Portal Berita Ekonomi Kamis, 06 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:10 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 42,39 USD/barel.
  • 13:09 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 45,50 USD/barel.
  • 13:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,26% terhadap Euro pada level 1,1894 USD/EUR.
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,22% terhadap Poundsterling pada level 1,3143 USD/GBP.
  • 13:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yen pada level 105,44 JPY/USD.
  • 13:05 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 2.049 USD/troy ounce.
  • 11:31 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,85% pada akkhir sesi I.

Industri Telko Berkolaborasi Guna Genjot Konektivitas

Industri Telko Berkolaborasi Guna Genjot Konektivitas
WE Online, Jakarta -

Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan konektivitas secara signifikan di Indonesia, Lab Komunitas TIP dan sebuah pusat layanan unggulan (center of excellence) diluncurkan sebagai tahap pertama dari kolaborasi baru dan berjangka panjang antara Asosiasi Global System for Mobile Communications (GSMA), Proyek Telekomunikasi Infra (TIP/Telecom Infra Project), Universitas Telkom dan para operator jaringan seluler (Mobile Network Operator/MNO) untuk mendukung program 'Making Indonesia 4.0'.

Kolaborasi ini akan berupaya untuk memajukan pertumbuhan digital dan ekonomi di Indonesia melalui pengujian teknologi jaringan yang terbuka dan terpilah (disaggregated) serta memberikan validasi berdasarkan standar TIP, memajukan penyebaran ketersediaan solusi yang layak secara komersial, membangun talenta lokal, serta membina ekosistem telekomunikasi yang kuat dan beragam, termasuk untuk ekonomi startup.

Indonesia adalah salah satu negara anggota asosiasi operator jaringan seluler (GSMA) yang terdepan di Asia Pasifik dan memiliki posisi yang kuat untuk menjadi lokomotif ekonomi digital di Asia Tenggara. Konektivitas yang baik merupakan komponen penting dari revolusi digital suatu negara.

Baca Juga: Tawarkan FWA 5G, Operator Seluler Siap Kompetisi dengan Broadband

Meskipun saat ini ada 61 juta orang Indonesia tanpa akses ke internet, pada tahun 2025 Indonesia diproyeksikan menjadi pasar ponsel pintar terbesar ketiga di dunia dan memiliki tambahan 44 juta warga pengguna ponsel pintar pada layanan yang didominasi jaringan 4G.

Pembukaan Lab Komunitas TIP Universitas Telkom pada kuartal tiga tahun 2020 ini akan membawa para operator jaringan seluler (MNO) di Indonesia untuk bahu membahu bersama dengan anggota TIP lainnya. Lab Komunitas ini memungkinkan para peserta untuk mengevaluasi dan mengadopsi solusi yang telah dikembangkan oleh Grup Proyek TIP terlebih dahulu, lalu memberikan hasilnya beserta hal-hal yang dibutuhkan kepada komunitas TIP untuk pengembangan lebih lanjut. Lima operator jaringan seluler yang sedang bersiap-siap untuk berpartisipasi dalam Komunitas Lab ini adalah Hutchison 3 Indonesia (menunggu konfirmasi), Indosat, Smartfren, Telkomsel dan XL Axiata.

Direktur Jenderal Kominfo Ismail, mengatakan bahwa menyelesaikan infrastruktur TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) telah menjadi masalah umum yang dihadapi oleh negara-negara berkembang. Masalah ini menjadi lebih sulit diatasi oleh negara-negara dengan tantangan geografis seperti gunung atau kepulauan serta populasi pedesaan yang tersebar.

Untuk menjawab masalah ini, sejumlah besar investasi diperlukan tidak hanya pada serat optik terestrial atau bawah laut, tetapi juga pada satelit. Solusi lain bisa dalam bentuk terobosan teknologi. Dengan teknologi yang ada saat ini, upaya untuk mencakup semua populasi akan menjadi sangat mahal. Pendekatan baru seperti Open Radio Access Network (Open RAN) dapat menjadi alternatif untuk membuat infrastruktur lebih terjangkau.Sebagian besar Capex yang digunakan untuk menyebarkan broadband seluler terkait dengan RAN. Setiap pengurangan biaya RAN akan bermanfaat bagi operator.

