Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Dirut AP I: Penumpangnya Baru 17%

Dirut AP I: Penumpangnya Baru 17%
WE Online, Jakarta -

Direktur Utama AP I, Faik Fahmi, menyampaikan bahwa trafik penumpang di bandara yang dioperasikan PT Angkasa Pura I baru bertumbuh sekitar 17% karena mayoritas penumpang masih menunggu atau wait and see sehingga kondisi membaik saat pandemi Covid-19.

"Pertumbuhan penerbangan deltanya lebih tinggi dibanding penumpang. Pertumbuhan penerbangan sudah 35 persen, tapi penumpangnya baru 17 persen, masih ada persoalan di level of confidence (tingkat kepercayaan diri)," ujar Faik dalam webinar, Rabu (22/7/2020).

Baca Juga: Selama New Normal, Bisnis 15 Bandara AP I Makin Bergeliat

Faik menjelaskan, pihaknya mengadakan riset yang hasilnya 84% masyarakat akan melakukan penerbangan, tetapi masih menunggu kondisi membaik atau wait and see; 68% memilih untuk melakukan mobile check in dan meninggalkan cara-cara konvensional; dan 76% memilih teknologi biometrik untuk pengecekan sidik jari dan pengenalan wajah serta menggunakan e-paspor.

"Jadi, peran teknologi akan dominan di normal baru ini dan menjadi tantangan kita dibanding moda transportasi lain," ujar Faik.

Untuk itu, ia menyiapkan suatu aplikasi di mana calon penumpang bisa langsung mengunggah dokumen kesehatan dan ketika sampai di bandara tinggal memindai kode batang (barcode). Faik menuturkan, tarif tes cepat (rapid test) juga sudah ditetapkan oleh pemerintah maksimal Rp150.000 dan pihak tertentu bisa menetapkan harga lebih rendah lagi.

"Saya melihat sebetulnya harga itu bisa diturunkan jadi policy (kebijakan) saya di bandara siapa pun boleh berusaha proses rapid, tapi harganya harus paling murah siapa yang bisa paling murah terkait tempat dan sebagainya, kita fasilitasi. Intinya, bagaimana membangun level of confident karena kalau ini tidak segera meningkat trafik penumpangnya, pelaku usaha di transportasi udara ke depannya akan kesulitan," tutur Faik.

Menurut dia, pertumbuhan transportasi udara cenderung lebih lambat dibanding moda transportasi lain meskipun protokol kesehatan sudah diterapkan sangat ketat.

"Di udara saya yakin protokol udara sudah sangat baik; dari konsistensi ketentuan sudah sangat dipatuhi. Kita dari pelaksana maupun juga penumpang awal-awal memang ada penumpukan di bandara, tapi sudah kita atasi dengan baik dan kami pantau," katanya.

Faik menambahkan, kondisi terparah saat Mei lalu di mana jumlah penumpang hanya di kisaran 75.000 dibandingkan kondisi normal yang bisa mencapai 7,5 juta penumpang.

"Hampir 99% trafik menurun signifikan," tambahnya.

Tag: PT Angkasa Pura I (Persero) (AP I), Infrastruktur, Bandara

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23