Portal Berita Ekonomi Minggu, 09 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Bos Bappenas: Pelebaran Defisit untuk Menggerakkan Perekonomian

Bos Bappenas: Pelebaran Defisit untuk Menggerakkan Perekonomian
WE Online, Jakarta -

Pandemi Covid-19 membawa Indonesia ke dalam tekanan, yaitu ancaman resesi dan krisis ekonomi. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa, mengatakan bahwa ke depan, pemerintah akan terus memperkuat kebijakan penanganan Covid-19 serta mempercepat dampaknya pada perekonomian.

"Hampir seluruh dunia di mana belanja pemerintah itu yang mendorong atau sangat diharapkan dalam rangka pemulihan ekonomi," kata Suharso dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga: Bappenas Lakukan Tes Cepat kepada 2.000 Pegawai

Terkait langkah menaikkan angka defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021 dari 4,7% menjadi 5,2%, Suharso mengatakan bahwa itu dilakukan untuk mempercepat upaya pemulihan ekonomi nasional.

"Dengan pelebaran itu, akan ada ruang fiskal yang cukup untuk belanja. Kenaikan itu tentu akan didesain untuk dapat memberikan dampak positif terhadap pemulihan ekonomi, terutama untuk mencegah bertambahnya jumlah orang miskin dan jumlah pengangguran," ucapnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan bahwa dalam rancangan RAPBN tahun 2021, presiden meminta untuk memperlebar defisit dari 4,7% menjadi 5,2% terhadap PDB untuk tanggap menghadapi ketidakpastian ekonomi, membangun kembali ekonomi, serta masyarakat akibat dampak Covid-19.

Sri Mulyani mengungkapkan, pelebaran defisit tersebut akan membuat pemerintah memiliki cadangan belanja sebesar Rp179 triliun yang akan diprioritaskan untuk tiga hal: ketahanan pangan, pembangunan kawasan industri, dan untuk konektivitas teknologi digital atau Information and Communication Technology (ICT).

Tag: Ekonomi Indonesia, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Suharso Monoarfa, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Sri Mulyani Indrawati

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Bappenas

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23