Portal Berita Ekonomi Rabu, 05 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:50 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 2,00% pada level 24.946.
  • 16:50 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,29% pada level 2.279.
  • 16:49 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,70% pada level 22.573.
  • 16:49 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,11% pada level 3.371.
  • 16:48 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,24% pada level 2.515.
  • 16:47 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,08% pada level 6.028.
  • 16:45 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:45 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,03% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

Terapkan Bekerja Jarak Jauh? Coba Solusi Ini

Terapkan Bekerja Jarak Jauh? Coba Solusi Ini
WE Online, Jakarta -

Meskipun Indonesia secara bertahap mulai menjalankan kembali roda perekonomian dan melakukan berbagai pelonggaran untuk memasuki era ‘new normal’, bekerja dari jarak jauh serta pembatasan sosial tetap berlanjut sebagai aturan kerja utama. Laporan terkini dari Deloitte mengungkapkan bahwa 21,2 juta orang di Indonesia berpotensi untuk bekerja dari jarak jauh hingga beberapa tahun pasca pandemi.

Berkaitan dengan itu,  Nutanix, cloud computing enterprise, mengumumkan layanan Virtual Desktop Infrastructure (VDI) terbaru untuk mendukung penerapan telework atau bekerja dari jarak jauh tersebut. 

Meskipun demikian, banyak perusahaan masih berjuang keras untuk memungkinkan para karyawan mereka bekerja dari jarak jauh, dengan tetap memiliki akses ke tool dan aplikasi yang sama yang mereka butuhkan untuk tetap produktif dan efisien. Oleh karena itu, kesadaran bahwa VDI itu penting dan minat untuk menggunakannya semakin meningkat.

Fetra Syahbana, Country Manager, Indonesia, Nutanix memaparkan, membangun lingkungan VDI yang secara efektif mempertahankan core business dan operasional teknis bisa memakan waktu beberapa bulan. ‘FastTrack for VDI’ dari Nutanix mengurangi waktu implementasi menjadi hanya beberapa minggu saja. Malahan dalam beberapa kasus, cukup hanya beberapa hari.

"FastTrack for VDI didesain untuk membantu berbagai organisasi/perusahaan di Indonesia untuk mendorong upaya mempertahankan kelangsungan bisnis mereka semulus mungkin, khususnya dalam jangka panjang dan mengurangi waktu yang diperlukan untuk menerapkan kebijakan bekerja dari jarak jauh bagi ribuan karyawan," ujarnya di Jakarta, Kamis (23/7).

Lanjutnya, penawaran dari Nutanix termasuk melakukan set-up dan menyiapkan desktop virtual dalam waktu kurang dari lima hari kerja dengan konfigurasi yang sudah ditetapkan Nutanix. Dengan demikian karyawan akan memiliki akses yang aman ke aplikasi dan tool, dengan gangguan yang minimal, serta tetap mempertahankan kontrol dan keamanan yang diperlukan.

Nutanix VDI memiliki basis pelanggan yang besar dan pengaruhnya terus berkembang di berbagai sektor industri, termasuk lembaga pendidikan dan pemerintahan daerah. 

“Model bekerja dari mana saja telah menjadi pilar sentral dalam strategi keberlanjutan Indonesia yang sedang bertransisi menuju new normal,” pungkasnya.

Tag: Nutanix Indonesia, Work From Home, The New Normal

Penulis/Editor: Sufri Yuliardi

Foto: Nutanix

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.17 3,898.46
British Pound GBP 1.00 19,321.28 19,126.10
China Yuan CNY 1.00 2,115.72 2,094.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,525.45 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.85 1,886.86
Dolar Singapura SGD 1.00 10,732.81 10,625.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,383.39 17,204.57
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,504.27 3,465.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,918.67 13,778.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5075.002 68.779 696
2 Agriculture 1155.418 22.496 23
3 Mining 1359.215 19.561 48
4 Basic Industry and Chemicals 743.025 13.585 80
5 Miscellanous Industry 893.144 13.284 52
6 Consumer Goods 1876.832 32.083 57
7 Cons., Property & Real Estate 288.806 -0.604 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 884.325 13.148 78
9 Finance 1120.566 15.683 93
10 Trade & Service 611.007 2.478 173
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 280 348 68 24.29
2 OASA 350 430 80 22.86
3 WIIM 298 358 60 20.13
4 DIGI 1,800 2,100 300 16.67
5 ATIC 610 700 90 14.75
6 YPAS 420 476 56 13.33
7 NOBU 680 770 90 13.24
8 POLU 850 950 100 11.76
9 BAYU 1,035 1,155 120 11.59
10 MCAS 2,040 2,250 210 10.29
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 66 60 -6 -9.09
2 ASRM 2,000 1,860 -140 -7.00
3 LUCK 286 266 -20 -6.99
4 WSBP 186 173 -13 -6.99
5 MEGA 7,900 7,350 -550 -6.96
6 ITIC 790 735 -55 -6.96
7 JAST 72 67 -5 -6.94
8 SRAJ 159 148 -11 -6.92
9 INTA 290 270 -20 -6.90
10 KBAG 348 324 -24 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 WIIM 298 358 60 20.13
2 ICBP 9,300 10,025 725 7.80
3 BBRI 2,990 3,080 90 3.01
4 TOWR 1,130 1,160 30 2.65
5 TLKM 2,920 2,950 30 1.03
6 MNCN 790 840 50 6.33
7 BRIS 515 535 20 3.88
8 BRPT 895 890 -5 -0.56
9 INDF 6,475 6,750 275 4.25
10 FREN 133 132 -1 -0.75