Portal Berita Ekonomi Kamis, 06 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,00% pada level 2.557. 
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,13% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,69% pada level 24.930.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,26% pada level 3.386.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,33% pada level 2.342.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,43% pada level 22.418.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,51% pada level 6.012.
  • 15:55 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,24% terhadap Dollar AS pada level 14.585 IDR/USD.

Bamsoet Minta NU-Muhammadiyah Ambil Alih Saham Bank Muamalat

Bamsoet Minta NU-Muhammadiyah Ambil Alih Saham Bank Muamalat
WE Online, Jakarta -

Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, mendorong dua organisasi umat Islam terbesar Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, bisa mengambil alih kepemilikan saham Bank Muamalat. Dengan begitu, kedaulatan bank syariah pertama di Indonesia tersebut bisa sepenuhnya di tangan umat, di tangan anak bangsa. Sekaligus, sebagai penyelamatan atas berbagai sengkarut yang terus dialami Bank Muamalat.

Menurut Bamsoet, Bank Muamalat juga harus melakukan berbagai perbaikan. Melihat catatan kinerja di tahun 2019, Bank Muamalat hanya mengumpulkan laba bersih Rp16 miliar. Padahal, di tahun 2018 bisa mencapai Rp46 miliar.

Baca Juga: Dukung BPKH, Bank Muamalat Siap Gaungkan Gerakan Haji Muda

"Rasio pembiayaan bermasalah atau NPF gross naik dari 3,87 persen menjadi 5,22 persen, sedangkan NPF Nett naik dari 2,58 persen menjadi 4 persen. Sementara, rasio kecukupan modal naik tipis dari 12,34 persen menjadi 12,4 persen," ujar Bamsoet saat menerima Perkumpulan Pemegang Saham Indonesia Bank Muamalat (PPSI Bank Muamalat) di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Jakarta, Rabu (29/7/2020).

Pengurus PPSI Bank Muamalat yang hadir antara lain Ketua Syaiful Amir, Dewan Pembina Suyatno, Bendahara Umum Andre Hartawan, dan Sekretaris Ahmad Sehu Ibrahim.

Mantan Ketua DPR RI ini juga menyoroti Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II tahun 2019  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menilai fungsi pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap tujuh perbankan belum sesuai ketentuan. Salah satu bank tersebut adalah Bank Muamalat.

"BPK menilai OJK tidak memberikan rekomendasi untuk melakukan koreksi atas nonperforming loan (NPL), cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN), dan/atau kewajiban penyediaan modal minimum sesuai hasil pemeriksaan. Akibatnya, status pengawasan Bank Muamalat hingga 2019 dinilai tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya. Untuk itu, sekali lagi kami mengingatkan OJK agar menjalankan tugasnya secara sungguh-sungguh agar desakan evaluasi dan pembubaran lembaga tersebut tidak makin kencang," tandas Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menilai, sebagai langkah awal penyelamatan, PPSI Bank Muamalat yang mengakomodasi 8 ribu lebih pemegang saham lokal minoritas, dalam RUPS yang akan berlangsung pada 31 Agustus 2020 mendatang, bisa mendorong Direksi Bank Muamalat melakukan audit investigatif dengan tujuan tertentu untuk mengetahui lebih jauh kondisi Bank Muamalat. Sekaligus, meminta adanya Komisaris Independen berasal dari para pemegang saham minoritas.

"Untuk menindaklanjuti hasil ikhtisar BPK dan berbagai kemelut lainnya di Bank Muamalat, PPSI bisa beraudiensi dengan Komisi XI DPR RI yang merupakan mitra kerja BPK dan OJK sehingga Komisi XI, OJK, dan BPK bisa lebih jauh mendalami kondisi Bank Muamalat. Kredibilitas Bank Muamalat di mata masyarakat masih sangat baik. Solvabitilas berupa aset yang dimiliki juga masih baik. Jika tak dikelola secara baik, umatlah yang akan dirugikan," pungkas Bamsoet.

Tag: Perbankan, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Bambang Soesatyo, Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: MPR

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.21 3,869.80
British Pound GBP 1.00 19,245.57 19,048.27
China Yuan CNY 1.00 2,110.35 2,089.11
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,659.94 14,514.07
Dolar Australia AUD 1.00 10,543.43 10,431.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,891.56 1,872.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,703.03 10,592.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,401.35 17,222.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,499.63 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,887.78 13,748.29
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5178.272 51.221 697
2 Agriculture 1177.625 22.493 23
3 Mining 1437.436 37.770 48
4 Basic Industry and Chemicals 757.746 8.624 80
5 Miscellanous Industry 931.181 25.631 52
6 Consumer Goods 1919.109 7.491 58
7 Cons., Property & Real Estate 291.734 2.476 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 907.067 2.843 78
9 Finance 1130.600 8.009 93
10 Trade & Service 627.775 12.067 173
No Code Prev Close Change %
1 TOYS 350 436 86 24.57
2 BBHI 122 146 24 19.67
3 MBTO 65 75 10 15.38
4 DOID 252 286 34 13.49
5 PSDN 100 113 13 13.00
6 SOCI 118 133 15 12.71
7 PSGO 105 118 13 12.38
8 INAF 2,850 3,190 340 11.93
9 KAEF 2,850 3,180 330 11.58
10 TRIS 192 214 22 11.46
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 61 55 -6 -9.84
2 DPNS 286 266 -20 -6.99
3 OASA 430 400 -30 -6.98
4 GSMF 115 107 -8 -6.96
5 TUGU 2,600 2,420 -180 -6.92
6 MAPB 1,375 1,280 -95 -6.91
7 APEX 160 149 -11 -6.88
8 ATIC 655 610 -45 -6.87
9 SOSS 380 354 -26 -6.84
10 CASA 354 330 -24 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,850 3,180 330 11.58
2 TOWR 1,160 1,150 -10 -0.86
3 ANTM 750 835 85 11.33
4 INAF 2,850 3,190 340 11.93
5 PAMG 74 78 4 5.41
6 MDKA 1,935 2,020 85 4.39
7 BBRI 3,080 3,110 30 0.97
8 PSAB 290 284 -6 -2.07
9 SMBR 545 520 -25 -4.59
10 BRPT 900 920 20 2.22