Portal Berita Ekonomi Selasa, 11 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:29 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 1,39% pada level 2.419.
  • 09:28 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,19% terhadap Dollar AS pada level 14.620 IDR/USD.
  • 09:26 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 42,22 USD/barel.
  • 09:26 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 45,18 USD/barel.
  • 09:24 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Euro pada level 1,1750 USD/EUR.
  • 09:23 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Poundsterling pada level 1,3093 USD/GBP.
  • 09:22 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka positif 2,18% pada level 24.909.
  • 09:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 1,52% pada level 22.669.
  • 09:06 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 0,65% pada level 3.401.
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,30% pada level 2.553.
  • 09:04 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,95 CNY/USD.
  • 09:03 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 106,01 JPY/USD.
  • 09:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 2.022 USD/troy ounce.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,13% pada pembukaan pasar.
  • 08:20 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 0,39% pada level 10.968.

Zalim! Itu Sebuah Kezaliman Buat Djoko Tjandra, Zalim!

Zalim! Itu Sebuah Kezaliman Buat Djoko Tjandra, Zalim!
WE Online, Jakarta -

Pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking, menuding ada dugaan politisasi dalam Peninjauan Kembali (PK) Jaksa Penuntut Umum kepada Mahkamah Agung dalam kasus cessie Bank Bali yang menjerat kliennya. Anita menyebut kliennya sudah menjalani banyak penahanan sebelumnya.

"Saya cukup prihatin Pak Djoko Tjandra mengalami proses ini 21 tahun, dari 1999. Pak Djoko Tjandra sudah mengalami penahanan rutan maupun tahanan kota. Dia pun bilang ke saya, Anita tolong luruskan biar masyarakat jelas," kata Anita dalam keterangannya, Jumat, 31 Juli 2020.

Baca Juga: Polri: Sepandai-Pandainya Djoko Tjandra, Akhirnya Tertangkap Juga

Anita menduga ada campur tangan kekuasaan dari PK yang dilakukan oleh JPU kepada MA. Dia beralasan PK itu baru diajukan jaksa 8 tahun setelah eksekusi putusan inkracht yang dilakukan terhadap Djoko. 

"Delapan tahun setelah eksekusi jaksa pada tahun 2001 yang sudah dijalankan oleh Pak Djoko Tjandra," ujar Anita.

Menurut Anita, pesanan atau order dari kekuasaan itu lantaran jaksa lazimnya tidak bisa melakukan PK. Menurut dia, dalam KUHAP pasal 263 ayat 1, hanya terpidana dan ahli waris yang dapat melakukan PK.

"Jaksa melakukan PK berarti kezaliman itu by order," kata Anita.

Baca Juga: Lengser Gak Cukup! Yasonna: Yang Bantu Djoko Tjandra Terancam....

Sebelumnya, Djoko Tjandra pernah diputus inkracht (berkekuatan hukum tetap) oleh pengadilan pada tahun 2001. Putusan pengadilan saat itu menyebutkan Djoko Tjandra dilepaskan dari segala tuntutan. Kejaksaan kemudian sempat menyatakan banding dan kasasi, namun semua itu ditolak.

Pada Oktober 2008, Kejaksaan Agung kembali mengajukan PK ke Mahkamah Agung dengan alasan adanya novum atau bukti baru. Pengajuan PK berdasarkan yurisprudensi putusan Mahkamah Agung sebelumnya.

MA kemudian menerima PK yang diajukan Kejagung dan menghukum Djoko Tjandra 2 tahun penjara dan denda Rp15 juta serta uang miliknya di Bank Bali sebesar Rp546 miliar dirampas untuk negara. Namun, sehari jelang putusan, Djoko Tjandra sudah meninggalkan Indonesia dengan pesawat carter menuju Papua Nugini melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Lihat Sumber Artikel di Viva Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Viva. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Viva.

Tag: Djoko Tjandra, Bank Bali, Korupsi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Istimewa

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,952.16 3,912.41
British Pound GBP 1.00 19,383.54 19,189.20
China Yuan CNY 1.00 2,127.16 2,105.09
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,823.75 14,676.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,628.63 10,521.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,912.67 1,893.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,804.48 10,693.08
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,492.03 17,312.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,535.36 3,494.35
Yen Jepang JPY 100.00 14,015.08 13,871.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5157.834 13.941 698
2 Agriculture 1196.835 14.709 23
3 Mining 1430.960 10.921 48
4 Basic Industry and Chemicals 760.125 10.099 80
5 Miscellanous Industry 917.814 -18.704 52
6 Consumer Goods 1912.827 11.449 58
7 Cons., Property & Real Estate 291.005 3.307 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 887.705 -3.693 78
9 Finance 1124.737 1.036 93
10 Trade & Service 636.358 1.343 174
No Code Prev Close Change %
1 MTPS 139 187 48 34.53
2 SGER 108 145 37 34.26
3 BPTR 74 99 25 33.78
4 KJEN 1,100 1,375 275 25.00
5 TOYS 545 680 135 24.77
6 DUCK 314 386 72 22.93
7 ARGO 1,485 1,805 320 21.55
8 ATIC 575 690 115 20.00
9 GHON 1,355 1,600 245 18.08
10 KOIN 100 118 18 18.00
No Code Prev Close Change %
1 GSMF 100 93 -7 -7.00
2 POLU 1,000 930 -70 -7.00
3 FREN 143 133 -10 -6.99
4 PEGE 143 133 -10 -6.99
5 GOLD 202 188 -14 -6.93
6 RIGS 232 216 -16 -6.90
7 PGLI 190 177 -13 -6.84
8 GLVA 322 300 -22 -6.83
9 POLI 1,245 1,160 -85 -6.83
10 RONY 118 110 -8 -6.78
No Code Prev Close Change %
1 KAEF 3,180 3,330 150 4.72
2 TOWR 1,080 1,085 5 0.46
3 TKIM 6,675 7,200 525 7.87
4 FREN 143 133 -10 -6.99
5 TLKM 2,980 2,970 -10 -0.34
6 INAF 3,190 3,330 140 4.39
7 INKP 8,575 9,675 1,100 12.83
8 PURA 126 126 0 0.00
9 DOID 278 294 16 5.76
10 MDKA 2,050 1,980 -70 -3.41