Portal Berita Ekonomi Kamis, 13 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,05% pada level 25.230.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,21% pada level 2.437.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,78% pada level 23.249.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,04% pada level 3.320.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,24% pada level 2.594.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,07% pada level 6.213.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,10% terhadap Dollar AS pada level 14.775 IDR/USD.

Emosi Berat, Ayah Editor Metro TV: Bercak Darahnya Aja Gak Ada?

Emosi Berat, Ayah Editor Metro TV: Bercak Darahnya Aja Gak Ada?
WE Online, Jakarta -

Editor Metro TV, Yodi Prabowo ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka tusuk pada tubuhnya.

Kematian Yodi Prabowo itu justru disimpulkan oleh kepolisian sebagai aksi bunuh diri. Pernyataan tersebut dibantah pihak keluarga.

Ayah mendiang Editor Metro TV, Yodi Prabowo, Suwandi mengaku emosi saat anaknya dinyatakan bunuh diri oleh polisi.

Polisi secara gamblang, jika Editor Metro TV, Yodi Prabowo yang ditemukan tewas di pinggiran Tol JORR Ulujami, Jakarta, 10 Juli 2020, bukan korban pembunuhan.

Baca Juga: Editor Metro TV Diduga Bunuh Diri, Ayah Yodi Prabowo: Gak Mungkin

Polda Metro Jaya pada Sabtu 25 Juli 2020, menyimpulkan Yodi meninggal karena bunuh diri.

Suwandi tak mampu menahan emosi dan kekecewaan atas hasil rilis kepolisian yang digelar Sabtu 25 Juli 2020 pagi. Pria 46 tahun itu meminta polisi menjelaskan secara detail bagaimana proses bunuh diri itu terjadi.

"Saya orang tua emosi mendengar ini, saya nggak yakin anak saya bunuh diri,” tegasnya di kediaman, Jalan Alle Raya, Cirendeu, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Suwandi pun mengungkap sejumlah kejanggalan yang ada pada jasad anaknya saat ditemukan. Misalnya kondisi jenazah Yodi, yang pada saat ditemukan dalam kondisi tak menyisakan jejak darah di pakaiannya.

Suwandi mengatakan, jika benar Yodi menusukkan pisau ke tubunya sendiri, maka harusnya banyak darah di tubuh dan pakaian anaknya.

"Kalau memang Yodi menusukkan pisau ke tubuhnya sendiri, sudah pasti bekas darah berceceran di sekujur tubuh. Masa iya bekas darahnya gak bersisa di pakaian. Keliatan rapi, nggak mungkin kan? Polisi nggak menjelaskan itu detailnya bagaimana," jelasnya.

Selain itu, Suwandi mengaku tak percaya jika anaknya depresi dan menggunakan narkoba.

Baca Juga: Kematian Editor Metro TV, Benarkah Akibat Orang Ketiga?

Dia menyebut, anaknya adalah sosok pendiam bukan depresi. Dia bersama sang istri, belum pernah melihat perubahan sikap mendiang anaknya berubah drastis dalam sikap keseharian.

"Tak pernah saya atau istri melihat perubahan drastis dari sikap Yodi di rumah. Nggak pernah anak saya kelihatan depresi, dia memang anaknya pendiam," ucapnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, kesimpulan sementara kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri.

"Oke, dari beberapa faktor dari TKP, penjelasan ahli, dari keterangan yang lain dan bukti penguat, penyidik berkesimpuan bahwa yang bersangkutan diduga kuat bunuh diri," kata Yusri Yunus saat menggelar konpers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta pada Sabtu, 25 Juli 2020.

Lihat Sumber Artikel di Pikiran Rakyat Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Pikiran Rakyat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Pikiran Rakyat.

Tag: Aksi Pembunuhan, Metro TV, Yodi Prabowo

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Twitter/MaspiyuO

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,986.93 3,947.05
British Pound GBP 1.00 19,532.50 19,336.66
China Yuan CNY 1.00 2,155.16 2,132.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,951.39 14,802.62
Dolar Australia AUD 1.00 10,723.14 10,614.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,929.06 1,909.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,905.46 10,795.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,659.09 17,478.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,572.61 3,532.84
Yen Jepang JPY 100.00 14,008.61 13,867.92
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5239.250 5.798 698
2 Agriculture 1197.150 8.188 23
3 Mining 1397.826 2.228 48
4 Basic Industry and Chemicals 762.931 -1.567 80
5 Miscellanous Industry 953.200 -0.327 52
6 Consumer Goods 1931.632 16.356 58
7 Cons., Property & Real Estate 295.862 -0.799 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.469 5.192 78
9 Finance 1164.347 -1.003 93
10 Trade & Service 633.771 -3.745 174
No Code Prev Close Change %
1 MBAP 1,820 2,270 450 24.73
2 DVLA 2,450 3,040 590 24.08
3 KIOS 160 194 34 21.25
4 CNTX 218 250 32 14.68
5 ALTO 354 400 46 12.99
6 TRUS 284 320 36 12.68
7 PNLF 185 206 21 11.35
8 BIKA 179 199 20 11.17
9 TDPM 94 104 10 10.64
10 BMSR 53 58 5 9.43
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 144 134 -10 -6.94
2 MREI 5,200 4,840 -360 -6.92
3 BPTR 87 81 -6 -6.90
4 SGER 262 244 -18 -6.87
5 FOOD 131 122 -9 -6.87
6 BRAM 5,100 4,750 -350 -6.86
7 EMTK 5,475 5,100 -375 -6.85
8 MSKY 1,025 955 -70 -6.83
9 PAMG 74 69 -5 -6.76
10 BOLA 163 152 -11 -6.75
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,090 1,030 -60 -5.50
2 BBRI 3,350 3,330 -20 -0.60
3 FREN 128 120 -8 -6.25
4 BBNI 5,125 5,075 -50 -0.98
5 BMTR 264 248 -16 -6.06
6 PURA 129 134 5 3.88
7 TLKM 2,950 3,010 60 2.03
8 MDKA 1,810 1,770 -40 -2.21
9 EXCL 2,430 2,610 180 7.41
10 PNLF 185 206 21 11.35