Portal Berita Ekonomi Kamis, 13 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,05% pada level 25.230.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,21% pada level 2.437.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,78% pada level 23.249.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,04% pada level 3.320.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,24% pada level 2.594.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,07% pada level 6.213.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,07% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,10% terhadap Dollar AS pada level 14.775 IDR/USD.

Demo Peternak Ayam, TIGFII: Tanggung Jawab Harga di Kemendag

Demo Peternak Ayam, TIGFII: Tanggung Jawab Harga di Kemendag
WE Online, Jakarta -

Demo berulang peternak ayam di Kementan menyisakan pertanyaan besar bagi Maxwell Gultom, Direktur Eksekutif The Indonesia Green Financial and Investment Institute (TIGFII). Sejatinya, memang urusan sektor produksi peternakan menjadi urusan Kementan. Namun, soal harga sudah jelas diatur dengan Permendag.

"Menurut saya, Kemendag punya peran besar dalam mengatur dan menyelesaikan isu harga pangan. Naik turunnya harga komoditas bukan hanya urusan Kementan, melainkan juga Kemendag yang punya instrumen kebijakan dan sangat berperan dalam mengatasi fluktuasi harga yang berlebihan," kata Maxwell dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (28/7/2020).

Baca Juga: Kementan-Perwakilan Peternakan Ayam Bahas Masalah Ayam Broiler

Beberapa kasus kelangkaan maupun over supply pangan, petani dan peternak selalu mengadu ke Kementan. Namun, pengendalian distribusi dan harga adalah hal yang harus ditangani kementerian yang mengurusi perdagangan, tambahnya.

"Saya hargai Kementan yang selalu pasang badan buat petani peternak. Selalu berusaha mencarikan solusi. Hemat saya, Kemendag perlu ikut andil dalam isu ini juga. Pembagian kerja penting agar Kementan bisa lebih fokus menangani isu produksi," sambungnya.

Menurutnya, kejadian seperti ini jangan terus berulang, seolah pemerintah tidak bersinergi dalam menyusun kebijakan yang propetani. Produksi melimpah di masa pandemi ini memang menjadi soal tersendiri karena daya beli menurun dan tidak hanya pada kasus ayam. 

"Sebenarnya ini kan bagian dari rantai produksi hingga konsumen. Upaya pembelian ayam oleh perusahaan perbibitan dan BUMN sudah bagus, tapi perlu solusi logistik dan pemasaran. Saya yakin sektor pertanian di tengah pandemi menjadi tumpuan rakyat kecil. Kita harus bantu mereka. Jangan berdiam saat rakyat resah," kata Maxwell.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (Gopan), Sugeng Wahyudi, mengatakan bahwa harga ayam hidup dari peternak saat ini rata-rata hanya dihargai Rp12.000 per kilogram (kg). Padahal, biaya produksi ayam di kisaran Rp18.000 per kg. Sementara, harga acuan ayam di tingkat peternak sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 7 Tahun 2020 sebesar Rp18.000- Rp19.000 per kg.

Tag: Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Pertanian (Kementan), Agribisnis, The Indonesia Green Financial and Investment Institute (TIGFII)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Tri Yari Kurniawan

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,986.93 3,947.05
British Pound GBP 1.00 19,532.50 19,336.66
China Yuan CNY 1.00 2,155.16 2,132.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,951.39 14,802.62
Dolar Australia AUD 1.00 10,723.14 10,614.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,929.06 1,909.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,905.46 10,795.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,659.09 17,478.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,572.61 3,532.84
Yen Jepang JPY 100.00 14,008.61 13,867.92
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5239.250 5.798 698
2 Agriculture 1197.150 8.188 23
3 Mining 1397.826 2.228 48
4 Basic Industry and Chemicals 762.931 -1.567 80
5 Miscellanous Industry 953.200 -0.327 52
6 Consumer Goods 1931.632 16.356 58
7 Cons., Property & Real Estate 295.862 -0.799 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 889.469 5.192 78
9 Finance 1164.347 -1.003 93
10 Trade & Service 633.771 -3.745 174
No Code Prev Close Change %
1 MBAP 1,820 2,270 450 24.73
2 DVLA 2,450 3,040 590 24.08
3 KIOS 160 194 34 21.25
4 CNTX 218 250 32 14.68
5 ALTO 354 400 46 12.99
6 TRUS 284 320 36 12.68
7 PNLF 185 206 21 11.35
8 BIKA 179 199 20 11.17
9 TDPM 94 104 10 10.64
10 BMSR 53 58 5 9.43
No Code Prev Close Change %
1 GLOB 144 134 -10 -6.94
2 MREI 5,200 4,840 -360 -6.92
3 BPTR 87 81 -6 -6.90
4 SGER 262 244 -18 -6.87
5 FOOD 131 122 -9 -6.87
6 BRAM 5,100 4,750 -350 -6.86
7 EMTK 5,475 5,100 -375 -6.85
8 MSKY 1,025 955 -70 -6.83
9 PAMG 74 69 -5 -6.76
10 BOLA 163 152 -11 -6.75
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,090 1,030 -60 -5.50
2 BBRI 3,350 3,330 -20 -0.60
3 FREN 128 120 -8 -6.25
4 BBNI 5,125 5,075 -50 -0.98
5 BMTR 264 248 -16 -6.06
6 PURA 129 134 5 3.88
7 TLKM 2,950 3,010 60 2.03
8 MDKA 1,810 1,770 -40 -2.21
9 EXCL 2,430 2,610 180 7.41
10 PNLF 185 206 21 11.35