Portal Berita Ekonomi Sabtu, 15 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,19% pada level 25.183.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,23% pada level 2.407.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,19% pada level 3.360.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 1,19% pada level 3.360.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,07% pada level 23.265.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,58% pada level 2.580.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2,32% pada level 6.042.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,08% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,14% terhadap Dollar AS pada level 14.795 IDR/USD.

Geram, Publik AS Tuntut Militer Imbas Terbakarnya Kapal Perang

Geram, Publik AS Tuntut Militer Imbas Terbakarnya Kapal Perang
WE Online, Washington -

Penyelidikan penyebab terjadinya kebakaran kapal perang amfibi milik Amerika, Bonhomme Richard yang terjadi beberapa waktu lalu telah mendekati titik terang.

Dalam pengambilan sampel udara setelah terjadinya kebakaran didapati adanya senyawa bahan kimia yang terkandung dalam asap kebakaran. Distrik Kontrol Polusi Udara San Diego mengungkapkan bahwa asap kebakaran itu mengandung zat-zat termasuk benxena, klorometana, dan asetonitril.

Baca Juga: Kapal-kapal China Muncul di Perairan Galapagos, Ekuador Siaga

Dilansir dari Military Times Rabu (29/7/2020), Laksamana Angkatan Laut Philip Sobeck mengatakan bahwa tidak ada zat beracun di dalam kapal. Polutan yang terkandung dalam asap kebakaran adalah hasil kegiatan normal seperti mengendarai mobil.

“Tapi di dek bagian bawah ada plastik yang mengelilingi kabel dan hal-hal semacam itu. Ada pula jenis kain yang berbeda, tapi semua itu digunakan untuk proses pemeliharaan kapal. Jadi saat ini kami tengah menguji semua bahan itu dan memeriksa semua yang kami tahu,” ucap Sobeck.

Namun di sisi lain Kepala Kepatuhan Distrik Udara, Mahiany Luther mengatakan bahwa Bonhomme Richard melakukan pelanggaran karena menciptakan gangguan publik dengan menghasilkan asap dan bau.

Tapi para pejabat distrik lainnya mengatakan bahwa AL tidak memiliki banyak pilihan untuk mengendalikan api dan tidak mengetahui tindakan apa yang bisa diterapkan untuk mencegah dampak kebakaran terhadap masyarakat sekitar.

Meskipun begitu beberapa masyarakat di sekitar sana telah membentuk kelompok Advokat Komunitas Pemadam Api Kapal Angkatan Laut untuk memeriksa melalui jalur hukum potensial yang dapat diambil.

Selain itu kelompok ini juga mendesak militer untuk menyusun rencana pemberitahuan darurat untuk insiden serupa di masa yang akan datang.

Akibat kebakaran kapal perang amfibi AL Amerika, sebanyak 63 orang yang terbagi menjadi 40 prajurit AL dan 23 warga sipil yang mendapat perawatan untuk cedera ringan seperti kelelahan akibat panas dan penghirupan asap setelah kebakaran.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: Kapal perang AS, Kapal Perang, Amerika Serikat (AS), Militer AS

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Telegraph/Twitter

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.86 3,957.77
British Pound GBP 1.00 19,577.52 19,379.75
China Yuan CNY 1.00 2,157.44 2,135.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,991.59 14,842.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,705.49 10,597.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.40 1,914.93
Dolar Singapura SGD 1.00 10,918.06 10,807.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,708.07 17,530.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,574.53 3,533.07
Yen Jepang JPY 100.00 14,018.69 13,877.91
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5247.690 8.440 698
2 Agriculture 1191.965 -5.185 23
3 Mining 1411.043 13.217 48
4 Basic Industry and Chemicals 764.095 1.164 80
5 Miscellanous Industry 950.120 -3.080 52
6 Consumer Goods 1942.851 11.219 58
7 Cons., Property & Real Estate 293.644 -2.218 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 888.134 -1.335 78
9 Finance 1169.651 5.304 93
10 Trade & Service 626.647 -7.124 174
No Code Prev Close Change %
1 FOOD 122 164 42 34.43
2 MBAP 2,270 2,830 560 24.67
3 KDSI 730 900 170 23.29
4 SKBM 290 346 56 19.31
5 ARKA 288 340 52 18.06
6 TPMA 342 392 50 14.62
7 POLU 850 960 110 12.94
8 NZIA 170 189 19 11.18
9 SRSN 54 60 6 11.11
10 AMAN 196 216 20 10.20
No Code Prev Close Change %
1 RONY 100 93 -7 -7.00
2 POLI 1,145 1,065 -80 -6.99
3 DVLA 3,040 2,830 -210 -6.91
4 PEGE 145 135 -10 -6.90
5 MNCN 945 880 -65 -6.88
6 MSKY 955 890 -65 -6.81
7 ASJT 118 110 -8 -6.78
8 PRAS 134 125 -9 -6.72
9 KREN 90 84 -6 -6.67
10 BBLD 420 392 -28 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 FREN 120 112 -8 -6.67
2 KAEF 3,260 3,350 90 2.76
3 MNCN 945 880 -65 -6.88
4 PURA 134 126 -8 -5.97
5 TOWR 1,030 1,035 5 0.49
6 MDKA 1,770 1,810 40 2.26
7 EXCL 2,610 2,550 -60 -2.30
8 BBNI 5,075 5,000 -75 -1.48
9 ANTM 770 785 15 1.95
10 TLKM 3,010 3,030 20 0.66