Astronom Temukan Cara Temukan Lagi Planet Hilang, Bagaimana?

Astronom Temukan Cara Temukan Lagi Planet Hilang, Bagaimana? Kredit Foto: Unsplash/Donald Giannatti

Planet dengan periode yang lebih lama lebih dingin, lebih seperti planet di tata surya kita sendiri. NGTS-11b memiliki suhu hanya 160 derajat Celcius, lebih dingin daripada Merkurius dan Venus.

Meskipun ini masih terlalu panas untuk mendukung kehidupan seperti yang kita tahu, kata Dr. Gill, planet ini lebih dekat ke zona Goldilocks daripada banyak planet yang ditemukan sebelumnya yang biasanya memiliki suhu di atas 1.000 derajat celcius.

Rekan penulis Dr. Daniel Bayliss dari University of Warwick mengatakan bahwa planet ini berada di orbit tiga puluh lima hari. Ini merupakan periode yang jauh lebih lama daripada yang biasanya ditemukan. "Sangat menyenangkan melihat zona Goldilocks dalam pemandangan kita." kata Dr. Bayliss.

Ia menjelaskan transit asli muncul hanya sekali dalam data TESS, dan itu adalah pekerjaan yang melelahkan untuk menemukannya lagi setahun kemudian dengan NGTS. NGTS memiliki dua belas bagian teleskop canggih, yang berarti bahwa peneliti dapat memonitor banyak bintang selama berbulan-bulan, mencari planet yang hilang.

Kemiringan cahaya dari transit hanya 1 persen dalam dan terjadi hanya setiap 35 hari sekali, membuatnya keluar dariĀ  jangkauan teleskop lain.

Dr. Gill menambahkan bahwa ada ratusan transit tunggal yang terdeteksi oleh TESS yang akan timnya pantau menggunakan metode ini. Ini akan memungkinkan peneliti menemukan planet ekstrasurya yang lebih dingin dari semua ukuran, termasuk planet yang lebih mirip dengan yang ada di tata surya kita sendiri.

"Beberapa di antaranya akan menjadi planet berbatu kecil di zona Goldilocks yang cukup dingin untuk menampung lautan air cair dan berpotensi kehidupan di luar bumi." kata Dr. Gill.

Tampilkan Semua
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini