Portal Berita Ekonomi Senin, 03 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,56% pada level 24.458.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,07% pada level 2.251.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,24% pada level 22.195.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,75% pada level 3.367.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 1,71% pada level 2.486.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yuan pada level 6,97 CNY/USD.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,28% pada level 5.881.
  • 15:55 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.630 IDR/USD.

Bank, Segera Realisasikan Open Banking dengan Fintech!

Bank, Segera Realisasikan Open Banking dengan Fintech!
WE Online, Jakarta -

Dampak pandemi Covid-19 mendera banyak bidang dalam perekonomian nasional, hingga perilaku masyarakat turut berubah. Banyak nasabah perbankan konvensional kini beralih ke layanan digital sebagai respons atas pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan perubahan perilaku masyarakat. Dalam hal sistem, kerangka open banking diyakini akan memainkan peran penting dalam mempercepat transformasi digital perbankan.

"Sebagai bagian dari visi Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025, Bank Indonesia mendorong peran industri perbankan dalam mengembangkan open banking di sistem pembayaran melalui perumusan Standar Open API (Application Programming Interface) dengan keterkaitan antara industri perbankan dan teknologi keuangan (fintech)," kata Erwin Haryono, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, dalam presentasinya di webinar "Open Banking in Indonesia and Singapore: Collaboration for Innovation and Collaboration" di Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Baca Juga: Kerangka Open Banking Percepat Transformasi Digital Perbankan

Adapun webinar yang diadakan oleh Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH) bersama dengan ASEAN Financial Institution Network (AFIN), International Finance Corporation, Brankas, dan Beenext ini menjadi platform untuk para pembicara dan peserta dalam berbagi pengetahuan tentang pengembangan kerangka open banking dalam sistem pembayaran, khususnya di negara Indonesia dan Singapura.

Masalah-masalah yang mengemuka antara lain standar data, teknis, keamanan, dan tata kelola yang termasuk dalam Open Application Programming Interface (API). Standar ini akan diterapkan secara bertahap untuk semua penyedia layanan sistem pembayaran.

Di Singapura, Monetary Authority of Singapore (MAS) adalah lembaga pertama di Asia Tenggara yang merumuskan kebijakan open banking. Namun, sampai saat ini belum mengharuskan industri perbankan untuk berbagi data. Imbasnya, bank-bank di Singapura didorong untuk secara terbuka mengembangkan dan berbagi sistem API sebelum tenggat perizinan API mereka, menciptakan sumber daya seperti Daftar API Industri Keuangan, serta mengembangkan pedoman dalam kemitraan dengan Association of Banks in Singapore (ABS).

"Untuk memfasilitasi inovasi dan kerja sama antara fintech dan bank, kami meluncurkan API Exchange (APIX). Ini adalah platform inovasi yang menampilkan marketplace untuk fintech dan lembaga keuangan untuk menghubungkan, berbagi ide, dan berinovasi secara kolaboratif dalam sebuah sandbox, dikembangkan dan dioperasikan oleh the ASEAN Financial Innovation Network. Kami berusaha untuk menciptakan lingkungan yang kohesif dengan kumpulan API yang telah ada dan lingkungan desain terintegrasi yang memungkinkan pengguna mengembangkan ide-ide baru," kata Manish Diwaan, Direktur Pelaksana AFIN.

Budi Gandasoebrata, Wakil Ketua Umum AFTECH dan Managing Director GoPay, menjelaskan bahwa open banking dapat mendorong kompetisi dan inovasi dalam sektor jasa keuangan Indonesia.

"AFTECH, atas nama industri fintech, akan terus mendukung Bank Indonesia dalam mewujudkan Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025. Kami berharap Open API menjadi jembatan yang selanjutnya menghubungkan industri perbankan dan fintech untuk meningkatkan kecepatan inovasi dan inklusi keuangan di Indonesia," terang Budi.

Standar Open API adalah bagian dari Visi 2 dan Visi 3 Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia 2025 yang bertujuan untuk mendukung open banking dalam transaksi pembayaran untuk mendorong transformasi digital di industri perbankan serta interlink antara bank dan fintech.

Todd Schweitzer, CEO & Founder Brankas, menambahkan, "Sebagai penyedia teknologi Open Banking yang berbasis di Indonesia dan anggota Dewan Penasihat Strategis APIX, Brankas sangat senang bermitra dengan bank-bank terkemuka di Asia Tenggara untuk membangun produk perbankan API generasi selanjutnya. Indonesia akan terus menjadi pusat untuk inovasi fintech dan menjadi contoh kawasan regional, di mana pemerintah, asosiasi industri, dan startup teknologi bersatu untuk mendukung inovasi."

Tag: Digital Economy, Perbankan, Financial Technology (Fintech)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: TechCrunch

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.77 3,903.33
British Pound GBP 1.00 19,346.75 19,151.32
China Yuan CNY 1.00 2,119.66 2,097.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,786.57 14,639.44
Dolar Australia AUD 1.00 10,545.78 10,439.38
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,907.90 1,888.89
Dolar Singapura SGD 1.00 10,749.96 10,639.13
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,403.79 17,224.77
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,491.52 3,451.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,972.00 13,831.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5006.223 -143.404 696
2 Agriculture 1132.922 -23.402 23
3 Mining 1339.654 -30.521 48
4 Basic Industry and Chemicals 729.440 -22.638 80
5 Miscellanous Industry 879.860 -41.872 52
6 Consumer Goods 1844.749 -41.299 57
7 Cons., Property & Real Estate 289.410 -11.086 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 871.177 -32.885 78
9 Finance 1104.883 -30.046 93
10 Trade & Service 608.529 -14.465 173
No Code Prev Close Change %
1 RELI 280 350 70 25.00
2 UANG 354 442 88 24.86
3 MEGA 6,700 7,900 1,200 17.91
4 FIRE 124 139 15 12.10
5 AMFG 2,700 2,970 270 10.00
6 SBAT 158 173 15 9.49
7 MREI 4,100 4,480 380 9.27
8 KICI 250 268 18 7.20
9 DNAR 240 254 14 5.83
10 TPMA 344 364 20 5.81
No Code Prev Close Change %
1 FREN 143 133 -10 -6.99
2 SAME 86 80 -6 -6.98
3 ISSP 129 120 -9 -6.98
4 ADMG 115 107 -8 -6.96
5 KBAG 374 348 -26 -6.95
6 MBTO 72 67 -5 -6.94
7 IPCC 432 402 -30 -6.94
8 NIKL 865 805 -60 -6.94
9 KBLV 346 322 -24 -6.94
10 DIVA 2,020 1,880 -140 -6.93
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,160 2,990 -170 -5.38
2 TLKM 3,050 2,920 -130 -4.26
3 BBNI 4,600 4,440 -160 -3.48
4 BBCA 31,200 30,650 -550 -1.76
5 PTBA 2,030 1,975 -55 -2.71
6 TOWR 1,135 1,130 -5 -0.44
7 ASII 5,150 4,880 -270 -5.24
8 BRIS 540 515 -25 -4.63
9 MNCN 820 790 -30 -3.66
10 BMRI 5,800 5,500 -300 -5.17