Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Buka-bukaan Dirut Garuda Soal Masalah yang Dihadapinya

Buka-bukaan Dirut Garuda Soal Masalah yang Dihadapinya
WE Online, Jakarta -

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, memiliki cerita tersendiri semenjak dirinya memiliki jabatan tersebut di perusahaan penerbangan pelat merah itu. Sejak Januari 2020, Irfan memimpin Garuda Indonesia, tapi tak disangka beragam terpaan harus dilalui pada awal jabatannya.

"Kalau lagi ketemu dengan teman-teman, dibilang nekat bener ambil jabatan ini," kata Irfan saat berbincang dengan Republika di ruang kerjanya, belum lama ini.

Baca Juga: Fakta-Fakta Kondisi Garuda Indonesia Terkini, Sisa Umur 4 Tahun?

Irfan menuturkan, saat diskusi dengan Menteri BUMN Erick Thohir, tidak pernah terbayangkan jika Garuda Indonesia sejak awal 2020 harus menghadapi banyak persoalan. Pandemi Covid-19 menjadi yang paling tersulit ia hadapi.

Sejak awal, Irfan mengakui kepada Erick bahwa ia dirinya bukan seseorang berlatar belakang industri penerbangan. "Sebagai penumpag saya tahu, tapi sebagai eksekutif saya enggak ngerti industri ini," ungkap Irfan.

Namun, sebagai direktur utama, Irfan mengaku beruntung karena memiliki tim yang paham betul mengenai industri penerbangan. Di sisi lain, Irfan menempatkan dirinya pada posisi penumpang pesawat.

"Tim memahami Garuda seperti apa, sementara saya paham bagaimana menjadi seorang penumpang. Jadi ini keseimbangan yang menarik," kata Irfan.

Meskipun seimbang, nyatanya cukup banyak terpaan yang dihadapi Garuda Indonesia. Hanya saja, sejak menjadi direktur utama, Irfan tidak ada pilihan lain selain melakukan apa yang harus dilakukan.

"Ya kerja keras akhirnya. Waktu yang akan menajwab apakah yang saya lakukan ini bisa diapresiasi atau ada orang lain yang mungkin merasa lebih mampu. Saya sih monggo," ujar Irfan.

Meskipun begitu, Irfan merasa bersyukur bisa diberikan kesempatan seperti saat ini. Artinya, kata Irfan, jika waktu tersulit sudah dan harus berlalu, akan menjadi cerita yang bagus setelah melalui banyak terpaan.

Irfan mengatakan saat ini juga mengajak dan memotivasi karyawan untuk tetap semangat dalam kondisi tersulit. Ia mengakui berusaha meminta pengertian para karyawan. "Bagaimana caranya? Ya Anda lihat muka saya optimis saja kan? Eggak ada yang pernah tahu kalau hati saya tercabik-cabik kan?" tutur Irfan.

Menjadi direktur utama Garuda Indonesia juga pada akhirnya menguras waktu Irfan dengan keluarga. Alhasil, Irfan mengakui saat akhir pekan difokuskan untuk istirahat dan bermain dengan cucu.

"Dinikmati saja, jalan-jalan, main, dan bercengkrama lah dengan cucu," ungkap Irfan.

Bahkan, sejak disibukkan dengan semua pekerjaan, Irfan mengaklui sama sekali tidak pernah bekerja dari rumah sekalipun. Untuk itu, saat akhir pekan, Irfan mengatakan menjadi cara "balas dendam" untuk istirahat.

Sejak pandemi Covid-19, Garuda Indonesia hanya melayani kurang leih 10 hingga 20 persen trafik penerbangan yang dilayani. Baru memasuki pertengahan 2020, Garuda bahkan dipastikan sudah kehilangan banyak peak season karena pandemi Covid-19, yakni masa mudik Lebaran Idulfitri 2020, libur sekolah, umrah, dan haji.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Irfan Setiaputra, Maskapai Penerbangan, Erick Thohir

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68