Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,88 USD/barel.
  • 16:07 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 44,94 USD/barel.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,14% terhadap Euro pada level 1,1770 USD/EUR.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,18% terhadap Poundsterling pada level 1,3075 USD/GBP.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,63% pada level 24.377.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,48% pada level 2.386.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,39% pada level 22.329.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,75% pada level 3.379.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,53% pada level 2.545.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yuan pada level 6,96 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,15% terhadap Dollar AS pada level 14.648 IDR/USD.
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 105,95 JPY/USD.
  • 16:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 2.033 USD/troy ounce.
  • 16:00 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,19% pada level 6.043.

PKS ke Pemerintah: Tambah Influencer, tetapi Corona Tak Teratasi

PKS ke Pemerintah: Tambah Influencer, tetapi Corona Tak Teratasi

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, angkat bicara mengenai pembubaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Dia menilai persoalan intinya bukan pada pembentukan dan pembubaran sebuah satuan tugas, namun yang diperlukan adalah kejelasan peta jalan penanganan pandemi Covid-19.

Menurut Netty, penanganan pandemi ini membutuhkan kebersamaan berbagai sumber daya sebagai instrumen perang melawan Covid-19. Masyarakat akan melihat sejauh mana pembubaran gugus tugas yang kemudian diganti dengan pembentukan satgas, benar-benar mampu "mengerem" lonjakan kasus Covid-19 yang semakin eksponensial.

"Jangan sampai publik melihat bahwa penanganan oleh pemerintah hanya sekadar ganti istilah, ganti lembaga, menambah jubir dan influencer, tetapi Covid-19 di Indonesia tetap tidak teratasi, bahkan sekarang sudah menyalip kasus positif di negara asal (China)," kata Netty kepada wartawan.

Baca Juga: Apa Karena Vaksin dari China PKS Jadi Kesal?

Politikus PKS ini menambahkan, sebelum dibentuk Komite, posisi Gugus Tugas sangat strategis karena memegang rentang kendali koordinasi antar-kementerian dan lembaga. Sekarang, dengan posisi Gugus Tugas yang hanya bagian kecil di dalam struktur komite, makin jelas terlihat bahwa kebijakan pemerintah cenderung menitikberatkan pada masalah ekonomi bukan kesehatan.

"Pantas saja, keberpihakan anggaran untuk sektor kesehatan dalam penanganan Covid-19 ini terasa setengah hati. Dampaknya, rumah sakit kewalahan karena kurangnya daya dukung sarana, alat, dan bahan kesehatan sehingga tenaga kesehatan berguguran satu per satu," kata Netty

Kondisi di masyarakat saat ini juga semakin memprihatinkan. Pembangkangan masyarakat seperti mengabaikan protokol kesehatan, menolak dijemput ke layanan kesehatan, menolak anggota keluarganya dimakamkan dengan protokol Covid-19 menjadi pemberitaan sehari-hari.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Virus Corona, Covid-19

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,952.16 3,912.41
British Pound GBP 1.00 19,383.54 19,189.20
China Yuan CNY 1.00 2,127.16 2,105.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,823.75 14,676.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,628.63 10,521.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,912.67 1,893.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,804.48 10,693.08
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,492.03 17,312.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,535.36 3,494.35
Yen Jepang JPY 100.00 14,015.08 13,871.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5157.834 13.941 698
2 Agriculture 1196.835 14.709 23
3 Mining 1430.960 10.921 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.125 10.099 80
5 Miscellanous Industry 917.814 -18.704 52
6 Consumer Goods 1912.827 11.449 58
7 Cons., Property & Real Estate 291.005 3.307 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 887.705 -3.693 78
9 Finance 1124.737 1.036 93
10 Trade & Service 636.358 1.343 174
No Code Prev Close Change %
1 MTPS 139 187 48 34.53
2 SGER 108 145 37 34.26
3 BPTR 74 99 25 33.78
4 KJEN 1,100 1,375 275 25.00
5 TOYS 545 680 135 24.77
6 DUCK 314 386 72 22.93
7 ARGO 1,485 1,805 320 21.55
8 ATIC 575 690 115 20.00
9 GHON 1,355 1,600 245 18.08
10 KOIN 100 118 18 18.00
No Code Prev Close Change %
1 GSMF 100 93 -7 -7.00
2 POLU 1,000 930 -70 -7.00
3 FREN 143 133 -10 -6.99
4 PEGE 143 133 -10 -6.99
5 GOLD 202 188 -14 -6.93
6 RIGS 232 216 -16 -6.90
7 PGLI 190 177 -13 -6.84
8 GLVA 322 300 -22 -6.83
9 POLI 1,245 1,160 -85 -6.83
10 RONY 118 110 -8 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 3,180 3,330 150 4.72
2 TOWR 1,080 1,085 5 0.46
3 TKIM 6,675 7,200 525 7.87
4 FREN 143 133 -10 -6.99
5 TLKM 2,980 2,970 -10 -0.34
6 INAF 3,190 3,330 140 4.39
7 INKP 8,575 9,675 1,100 12.83
8 PURA 126 126 0 0.00
9 DOID 278 294 16 5.76
10 MDKA 2,050 1,980 -70 -3.41