Portal Berita Ekonomi Kamis, 13 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,42% pada level 25.244.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,57% pada level 2.432.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,41% pada level 22.843.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,63% pada level 3.319.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,58% pada level 2.558.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,78% pada level 6.202.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,55% terhadap Dollar AS pada level 14.760 IDR/USD.

Waduh, Kredit Bermasalah BFI Finance Menggunung!

Waduh, Kredit Bermasalah BFI Finance Menggunung!
WE Online, Jakarta -

Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang membayangi industri keuangan, baik secara nasional maupun global, dan industri multifinance tidak terlepas dari kondisi tersebut. Tak terkecuali, PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) hingga memutuskan untuk menerapkan prinsip kehati-hatian dengan membatasi sementara lini produk pembiayaannya selama kuartal II-2020.

Penutupan ini mempengaruhi kinerja Perusahaan secara keseluruhan pada semester I tahun ini, dimana nilai piutang pembiayaan bersih turun 9,5% dibandingkan periode yang sama di 2019 (year-on-year/YoY), dari Rp16,46 triliun menjadi Rp14,90 triliun, serta nilai pendapatan yang turun 2,75% dari Rp2,51 triliun menjadi Rp2,43 triliun YoY.

Akibat adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna menghambat penyebaran COVID-19 di berbagai daerah, hal ini juga berdampak terhadap mobilitas orang dan aktivitas ekonomi, sehingga membawa pengaruh kuat terhadap penurunan kemampuan bayar konsumen. Sejak April hingga Juni 2020, BFI Finance telah menyetujui restrukturisasi pembiayaan sebesar Rp4,1 triliun untuk 67.480 kontrak, atau setara 25% dari total nilai piutang pembiayaan Perusahaan.

Baca Juga: Mau Restrukturisasi Kredit Disetujui? Begini Lho Caranya

Rasio kredit bermasalah (non-performing financing/NPF) meningkat, dari kondisi normal Perusahaan kisaran 1% meningkat menjadi sebesar 3,7% di akhir Juni 2020 sebagai dampak dari pandemi. Namun demikian, Perusahaan telah melakukan pencadangan untuk memitigasi risiko dimana nilai cadangan kerugian meningkat dari 2% di akhir 2019 menjadi 6% di akhir semester I-2020.

“Meskipun terdapat peningkatan NPF, kami tetap melakukan manajemen keuangan dan manajemen risiko yang berhati-hati, dimana pencadangan kerugian piutang telah ditingkatkan secara masif untuk mengantisipasi potensi kerugian piutang yang akan timbul di semester II,” ujar Finance Director dan Corporate Secretary BFI Finance, Sudjono, dalam keterangan resmi di Jakarta Jumat (24/7/2020).

Baca Juga: Siapkan Dana Ratusan Miliar, BFI Bakal Tebar ke Pemegang Saham

Peningkatan NPF di Perusahaan sejalan dengan yang terjadi di industri pembiayaan, dimana berdasarkan data yang dipublikasikan OJK, rata-rata NPF industri pada Mei 2020 tercatat di angka 4,1%. Sementara pada periode yang sama, BFI Finance mencatat persentase yang lebih baik.

Di saat pandemi ini, arus kas Perusahaan tetap terjaga dengan baik, dan tidak menyurutkan niat BFI Finance untuk memberikan dividen kas kepada para pemegang saham Perusahaan. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSTLB) pada 29 Juni 2020, BFI Finance memutuskan untuk tetap membagikan dividen sebanyak Rp180 miliar atau sebesar Rp12 per lembar saham. Dividen dibagikan kepada para pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan per 9 Juli 2020 pukul 16.00 WIB, dengan jadwal pembayaran pada 29 Juli 2020.

“Pandemi COVID-19 ini memang menjadi tantangan besar bagi kita semua. Namun kami yakin, kondisi terburuk sudah dilewati oleh Perusahaan. Kami berharap di semester II akan terdapat perbaikan kinerja keuangan sejalan dengan langkah-langkah antisipatif yang kami lakukan saat ini dan kedepannya,” Sudjono menambahkan.

Tag: PT BFI Finance Indonesia Tbk, Pembiayaan

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,960.13 3,920.52
British Pound GBP 1.00 19,355.16 19,161.11
China Yuan CNY 1.00 2,135.01 2,113.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,850.89 14,703.12
Dolar Australia AUD 1.00 10,579.77 10,473.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,916.22 1,897.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,804.58 10,693.18
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,415.64 17,236.47
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,535.93 3,496.58
Yen Jepang JPY 100.00 13,924.89 13,785.04
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5233.452 43.286 698
2 Agriculture 1188.962 -10.769 23
3 Mining 1395.598 -30.035 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.498 -0.452 80
5 Miscellanous Industry 953.527 21.512 52
6 Consumer Goods 1915.276 -1.055 58
7 Cons., Property & Real Estate 296.661 1.011 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 884.277 2.523 78
9 Finance 1165.350 25.274 93
10 Trade & Service 637.516 2.101 174
No Code Prev Close Change %
1 SGER 195 262 67 34.36
2 BMTR 212 264 52 24.53
3 BBLD 382 450 68 17.80
4 MREI 4,500 5,200 700 15.56
5 RUIS 196 224 28 14.29
6 AGRO 242 274 32 13.22
7 PRAS 122 138 16 13.11
8 GOLD 181 204 23 12.71
9 DIVA 1,960 2,200 240 12.24
10 POLI 1,080 1,210 130 12.04
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 262 244 -18 -6.87
2 PGLI 204 190 -14 -6.86
3 RMBA 264 246 -18 -6.82
4 MSKY 1,100 1,025 -75 -6.82
5 RONY 103 96 -7 -6.80
6 MDLN 59 55 -4 -6.78
7 UNSP 59 55 -4 -6.78
8 WOMF 266 248 -18 -6.77
9 LRNA 178 166 -12 -6.74
10 SSTM 595 555 -40 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,190 3,350 160 5.02
2 BRIS 570 590 20 3.51
3 BBNI 4,780 5,125 345 7.22
4 MNCN 880 955 75 8.52
5 TOWR 1,070 1,090 20 1.87
6 MDKA 1,915 1,810 -105 -5.48
7 AGRO 242 274 32 13.22
8 KPIG 109 109 0 0.00
9 PURA 129 129 0 0.00
10 TLKM 2,930 2,950 20 0.68