Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:21 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,74 USD/barel.
  • 08:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Euro pada level 1,1761 USD/EUR.
  • 08:19 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2810 USD/GBP.
  • 08:18 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 1,84% pada level 27.147.
  • 08:17 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup melemah 1,16% pada level 3.281.
  • 08:16 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup negatif 3,38% pada level 5.804.
  • 08:15 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Yen pada level 104,58 JPY/USD.
  • 08:14 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.915 USD/troy ounce.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,06% pada level 23.950.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,95% pada level 2.389.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,18% pada level 23.360.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,63% pada level 3.316.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,59% pada level 2.483.
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yuan pada level 6,77 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,24% terhadap Dollar AS pada level 14.700 IDR/USD.

Ribuan Perusahaan Ikut Gerakan Boikot, Rugikah Facebook?

Ribuan Perusahaan Ikut Gerakan Boikot, Rugikah Facebook?
WE Online, Jakarta -

Pengiklan besar di Facebook mengurangi pengeluaran iklan hingga jutaan dolar pada Juli, tetapi tak cukup signifikan mengurangi pendapatan jejaring sosial itu.

Boikot bertajuk Stop Hate for Profit itu menggandeng lebih dari seribu pengiklan, yang mengumumkan keterlibatan kepada publik. Di sisi lain, ada lebih dari 9 juta pengiklan di platform itu, seperti informasi yang Warta Ekonomi kutip dari New York Times, Selasa (4/8/2020).

Menurut perkiraan analis Pathmatics, "dari 1-29 Juli, 100 pengiklan menghabiskan biaya iklan 12% lebih rendah daripada 100 pengiklan teratas pada tahun sebelumnya." Angka itu turun dari 251,4 juta dolar AS menjadi 221,4 juta dolar AS.

Baca Juga: Apple Hapus 30 Ribu Gim di China dalam Sehari, Mengapa?

Baca Juga: Android VS iPhone: Lebih Unggul Mana?

Di sisi lain, banyak perusahaan--yang telah menjauh dari Facebook--berniat kembali memasang iklan di situs itu. Tak hanya itu, banyak perusahaan dan individu yang mengandalkan Facebook untuk promosi.

Pada kesempatan berbeda, Kamis (31/7/2020) pekan lalu, Bos FB Mark Zuckerberg berujar, "beberapa pihak salah berasumsi, (menilai) bisnis kami bergantung pada beberapa pengiklan besar."

Facebook mencatat, 100 pembelanja iklan teratas menyumbang 16% dari pendapatan senilai 18,7 miliar dolar AS (sekitar Rp274,4 T) pada kuartal II 2020. Bahkan, selama tiga minggu pertama pada Juli, Facebook melihat pertumbuhan pendapatan iklan 10% secara keseluruhan, dibandingkan tahun lalu.

Boikot itu tampak menyulitkan para pengiklan. Direktur Media dan Pencarian Badan Digital DEG, Quinn Sheek menyebut, "Facebook dan anak usahanya (Instagram), mendorong lebih dari sepertiga pengeluaran digital untuk klien kami."

Dari 60% klien yang bergabung dengan boikot Juli, empat dari lima berniat kembali memasang iklan bulan ini. Namun, boikot itu tetap membantu memperkuat diskusi tentang konten ujaran kebencian di Facebook. Buktinya, masalah itu menjadi topik sidang Kongres pekan lalu, melibatkan perwakilan industri iklan dan para bos Facebook.

Stephen Hanh-Griffiths, Wakil Presiden Eksekutif perusahaan analisis opini publik perusahaan, RepTrak berkata, "dampak yang Facebook rasakan ialah efek jangka panjang dari persepsi reputasi dan hubungannya dengan imej 'penerbit ujaran kebencian' dan konten tak pantas lainnya."

Selain masalah itu, perlakuan Facebook terhadap privasi pengguna dan campur tangan pemilihan asing juga menuai kritik dari Hanh-Griffiths.

Menanggapi itu, Bos Operasional Facebook, Sheryl Sandberg mengklaim, pihaknya juga menentang ujaran kebencian di dalam platform.

Baca Juga

Tag: Facebook, Media Sosial (Medsos), Mark Zuckerberg, Industri Iklan

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: KrAsia

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,944.92 3,905.57
British Pound GBP 1.00 19,170.50 18,978.28
China Yuan CNY 1.00 2,188.59 2,166.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,796.62 14,649.39
Dolar Australia AUD 1.00 10,825.21 10,716.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.27 1,890.20
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.77 10,800.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,553.23 17,374.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,600.15 3,560.00
Yen Jepang JPY 100.00 14,181.16 14,036.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4999.360 -59.863 707
2 Agriculture 1186.632 14.903 24
3 Mining 1356.542 -13.892 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.020 -15.931 80
5 Miscellanous Industry 852.292 -14.243 53
6 Consumer Goods 1868.676 -15.659 60
7 Cons., Property & Real Estate 344.831 -3.052 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 819.931 -18.145 79
9 Finance 1083.035 -10.759 94
10 Trade & Service 630.732 -5.803 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 66 89 23 34.85
2 PSGO 98 132 34 34.69
3 TFCO 412 510 98 23.79
4 SOHO 11,350 13,600 2,250 19.82
5 RDTX 5,325 6,325 1,000 18.78
6 PCAR 298 348 50 16.78
7 ATIC 545 635 90 16.51
8 ARGO 1,610 1,865 255 15.84
9 GSMF 85 98 13 15.29
10 SQMI 154 176 22 14.29
No Code Prev Close Change %
1 SGRO 1,500 1,395 -105 -7.00
2 GLOB 144 134 -10 -6.94
3 POLI 1,085 1,010 -75 -6.91
4 BBHI 145 135 -10 -6.90
5 TALF 290 270 -20 -6.90
6 SSTM 436 406 -30 -6.88
7 ASRI 131 122 -9 -6.87
8 IFSH 350 326 -24 -6.86
9 NZIA 146 136 -10 -6.85
10 INTD 161 150 -11 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,150 28,025 -125 -0.44
2 DEAL 124 132 8 6.45
3 BBNI 4,740 4,590 -150 -3.16
4 BBRI 3,220 3,190 -30 -0.93
5 BEST 181 169 -12 -6.63
6 TLKM 2,890 2,810 -80 -2.77
7 ASRI 131 122 -9 -6.87
8 BRIS 870 825 -45 -5.17
9 MEDC 430 402 -28 -6.51
10 ENVY 65 61 -4 -6.15