Portal Berita Ekonomi Rabu, 05 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:50 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 2,00% pada level 24.946.
  • 16:50 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,29% pada level 2.279.
  • 16:49 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,70% pada level 22.573.
  • 16:49 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,11% pada level 3.371.
  • 16:48 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,24% pada level 2.515.
  • 16:47 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,08% pada level 6.028.
  • 16:45 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yuan pada level 6,98 CNY/USD.
  • 16:45 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,03% terhadap Dollar AS pada level 14.625 IDR/USD.

Dulu Pecinta Berat, Sekarang Rajin Kritik Keras ke Jokowi

Dulu Pecinta Berat, Sekarang Rajin Kritik Keras ke Jokowi

Satu per satu pendukung Presiden Jokowi di pilpres 2019 mulai berubah sikap. Mereka yang tadinya pecinta berat Jokowi kini berubah menjadi menyerang Jokowi. Kenapa mereka jadi begitu?

Pada Pilpres 2019, Jokowi tidak hanya didukung banyak parpol dan relawan, tapi mereka yang punya latar belakang akademisi, aktivis dan artis, juga masuk barisan pendukung militan Jokowi.

Baca Juga: Alamaak! Jokowi Kembali Dibuat Kesal Bukan Kepalang, Gara-Gara...

Siapa saja mereka? Pertama, Abdillah Toha. Pada pilpres lalu, pengamat politik yang juga mantan anggota DPR dari PAN ini masuk dalam golongan "fanatik Jokowi". Dukungannya terhadap Jokowi sudah dilakukan sejak Pilpres 2014. Namun belakangan ini, Abdillah Toha getol mengritik Jokowi. Kritikan itu disampaikannya lewat akun Twitter miliknya, @aT_abdillahToha.

Salah satu yang paling keras dikritiknya terkait majunya putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming, di Pilkada Solo. Kritikan berlanjut terkait kasus buronan Djoko Tjandra. Dia bilang penegakan hukum di negeri ini makin gelap. Seorang buronan bisa melenggang di Ibukota sampai sekarang belum tertangkap.

"Kalau apa yang disampaikan anggota DPR ini benar, negeri ini sakit parah dan harus masuk ICU," tulisnya tadi malam saat mengomentari pemaparan anggota Komisi III Benny K Harman yang menceritakan perjalanan Djoko Tjandra.

Dalam tulisan bertajuk Ke Mana Jokowi Akan Membawa Kita, Abdillah menceritakan berbagai kekecewaan pada pemerintahan Jokowi. Mulai dari munculnya Perppu Corona, lolosnya RUU Minerba, juga lahirnya Omnibus Law yang dianggapnya tidak mencerminkan kepentingan rakyat. Selain itu, banyak lagi yang dia sorot.

Dia berharap, dalam waktu dekat muncul tanda-tanda yang mengindikasikan langkah-langkah nyata dalam rangka mengoreksi semua itu. Kalau tidak? "Akan sangat sulit bagi orang seperti saya dan banyak pendukung lain untuk bertahan sebagai barisan pembela Jokowi," tulisnya.

Pendukung Jokowi lain yang sekarang getol mengritik adalah Akhmad Sahal. Cendekiawan muda Nahdlatul Ulama ini bisa dibilang pendukung garis keras Jokowi. Tapi kini, Sahal mulai berani melayangkan kritik pada Jokowi. Salah satu yang ia kritik soal Gibran.

Menurut dia, cara terbaik dukung Jokowi saat ini adalah dengan mengkritiknya secara terbuka kalau keliru dan bukan mencari alasan untuk membelanya. Fanatisme terhadap Jokowi dengan membela/memujinya secara membabi buta justru akan menjerumuskannya.

"Kritik obyektif, bukan kebencian atau fitnah," kicaunya lewat akun Twitter miliknya @Sahal_AS.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Pemilu Presiden (Pilpres), Gibran Rakabuming, Ernest Prakasa

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,938.17 3,898.46
British Pound GBP 1.00 19,321.28 19,126.10
China Yuan CNY 1.00 2,115.72 2,094.55
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,770.49 14,623.52
Dolar Australia AUD 1.00 10,525.45 10,417.80
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,905.85 1,886.86
Dolar Singapura SGD 1.00 10,732.81 10,625.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,383.39 17,204.57
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,504.27 3,465.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,918.67 13,778.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5075.002 68.779 696
2 Agriculture 1155.418 22.496 23
3 Mining 1359.215 19.561 48
4 Basic Industry and Chemicals 743.025 13.585 80
5 Miscellanous Industry 893.144 13.284 52
6 Consumer Goods 1876.832 32.083 57
7 Cons., Property & Real Estate 288.806 -0.604 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 884.325 13.148 78
9 Finance 1120.566 15.683 93
10 Trade & Service 611.007 2.478 173
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 280 348 68 24.29
2 OASA 350 430 80 22.86
3 WIIM 298 358 60 20.13
4 DIGI 1,800 2,100 300 16.67
5 ATIC 610 700 90 14.75
6 YPAS 420 476 56 13.33
7 NOBU 680 770 90 13.24
8 POLU 850 950 100 11.76
9 BAYU 1,035 1,155 120 11.59
10 MCAS 2,040 2,250 210 10.29
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 66 60 -6 -9.09
2 ASRM 2,000 1,860 -140 -7.00
3 LUCK 286 266 -20 -6.99
4 WSBP 186 173 -13 -6.99
5 MEGA 7,900 7,350 -550 -6.96
6 ITIC 790 735 -55 -6.96
7 JAST 72 67 -5 -6.94
8 SRAJ 159 148 -11 -6.92
9 INTA 290 270 -20 -6.90
10 KBAG 348 324 -24 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 WIIM 298 358 60 20.13
2 ICBP 9,300 10,025 725 7.80
3 BBRI 2,990 3,080 90 3.01
4 TOWR 1,130 1,160 30 2.65
5 TLKM 2,920 2,950 30 1.03
6 MNCN 790 840 50 6.33
7 BRIS 515 535 20 3.88
8 BRPT 895 890 -5 -0.56
9 INDF 6,475 6,750 275 4.25
10 FREN 133 132 -1 -0.75