“Kami menyambut inisiatif yang dilakukan oleh GSMA, TIP, dan Universitas Telkom untuk mengembangkan teknologi ini. Kami berharap kemitraan glokal (global lokal) ini dapat memberikan solusi lokal demi membantu menyelesaikan masalah infrastruktur TIK. Kemitraan ini juga akan mendorong kolaborasi antara akademisi, industri, dan para operator telekomunikasi (MNO) untuk memanfaatkan potensi industri telekomunikasi masa depan di Indonesia,” ucapnya, dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (23/7/2020).

Baca Juga: Prancis Minta Operator Tak Pakai Alat Huawei, 'Demi Kemerdekaan!'

Sementara itu, Direktur Eksekutif TIP, Attilio Zani mengungkapkan bila pihaknya sangat gembira dapat meluncurkan kolaborasi baru ini di Indonesia bersama dengan beberapa anggota utama TIP, pemerintah Indonesia, Universitas Telkom dan dengan mitra kami di GSMA.

“Kami menantikan siklus pengembangan dan pengujian gelombang inovasi solusi yang baru yang dibangun oleh komunitas TIP demi membantu meningkatkan konektivitas di Indonesia dan mendukung ambisi program ‘Making Indonesia 4.0,” ungkapnya.

Kepala APAC, GSMA, Julian Gorman, mengataka jika inisiatif ini adalah langkah penting dalam memanfaatkan inovasi dan semangat ekonomi digital Indonesia, dan memposisikannya sebagai regional, dan

bahkan global, influencer di era teknologi jaringan seluler ini.

“Laboratorium ini akan membangkitkan potensi dalam penyebaran jaringan baru, teknologi dan layanan seluler baru, pekerjaan dan ekspor untuk Indonesia. Kami akan memperjuangkan kemajuannya dengan semangat,” tutupnya.

Tag: Telekomunikasi, operator seluler, Universitas Telkom

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Getty Images

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.21 3,869.80
British Pound GBP 1.00 19,245.57 19,048.27
China Yuan CNY 1.00 2,110.35 2,089.11
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,659.94 14,514.07
Dolar Australia AUD 1.00 10,543.43 10,431.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,891.56 1,872.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,703.03 10,592.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,401.35 17,222.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,499.63 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,887.78 13,748.29
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5127.051 52.049 696
2 Agriculture 1155.132 -0.286 23
3 Mining 1399.666 40.451 48
4 Basic Industry and Chemicals 749.122 6.097 80
5 Miscellanous Industry 905.550 12.406 52
6 Consumer Goods 1911.618 34.786 57
7 Cons., Property & Real Estate 289.258 0.452 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 904.224 19.899 78
9 Finance 1122.591 2.025 93
10 Trade & Service 615.708 4.701 173
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,280 2,850 570 25.00
2 INAF 2,280 2,850 570 25.00
3 PEHA 1,390 1,735 345 24.82
4 PYFA 775 965 190 24.52
5 CENT 106 128 22 20.75
6 ALTO 334 400 66 19.76
7 JIHD 470 560 90 19.15
8 CNTX 218 258 40 18.35
9 PGLI 178 210 32 17.98
10 DPNS 246 286 40 16.26
No Code Prev Close Change %
1 UANG 412 384 -28 -6.80
2 KBAG 324 302 -22 -6.79
3 DART 236 220 -16 -6.78
4 LUCK 266 248 -18 -6.77
5 SRAJ 148 138 -10 -6.76
6 WOWS 74 69 -5 -6.76
7 RICY 89 83 -6 -6.74
8 PCAR 386 360 -26 -6.74
9 SINI 476 444 -32 -6.72
10 KICI 268 250 -18 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,280 2,850 570 25.00
2 PSAB 262 290 28 10.69
3 MDKA 1,810 1,935 125 6.91
4 BBRI 3,080 3,080 0 0.00
5 FREN 132 144 12 9.09
6 INAF 2,280 2,850 570 25.00
7 TOWR 1,160 1,160 0 0.00
8 TLKM 2,950 3,020 70 2.37
9 MSIN 270 270 0 0.00
10 BRIS 535 550 15 2.80