Disuntik PMN, Perumnas Fokus Garap Rumah Tapak

Disuntik PMN, Perumnas Fokus Garap Rumah Tapak Kredit Foto: Sufri Yuliardi

Perum Perumnas menyebut pemberian penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp650 miliar sebagai amunisi bagi perusahaan dalam mempercepat pembangunan proyek yang mayoritas berkonsep kawasan rumah tapak.

Direktur Utama Perum Perumnas, Budi Saddewa Soediro, mengatakan bahwa perusahaan berkomitmen menyediakan rumah terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Adanya dana tersebut akan mempercepat proyek-proyek rumah tersebut.

Baca Juga: Tok! Tujuh BUMN Terima Guyuran PMN Rp23,65 Triliun

"Ini akan menjadi amunisi kami dalam mempercepat pembangunan proyek kami yang mayoritas adalah berkonsep kawasan rumah tapak," kata Budi di Jakarta, Selasa (21/7/2020).

Budi menyampaikan, Perumnas juga akan mendapat penugasan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) untuk beberapa proyek. Namun, hal ini masih dalam tahap pembahasan.

"Angka backlog yang masih menyentuh 7,6 juta unit di tahun 2019, porsi terbesar berada di kalangan MBR, itulah yang menjadi target kami," tambahnya.

Budi menyebutkan, terdapat lebih dari 46 proyek kawasan rumah tapak yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan NTB yang menjadi fokus perseroan ke depan. Dikatakan Budi, semuanya akan mengusung nama Samesta sehingga lebih identik dengan proyek Perumnas.

Ia juga menambahkan, konsep proyek rumah susun Perumnas pun akan dinamai Samesta, setidaknya di delapan proyek rumah susun Perumnas yang sudah berjalan.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini