Portal Berita Ekonomi Kamis, 06 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,00% pada level 2.557. 
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,13% terhadap Yuan pada level 6,94 CNY/USD.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,69% pada level 24.930.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,26% pada level 3.386.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,33% pada level 2.342.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,43% pada level 22.418.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 1,51% pada level 6.012.
  • 15:55 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,24% terhadap Dollar AS pada level 14.585 IDR/USD.

Waspada! Udah Masuk Puncak Kemarau, Cepat-Cepat Lakukan....

Waspada! Udah Masuk Puncak Kemarau, Cepat-Cepat Lakukan....
WE Online, Purwokerto -

Pakar Hidrologi dan Sumber Daya Air Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Yanto, Ph.D, mengingatkan perlunya memperbanyak bangunan penampung air menjelang puncak kemarau sebagai upaya mitigasi kekeringan.

"Agar air tersedia setiap waktu yang perlu dilakukan adalah memperbanyak bangunan penampung air seperti waduk, bendungan, situ, danau dan juga bangunan konservasi air tanah seperti sumur resapan dan biopori," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jateng, Jumat (31/7/2020).

Baca Juga: Lengser Gak Cukup! Yasonna: Yang Bantu Djoko Tjandra Terancam....

Dia menambahkan bahwa untuk menjamin ketersediaan air di setiap tempat maka perlu pengelolaan yang terintegrasi antarwilayah.

"Kerja sama antarwilayah sangat diperlukan. Permasalahan yang sering muncul adalah soal kewenangan. Daerah yang membutuhkan air tapi tidak punya kewenangan pengelolaan seringkali kesulitan melakukan inisiasi kegiatan," katanya.

Untuk mengatasi hal tersebut, kata dia, perlu optimalisasi peran berbagai lembaga lintas wilayah administratif. Sementara itu, dia juga kembali mengingatkan pentingnya upaya mitigasi perubahan iklim untuk mengurangi dampak kekeringan.

Baca Juga: Ihwal Foto Sama Jokowi, Kasus Artis-Pemprov DKI Berbuntut Panjang

Dia juga mengingatkan pentingnya pemahaman bahwa bencana hidrometeorologi seperti banjir dan kekeringan juga dipengaruhi oleh iklim global. Dia juga mengatakan bahwa upaya mitigasi harus tetap dibarengi dengan beberapa strategi adaptasi perubahan iklim.

"Mitigasi saja tidak cukup sehingga perlu dibarengi dengan beberapa strategi adaptasi perubahan iklim, yang dapat dilakukan salah satunya antara lain meningkatkan kapasitas tampungan air yang tadi disebutkan," katanya.

Selain itu, kata dia, peningkatan efisiensi pengelolaan air serta modifikasi tata guna lahan dengan cara revegetasi lahan kosong dengan tanaman produktif seperti tanaman buah dan sayur hingga penerapan sistem irigasi hemat air.

"Dengan adanya mitigasi dan strategi adaptasi perubahan iklim diharapkan dapat berperan strategis dalam mengantisipasi dampak kekeringan," jelasnya.

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Tag: kekeringan, Kondisi Cuaca, Perubahan Iklim

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Kornelis Kaha

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.21 3,869.80
British Pound GBP 1.00 19,245.57 19,048.27
China Yuan CNY 1.00 2,110.35 2,089.11
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,659.94 14,514.07
Dolar Australia AUD 1.00 10,543.43 10,431.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,891.56 1,872.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,703.03 10,592.67
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,401.35 17,222.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,499.63 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,887.78 13,748.29
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5178.272 51.221 697
2 Agriculture 1177.625 22.493 23
3 Mining 1437.436 37.770 48
4 Basic Industry and Chemicals 757.746 8.624 80
5 Miscellanous Industry 931.181 25.631 52
6 Consumer Goods 1919.109 7.491 58
7 Cons., Property & Real Estate 291.734 2.476 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 907.067 2.843 78
9 Finance 1130.600 8.009 93
10 Trade & Service 627.775 12.067 173
No Code Prev Close Change %
1 TOYS 350 436 86 24.57
2 BBHI 122 146 24 19.67
3 MBTO 65 75 10 15.38
4 DOID 252 286 34 13.49
5 PSDN 100 113 13 13.00
6 SOCI 118 133 15 12.71
7 PSGO 105 118 13 12.38
8 INAF 2,850 3,190 340 11.93
9 KAEF 2,850 3,180 330 11.58
10 TRIS 192 214 22 11.46
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 61 55 -6 -9.84
2 DPNS 286 266 -20 -6.99
3 OASA 430 400 -30 -6.98
4 GSMF 115 107 -8 -6.96
5 TUGU 2,600 2,420 -180 -6.92
6 MAPB 1,375 1,280 -95 -6.91
7 APEX 160 149 -11 -6.88
8 ATIC 655 610 -45 -6.87
9 SOSS 380 354 -26 -6.84
10 CASA 354 330 -24 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 2,850 3,180 330 11.58
2 TOWR 1,160 1,150 -10 -0.86
3 ANTM 750 835 85 11.33
4 INAF 2,850 3,190 340 11.93
5 PAMG 74 78 4 5.41
6 MDKA 1,935 2,020 85 4.39
7 BBRI 3,080 3,110 30 0.97
8 PSAB 290 284 -6 -2.07
9 SMBR 545 520 -25 -4.59
10 BRPT 900 920 20 2.22