Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:33 WIB. Valas - Rupiah dibuka melemah 0,44% terhadap Dollar AS pada level 14.690 IDR/USD.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,09% pada pembukaan pasar. 
  • 08:52 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka melemah 0,90% pada level 24.309.
  • 08:51 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,34% pada level 3.342.
  • 08:50 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Yuan pada level 6,96 CNY/USD.
  • 08:10 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,74 USD/barel.
  • 08:09 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 44,84 USD/barel.
  • 08:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1791 USD/EUR.
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,3062 USD/GBP.
  • 08:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,33% pada level 2.359.
  • 08:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Yen pada level 105,74 JPY/USD.
  • 08:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 2.035 USD/troy ounce.

HNW Nasihati Nadiem: Jangan Abaikan Peran NU dan Muhammadiyah

HNW Nasihati Nadiem: Jangan Abaikan Peran NU dan Muhammadiyah
WE Online, Jakarta -

Wakil Ketua MPR-RI Hidayat Nur Wahid mengkritik Program Organisasi Penggerak Kemendikbud yang lemah dalam proses verifikasi dan validasi. Hal ini mengakibatkan penolakan dari Muhammadiyah dan NU, dua organisasi massa terbesar yang telah berjasa dalam menggerakkan dan mengelola pendidikan di Indonesia.

Karena itu Hidayat meminta kementerian yang dipimpin Nadiem Makarim ini mendengarkan masukan dari masyarakat, termasuk Muhammadiyah dan NU. Terutama masukan yang menyatakan bahwa program dengan total anggaran Rp595 miliar tersebut seharusnya melibatkan lembaga yang kredibel dan terbukti berkontribusi dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

"Anggaran penggerak pendidikan ini jangan sampai jadi sekadar hibah untuk pihak swasta, yang belum jelas kontribusinya di bidang pendidikan. Pemerintah harusnya lebih hati-hati soal pemakaian APBN, apalagi saat ini merupakan era darurat corona," demikian disampaikan Hidayat dalam keterangan tertulis di Jakarta Kamis (23/7/2020).

Baca Juga: RUU HIP, Topik Panas Pertemuan HNW dengan Masyarakat

Hidayat mengingatkan 30-40% pembiayaan negara di masa pandemi ini berasal dari utang. Ini terjadi  karena defisit yang semakin melebar hingga lebih dari Rp1.000 triliun sesuai Perpres 72/2020. Karena itu diperlukan langkah penggunaan anggaran yang hati-hati, efisien, tepat guna, dan pruden, terutama untuk program dengan anggaran yang melimpah.

Menurutnya, anggaran untuk organisasi penggerak pendidikan sebesar Rp595 Miliar di Kemendikbud sangat besar dibandingkan misalnya anggaran untuk lembaga/ormas di Kementerian Agama yang hanya sekitar Rp75 miliar.

Oleh karena itu, politisi Fraksi PKS ini meminta Kemendikbud lebih peka dan berhati-hati, apalagi ditemukan beberapa lembaga yang berafiliasi dengan dana CSR perusahaan, seperti Tanoto Foundation dan Sampoerna Foundation, tapi malah menerima hibah kelas gajah dari program ini.

Tag: Hidayat Nur Wahid, Nadiem Makarim

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Ferry Hidayat

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,952.16 3,912.41
British Pound GBP 1.00 19,383.54 19,189.20
China Yuan CNY 1.00 2,127.16 2,105.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,823.75 14,676.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,628.63 10,521.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,912.67 1,893.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,804.48 10,693.08
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,492.03 17,312.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,535.36 3,494.35
Yen Jepang JPY 100.00 14,015.08 13,871.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23