Portal Berita Ekonomi Sabtu, 08 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Tolak Gunakan Masker, Pendukung Trump Meninggal karena Covid-19

Tolak Gunakan Masker, Pendukung Trump Meninggal karena Covid-19
WE Online, Jakarta -

Herman Cain, seorang mantan kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Republik dan pendukung Presiden Donald Trump yang dengan tegas menolak untuk mengenakan masker selama pandemi virus corona telah meninggal setelah tertular Covid-19. Kematian Cain diumumkan di situs webnya pada Kamis (30/7/2020).

Kain (74), didiagnosis terinfeksi Covid-19 pada 29 Juni, sembilan hari setelah menghadiri kampanye umum Trump di Tulsa, Oklahoma. Di sana dia dan banyak orang lainnya berkumpul tanpa mengenakan masker yang bertujuan mencegah penyebaran virus corona. Cain menghabiskan sebagian besar bulan Juli di rumah sakit daerah Atlanta.

Baca Juga: Bill Gates: Amerika Akan Jadi Negara Prioritas Vaksin Corona

"Herman memiliki karier yang luar biasa dan dipuja oleh semua orang yang pernah bertemu dengannya, terutama saya. Dia adalah pria yang sangat istimewa, seorang Patriot Amerika, dan teman yang hebat," tulis Trump di Twitter sebagaimana dilansir Reuters.

Banyak pendukung Trump telah menolak saran dari para ahli kesehatan masyarakat dan menolak untuk memakai masker yang dapat mencegah penyebaran virus. Mereka memandang penolakan itu sebagai sebuah pernyataan politik.

Tepat sebelum mengumumkan diagnosisnya pada 2 Juli, Kain mem-posting dukungan untuk tidak mewajibkan penggunaan masker pada acara Hari Nasional AS pada 4 Juli di Mount Rushmore, South Dakota yang direncanakan Trump untuk hadir.

"Masker tidak akan wajib untuk acara tersebut yang akan dihadiri oleh Presiden Trump. ORANG-ORANG MUAK!" cuitnya di Twitter.

Pesan-pesan belasungkawa mengalir dari kalangan konservatif terkemuka, sementara beberapa kaum liberal menggunakan kesempatan itu untuk mempromosikan pemakaian masker.

"Herman Cain akan dirindukan, dia adalah salah satu suara konservatif terbesar sepanjang masa. Saya tidak akan pernah melupakan wajahnya yang tersenyum," kata Jenny Beth Martin, salah satu pendiri Tea Party Patriots, menulis di Twitter.

Kain, yang menyebut dirinya seorang pria ABC-American Black Conservative (Warga Kulit Hitam Konservatif Amerika)-baru saja mulai mengadakan acara baru di Newsmax TV dan berharap untuk memainkan peran dalam kampanye pemilihan presiden 2020.

Dia mengumpulkan kekayaannya sebagai pimpinan eksekutif Godfather's Pizza dan memimpin beberapa jajak pendapat di awal perlombaan untuk pencalonan presiden Partai Republik 2012.

Selama kampanye presiden 2016, ia menjadi pendukung Trump, yang tahun lalu berencana untuk mencalonkan Cain ke kursi di Dewan Federal Reserve AS yang kuat, yang menetapkan suku bunga acuan.

Pencalonan potensial menghadapi perlawanan langsung, bahkan di dalam Partai Republik, ketika para kritikus menyatakan keprihatinan tentang loyalis Trump yang bertugas di dewan yang secara tradisional tidak berpihak. Dia belakangan menarik diri dari pencalonan tersebut.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Tag: Amerika Serikat (AS), COVID-19, Donald Trump, Herman Cain

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Reuters

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23