoordinasi teknis tentang agenda kehumasan, kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan kompetensi personal humas masing-masing PTPN.

"Selain sinergi agenda, ada proses pembelajaran, adanya sharing knowledge sehingga ada peningkatan kompetensi dan pemahaman kehumasan. Dalam kegiatan ini kami juga menghadirkan narasumber sesuai topik diskusi per pertemuan. Edisi perdana ini kami mengundang salah satu jurnalis senior untuk sharing knowledge kejurnalistikan," pungkas Kang Maas, Humas PTPN XII.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini