Portal Berita Ekonomi Rabu, 28 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,32% pada level 24.708.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,62% pada level 2.345.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,29% pada level 23.418.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,46% pada level 3.269.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,91% pada level 2.490.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,97% pada level 5.615.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yuan pada level 6,7120 CNY/USD.

China Kirim Sinyal Bahaya, Latihan Militer Besar Siap Digelar?

China Kirim Sinyal Bahaya, Latihan Militer Besar Siap Digelar?
WE Online, Tokyo -

Meski terus ditekan Amerika Serikat dan sekutunya, ternyata militer China sama sekali tak gentar. Malahan sekarang mereka mulai unjuk taring kekuatan di Laut China Selatan.

Militer China dikabarkan baru saja mengeluarkan sinyal berbahaya di Laut China Selatan. Sebab, Tentara Rakyat China (PLA) akan menggelar latihan perang besar-besaran.

Baca Juga: China Klaim Sukses Kendalikan Laut China Selatan, Benarkah?

Dikutip dari Asia Nikkei, Senin (27/7/2020), China mengeluarkan peringatan kepada seluruh kapal-kapal sipil untuk dalam waktu dekat ini tidak berlayar di sekitar sekitar wilayah Laut China Selatan.

Sebab PLA sedang menggelar latihan perang besar-besaran terhitung hingga 2 Agustus 2020 di perairan Semenanjung Leizhou di barat laut Laut China Selatan. Latihan digelar tak jauh dari wilayah sengketa antara China dengan Vietnam yakni sekitar Kepulauan Spratly.

Tidak diketahui berapa besar armada perang yang akan dilibatkan China dalam latihan perang itu. Hanya saja kapal-kapal perang Angkatan Laut telah bergerak ke lokasi latihan perang.

Latihan perang ini digelar hanya beberapa pekan setelah AS dan sekutunya menguasai Laut China Selatan dengan melangsungkan latihan perang gabungan. Dua kapal induk andalan Amerika bahkan dikerahkan.

Memang hubungan China dan AS terkait masalah di Laut China Selatan semakin memanas. Apalagi setelah AS menyatakan China melanggar hukum dengan penguasaan atas wilayah Laut China Selatan.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Asia Pasifik, Amerika Serikat (AS), China (Tiongkok), Laut China Selatan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: AP Photo

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10