Portal Berita Ekonomi Kamis, 13 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,42% pada level 25.244.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,57% pada level 2.432.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,41% pada level 22.843.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,63% pada level 3.319.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,58% pada level 2.558.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,78% pada level 6.202.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,55% terhadap Dollar AS pada level 14.760 IDR/USD.

Gawat, Intelijen China Gunakan LinkedIn buat...

Gawat, Intelijen China Gunakan LinkedIn buat...
WE Online, Jakarta -

Saat ketegangan hubungan antara China dan Amerika Serikat (AS) meningkat, Jun Wei Yeo mengaku di pengadilan AS sebagai 'agen ilegal kekuatan asing'. Pria 39 tahun itu pun divonis 10 tahun penjara.

Jun Wei Yeo atau dikenal sebagai Dickson Yeo adalah warga negara Singapura. Ia merupakan mahasiswa doktoral Sekolah Kebijakan Publik Lee Kuan Yew Singapura (LKYSPP) dengan riset disertasi tentang kebijakan politik luar negeri China.

Baca Juga: Perang Dingin AS-China Masuki Babak Baru, Berbahayakah?

Melansir BBC, Senin (27/7/2020), Yeo diketahui mulai menjalin kontak dengan intelijen China pada 2015 silam dan tak lama berselang ia direkrut menjadi agen. Ia diminta menyediakan informasi tentang Departemen Perdagangan AS, perang dagang China-AS, dan soal artificial intelligence.

Untuk menyukseskan aksi spionasenya, Yeo menggunakan sebuah perusahaan konsultan palsu. Ia juga berlindung di balik statusnya sebagai akademisi. Sedangkan untuk menari target, ia memanfaatkan situs jejaring profesional LinkedIn.

Yeo membuat kontak krusialnya lewat situs LinkedIn, yang sejauh ini telah digunakan lebih dari 700 juta orang. Para pengguna LinkedIn memang sangat terbuka menjelaskan dirinya di situs tersebut.

Mantan pegawai, kontraktor pemerintah dan militer tidak malu mengunggah secara detail rincian sejarah pekerjaan mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang menguntungkan di sektor swasta.

Berdasarkan dokumen persidangannya, beberapa target yang ditemukan Yeo di LinkedIn diminta menulis laporan untuk perusahaan konsultannya. Perusahaan palsu ini diberi nama sama dengan perusahaan konsultan terkemuka di AS. Setelah mendapat laporan itu, ia mengirimkannya ke agen kontaknya di China.

Mereka yang dihubungi Yeo salah satunya adalah seseorang yang bekerja pada program jet tempur F-35 Angkatan Udara AS yang sedang terlilit masalah keuangan.

Ada pula seorang perwira militer AS yang bertugas di Pentagon. Ia dibayar setidaknya 2.000 dolar AS (sekitar Rp 29 juta) untuk menulis laporan tentang dampak penarikan pasukan AS dari Afghanistan terhadap China.

Dalam menemukan kontak seperti itu, Yeo, yang berbasis di Washington DC pada sebagian 2019, dibantu oleh sekutu tak terlihatnya, yakni algoritma LinkedIn. Setiap kali Yeo melihat profil seseorang yang cocok dengan kebutuhan spionasenya, lalu algoritma akan menyarankan kontak baru dengan jejak pengalaman serupa.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Tag: China (Tiongkok), LinkedIn

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: (Foto/Reuters)

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,960.13 3,920.52
British Pound GBP 1.00 19,355.16 19,161.11
China Yuan CNY 1.00 2,135.01 2,113.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,850.89 14,703.12
Dolar Australia AUD 1.00 10,579.77 10,473.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,916.22 1,897.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,804.58 10,693.18
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,415.64 17,236.47
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,535.93 3,496.58
Yen Jepang JPY 100.00 13,924.89 13,785.04
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5233.452 43.286 698
2 Agriculture 1188.962 -10.769 23
3 Mining 1395.598 -30.035 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.498 -0.452 80
5 Miscellanous Industry 953.527 21.512 52
6 Consumer Goods 1915.276 -1.055 58
7 Cons., Property & Real Estate 296.661 1.011 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 884.277 2.523 78
9 Finance 1165.350 25.274 93
10 Trade & Service 637.516 2.101 174
No Code Prev Close Change %
1 SGER 195 262 67 34.36
2 BMTR 212 264 52 24.53
3 BBLD 382 450 68 17.80
4 MREI 4,500 5,200 700 15.56
5 RUIS 196 224 28 14.29
6 AGRO 242 274 32 13.22
7 PRAS 122 138 16 13.11
8 GOLD 181 204 23 12.71
9 DIVA 1,960 2,200 240 12.24
10 POLI 1,080 1,210 130 12.04
No Code Prev Close Change %
1 KBAG 262 244 -18 -6.87
2 PGLI 204 190 -14 -6.86
3 RMBA 264 246 -18 -6.82
4 MSKY 1,100 1,025 -75 -6.82
5 RONY 103 96 -7 -6.80
6 MDLN 59 55 -4 -6.78
7 UNSP 59 55 -4 -6.78
8 WOMF 266 248 -18 -6.77
9 LRNA 178 166 -12 -6.74
10 SSTM 595 555 -40 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,190 3,350 160 5.02
2 BRIS 570 590 20 3.51
3 BBNI 4,780 5,125 345 7.22
4 MNCN 880 955 75 8.52
5 TOWR 1,070 1,090 20 1.87
6 MDKA 1,915 1,810 -105 -5.48
7 AGRO 242 274 32 13.22
8 KPIG 109 109 0 0.00
9 PURA 129 129 0 0.00
10 TLKM 2,930 2,950 20 0.68