Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:37 WIB. Nikkei - 22.750 (11/8), 22.843 (12/8), 23.249 (13/8), 23.289 (14/8). 
  • 09:34 WIB. FTSE 100 - 6.050 (10/8), 6.154 (11/8), 6.280 (12/8), 6.185 (13/8), 6.090 (14/8).
  • 09:31 WIB. S&P 500 - 3.360 (10/8), 3.333 (11/8), 3.380 (12/8), 3.373 (13/8), 3.372 (14/8).
  • 09:29 WIB. Dow Jones - 27.791 (10/8), 27.686 (11/8), 27.976 (12/8), 27.896 (13/8), 27.931 (14/8).
  • 09:27 WIB. Nasdaq - 10.968 (10/8), 10.782 (11/8), 11.012 (12/8), 11.042 (13/8), 11.019 (14/8).

Batal Keluar Kandang, Raja Militer Afrika Gagal Hadapi Turki

Batal Keluar Kandang, Raja Militer Afrika Gagal Hadapi Turki
WE Online, Jakarta -

Ada sebuah fakta baru yang terungkap di tengah menguatnya isu perang besar yang melibatkan Angkatan Bersenjata Mesir dengan militer Turki di Libya.

Ternyata persetujuan parlemen kepada tentara Mesir untuk angkat senjata bukan dengan ikut berperang di Kota Sirte melawan pasukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) dan militer Turki beserta tentara bayaran asal Suriah.

Baca Juga: Raja Militer Afrika Ditantang Pasukan Turki, Siapa Lebih Unggul?

Namun, parlemen hanya menyetujui militer untuk tetap di kandang dan berperang di wilayah perbatasan sebelah barat saja tanpa masuk ke Libya

"Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Mesir bahwa otoritas tertinggi, terutama Presiden Republik, Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata, dibatasi oleh kebutuhan untuk meminta dari Parlemen, otorisasi untuk memungkinkan angkatan bersenjata di luar perbatasan, dan Parlemen telah menanggapi karena adanya ancaman, baik di sisi barat di Libya atau selatan karena Bendungan Ethiopia," kata anggota parlemen Mesir kepada Sputnik, Rabu (22/7/2020).

Menurutnya, bukan sebuah perkara yang mudah memberikan persetujuan kepada Presiden Abdul Fattah as-Sisi sebagai panglima tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir untuk mengerahkan pasukannya ke Libya membantu Tentara Nasional Libya (LNA).

"Ini adalah tahap yang membutuhkan tindakan terkoordinasi di antara semua kekuatan negara, dan Pertahanan Parlemen dan Komite Keamanan Nasional memeriksa permintaan Dewan Pertahanan Tertinggi dan mengadakan sesi rahasia di mana ia setuju untuk mengirim unsur-unsur angkatan bersenjata ke melakukan operasi di luar negeri," kata dia.

Dijelaskan, persetujuan parlemen cuma terbatas pada poros barat, dan terkait dengan kerangka waktu sehingga pasukan kembali setelah menyelesaikan misi, juga tidak berarti memulai perang sekarang, tetapi itu datang dalam kerangka tingkat yang lebih tinggi dari strategi pencegahan.

Saat ini kondisi Mesir dalam keadaan darurat terorisme dan parlemen telah sepakat memperpanjang masa darurat hingga 3 bulan ke depan.

Dikatakan pula, militer bisa saja dikerahkan ke luar negeri. Hanya saja pilihan itu masih jauh.

Dengan pernyataan ini maka dipastikan Mesir dan Turki batal berperang di Sirte. Dan perang di Sirte hanya melibatkan LNA melawan GNA dan Turki saja.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: Mesir, Turki, Militer Turki, Libya, Konflik Libya

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Foto/Istimewa

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.86 3,957.77
British Pound GBP 1.00 19,577.52 19,379.75
China Yuan CNY 1.00 2,157.44 2,135.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,991.59 14,842.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,705.49 10,597.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.40 1,914.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,918.06 10,807.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.07 17,530.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.53 3,533.07
Yen Jepang JPY 100.00 14,018.69 13,877.91
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5247.690 8.440 698
2 Agriculture 1191.965 -5.185 23
3 Mining 1411.043 13.217 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.095 1.164 80
5 Miscellanous Industry 950.120 -3.080 52
6 Consumer Goods 1942.851 11.219 58
7 Cons., Property & Real Estate 293.644 -2.218 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 888.134 -1.335 78
9 Finance 1169.651 5.304 93
10 Trade & Service 626.647 -7.124 174
No Code Prev Close Change %
1 FOOD 122 164 42 34.43
2 MBAP 2,270 2,830 560 24.67
3 KDSI 730 900 170 23.29
4 SKBM 290 346 56 19.31
5 ARKA 288 340 52 18.06
6 TPMA 342 392 50 14.62
7 POLU 850 960 110 12.94
8 NZIA 170 189 19 11.18
9 SRSN 54 60 6 11.11
10 AMAN 196 216 20 10.20
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 93 -7 -7.00
2 POLI 1,145 1,065 -80 -6.99
3 DVLA 3,040 2,830 -210 -6.91
4 PEGE 145 135 -10 -6.90
5 MNCN 945 880 -65 -6.88
6 MSKY 955 890 -65 -6.81
7 ASJT 118 110 -8 -6.78
8 PRAS 134 125 -9 -6.72
9 KREN 90 84 -6 -6.67
10 BBLD 420 392 -28 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 FREN 120 112 -8 -6.67
2 KAEF 3,260 3,350 90 2.76
3 MNCN 945 880 -65 -6.88
4 PURA 134 126 -8 -5.97
5 TOWR 1,030 1,035 5 0.49
6 MDKA 1,770 1,810 40 2.26
7 EXCL 2,610 2,550 -60 -2.30
8 BBNI 5,075 5,000 -75 -1.48
9 ANTM 770 785 15 1.95
10 TLKM 3,010 3,030 20 0.66