Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Menko Airlangga: Indonesia Punya Peluang Lolos dari Jurang Resesi

Menko Airlangga: Indonesia Punya Peluang Lolos dari Jurang Resesi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan tak ada negara yang aman dari resesi di masa pandemi virus corona, termasuk Indonesia. Meski begitu, Indonesia masih punya peluang lolos dari jurang resesi.

"Tidak ada negara manapun yang aman dari resesi," kata Airlangga di Jakarta.

Baca Juga: Agung Laksono: Saya Percaya ke Airlangga dan Erick Thohir

Untuk Indonesia, lanjut dia, di kuartal kedua pertumbuhan ekonomi juga terancam terkontraksi. Meski begitu, Airlangga menyebut kontraksi pertumbuhan ekonomi yang dialami Indonesia tidak terlalu dalam apabila dibandingkan negara lain.

Ia mencontohkan perekonomian Thailand yang secara teknis sudah resesi akibat pertumbuhannya di kuartal I minus 1,8 persen dan kuartal II minus 11,1 persen. Begitu pun dengan Brasil dan India yang ekonominya minus double digit.

"Alasan pertama karena jurangnya resesi kita tidak sedalam negara lain. Karena di kuartal I, ekonomi Indonesia masih tumbuh positif di 2,97 persen meskipun di kuartal II akan minus," kata Airlangga.

Saat ini, ada dua faktor yang menyangga Indonesia agar tidak jatuh ke jurang resesi yakni belanja pemerintah dan stimulus ekonomi melalui program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Seperti diketahui, pemerintah mengalokasikan dana untuk penanganan virus corona di dalam negeri sebesar Rp695,2 triliun.

"Kita dorong stimulus pemerintah dilakukan dalam bentuk bansos tunai atau cash sehingga diharapkan bisa menaikkan daya beli masyarakat," tuturnya.

Menteri dari Golkar ini juga meminta masyarakat mulai melakukan belanja (spending). Dengan demikian, perekonomian bisa terdongkrak naik lantaran konsumsi rumah tangga menyumbang porsi mayoritas dalam PDB.

"Kalau kami lihat sebagian masyarakat kita dananya di bank naik, jadi lebih banyak orang yang menabung sehingga dana ini tidak turun ke sektor konsumsi," tegasnya.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Tag: Ekonomi Indonesia, Airlangga Hartarto, Resesi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23