Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Gak Nyangka! Oknum TNI Diduga Kuat Pemasok Senjata-senjata OPM

Gak Nyangka! Oknum TNI Diduga Kuat Pemasok Senjata-senjata OPM
WE Online, Jakarta -

Seorang komandan West Papua Liberation Army (Tentara Pembebasan Papua Barat) blakblakan telah membeli senjata dari oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurutnya, oknum anggota militer Indonesia itu menjual senjatanya demi mendapatkan makanan di Papua.

Tentara Pembebasan Papua Barat—sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM)—telah melancarkan perang gerilya melawan TNI sejak 2018 dengan klaim untuk memerdekakan Papua Barat dari Indonesia.

Baca Juga: Mahfud MD ke TNI-Polri: Jangan Langgar HAM di Papua

Komandan daerah dataran tinggi Tentara Pembebasan Papua Barat, Brigadir Jenderal Egianus Kogeya, mengaku telah membeli senjata dan amunisi dari oknum militer dan polisi Indonesia.

Pasukan di bawah komando Kogeya telah mengklaim bertanggung jawab atas berbagai serangan mematikan dalam dua tahun terakhir, termasuk pembantaian terhadap 19 pekerja konstruksi jalan Indonesia di Nduga pada Desember 2018.

Kogeya, seperti dikutip RNZ, Senin (27/7/2020), menjelaskan bahwa biasanya oknum TNI terhubung dengan Tentara Pembebasan Papua Barat untuk penjualan senjata dengan berkomunikasi melalui bawahan di lapangan.

"Setelah disetujui oleh atasan mereka, transaksi dilanjutkan," kata Kogeya.

Menurut laporan media lokal, Suara Papua, Kepala Polisi Daerah (Kapolda) Papua Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw mengatakan sirkulasi senjata api dan amunisi tetap menjadi perhatian serius bagi pasukan keamanan, terutama di Kepolisian Daerah Papua.

TNI sebenarnya juga telah mengenali pola praktik terlarang itu. Pada bulan Februari, sebuah pengadilan militer di Jayapura memenjarakan tiga oknum anggota TNI karena telah memasok amunisi kepada kelompok-kelompok kriminal bersenjata di Papua. Salah satu terpidana dijatuhi hukuman penjara seumur hidup.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Papua, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Senjata Api, Operasi Papua Merdeka (OPM)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: (Foto: Okezone)

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59