Portal Berita Ekonomi Rabu, 12 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 41,88 USD/barel.
  • 16:13 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 44,95 USD/barel.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1749 USD/EUR.
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,3049 USD/GBP.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,42% pada level 25.244.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,57% pada level 2.432.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,41% pada level 22.843.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,63% pada level 3.319.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,58% pada level 2.558.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,78% pada level 6.202.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,55% terhadap Dollar AS pada level 14.760 IDR/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,30% terhadap Yen pada level 106,81 JPY/USD.
  • 16:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.929 USD/troy ounce.

Alamaak! Jokowi Kembali Dibuat Kesal Bukan Kepalang, Gara-Gara...

Alamaak! Jokowi Kembali Dibuat Kesal Bukan Kepalang, Gara-Gara...
WE Online, Jakarta -

Presiden Jokowi menyoroti anggaran penanganan pandemi virus corona (COVID-19) yang belum diserap secara optimal. Menurut catatan Presiden, dari dana Rp695 triliun yang dianggarkan, untuk sektor kesehatan dan dunia usaha baru 19 persen yang dicairkan.

"Mengenai penyerapan stimulus penanganan COVID-19 masih belum optimal dan kecepatannya masih kurang," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Senin 27 Juli 2020.

Baca Juga: Alamak! Jokowi Telepon IMF, Panen Kabar Buruk Soal Ekonomi Dunia!

"Data terakhir yang saya terima, tanggal 22 Juli dari total stimulus penanganan COVID yaitu sebesar Rp695 Triliun, yang terealisasi baru Rp 136 T. Artinya baru 19 persen,” lanjut Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun secara blak-blakan menyatakan bahwa realisasi anggaran seperti terbilang lamban, termasuk relaksasi atau insentif ekonomi yang rencana pemerintah menyentuh sektor usaha kecil dan menengah.

"Di UMKM 25 persen, ini termasuk penempatan dana di Himbara Rp30 T,” kata dia.

Baca Juga: Resah! Gerindra: Pak Jokowi Tolong Bertindak, Copot Saja Nadiem!

Jokowi lalu meminta agar persoalan kelambanan ini segera dipecahkan dan dilakukan terobosan- terobosan. Jika hambatannya birokrasi, maka yang dilakukan adalah efisiensi serta merevisi aturan yang menghambatnya, termasuk serapan di sektor kesehatan yang masih 7 persen.

Menurut dia, dibentuknya Komite Satuan Tugas baru punya rencana kerja harus menangani persoalan ekonomi dan kesehatan.

"Kalau memang regulasi ya revisi regulasi itu agar ada percepatan, lakukan short cut, lakukan perbaikan dan jangan sampai ada yang namanya ego sektoral, ego daerah,” tutur Jokowi.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Covid-19, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,960.13 3,920.52
British Pound GBP 1.00 19,355.16 19,161.11
China Yuan CNY 1.00 2,135.01 2,113.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,850.89 14,703.12
Dolar Australia AUD 1.00 10,579.77 10,473.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,916.22 1,897.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,804.58 10,693.18
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,415.64 17,236.47
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,535.93 3,496.58
Yen Jepang JPY 100.00 13,924.89 13,785.04
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5233.452 43.286 698
2 Agriculture 1188.962 -10.769 23
3 Mining 1395.598 -30.035 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.498 -0.452 80
5 Miscellanous Industry 953.527 21.512 52
6 Consumer Goods 1915.276 -1.055 58
7 Cons., Property & Real Estate 296.661 1.011 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 884.277 2.523 78
9 Finance 1165.350 25.274 93
10 Trade & Service 637.516 2.101 174
No Code Prev Close Change %
1 SGER 195 262 67 34.36
2 BMTR 212 264 52 24.53
3 BBLD 382 450 68 17.80
4 MREI 4,500 5,200 700 15.56
5 RUIS 196 224 28 14.29
6 AGRO 242 274 32 13.22
7 PRAS 122 138 16 13.11
8 GOLD 181 204 23 12.71
9 DIVA 1,960 2,200 240 12.24
10 POLI 1,080 1,210 130 12.04
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 262 244 -18 -6.87
2 PGLI 204 190 -14 -6.86
3 RMBA 264 246 -18 -6.82
4 MSKY 1,100 1,025 -75 -6.82
5 RONY 103 96 -7 -6.80
6 MDLN 59 55 -4 -6.78
7 UNSP 59 55 -4 -6.78
8 WOMF 266 248 -18 -6.77
9 LRNA 178 166 -12 -6.74
10 SSTM 595 555 -40 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,190 3,350 160 5.02
2 BRIS 570 590 20 3.51
3 BBNI 4,780 5,125 345 7.22
4 MNCN 880 955 75 8.52
5 TOWR 1,070 1,090 20 1.87
6 MDKA 1,915 1,810 -105 -5.48
7 AGRO 242 274 32 13.22
8 KPIG 109 109 0 0.00
9 PURA 129 129 0 0.00
10 TLKM 2,930 2,950 20 0.68