Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Tren Hidup Sehat, SOPALPHA Tawarkan Minuman Kesehatan

Tren Hidup Sehat, SOPALPHA Tawarkan Minuman Kesehatan
WE Online, Jakarta -

Sibuk bekerja dan beraktivitas seringkali membuat kita menyampingkan kesehatan tubuh. Padahal, semua kesibuhan yang dijalani saat ini tidak akan ada artinya ketika kesehatan mulai menurun. Ditambah lagi, seiring bertambahnya usia, bukan tidak mungkin penyakit degeneratif (penuaan) akan mulai menyerang tubuh. Melansir WHO, penyakit jantung, stroke, kolesterol, dan diabetes adalah beberapa contoh penyakit yang sangat mematikan dan menjadi pembunuh nomor satu di dunia.

Dennis Hadi, entrepreneur makanan kesehatan mengungkapkan, atas dasar itu sangat penting menerapkan prinsip lebih baik mencegah daripada mengobati. Menurutnya, penyakit penuaan ini umumnya terlihat dari luar tubuh kita. Namun, perlu diketahui bahwa penyakit penuaan berawal dari organ dan sel tubuh yang rusak karena racun dari makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Baca Juga: Ribut Obat Herbal, Kalbe Luncurkan Produk dengan Kandungan Herbal

"Mengapa makanan yang kita konsumsi sehari-hari, bahkan makanan sehat sekalipun memungkinkan menjadi racun untuk tubuh kita?" ujar pendiri Hadi Kitchen Healthy Catering ini.

Menurut Dennis, makanan yang dikonsumsi sehari-hari akan diubah oleh tubuh menjadi energi. Energi ini nantinya akan digunakan oleh tubuh untuk beraktivitas bahkan untuk bernapas. Proses perubahan inilah yang dapat menghasilkan zat sisa beracun dan racun ini dapat menyebar ke seluruh organ tubuh jika gagal dinetralisir. Hal ini juga berdampak dari kebiasaan dan gaya hidup masyarakat Indonesia yang masih suka makan sembarangan.

Kebiasaan konsumsi fast food, makanan berlemak dan berminyak dapat menyebabkan pembuluh darah tersumbat sehingga aliran darah menjadi terganggu. Ini karena lemak atau racun dari makanan tersebut dapat menempel pada dinding-dinding pembuluh darah yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Tersumbatnya pembuluh darah seperti ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, hipertensi, dan juga stroke.

Untuk mendukung pola hidup sehat masyarakat, Dennis meluncurkan produk terbaru, SOPALPHA, yang merupakan minuman kesehatan dengan kandungan Salmon Ovary Peptide (SOP). Kandungan SOP dapat membantu membuat pembuluh darah lebih fleksibel dan juga dapat membantu memperkecil sel-sel lemak yang menyangkut pada dinding pembuluh darah sehingga dapat memperlancar peredaran darah dan membantu pencegahan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh tersumbatnya pembuluh darah.

Menurutnya, kandungan SOP ini diambil langsung dari negara Jepang dan telah teruji secara klinis. Di negara Jepang, Salmon Ovary Peptide sudah terkenal sejak 100 tahun lalu (zaman kekaisaran). Tidak sebagai bahan makanan sehari-hari, Salmon Ovary Peptide lebih digunakan untuk membantu proses penyembuhan dan pencegahan dari berbagai penyakit.

Salmon Ovary Peptide sendiri diambil dari ekstrak membran telur ikan salmon. Selain penyakit jantung, stroke, dan hipertensi, kandungan Salmon Ovary Peptide dari SOPALPHA ini juga berdasarkan studi maupun uji klinis dapat membantu mencegah penyakit diabetes melitus dengan meningkatkan kadar IGF-1 (Insulin Growth Hormone) dalam tubuh kita.

Hormon insulin ini bertugas untuk membawa gula dalam darah menuju ke dalam sel untuk diubah menjadi energi. Jika hormon insulin bekerja dengan baik, gula dari makanan tidak akan menumpuk dalam darah dan secara tidak langsung mengurangi risiko diabetes dan bahkan tingginya kadar IGF-1 pada tubuh juga bersifat antikanker.

"Keunggulan lainnya dari SOPALPHA adalah mengandung ekstrak stem cell apel yang diambil dari pohon apel Malus Domestica di negara Swiss," ujar Dennis.

Dennis menjelaskan, tubuh kita memiliki sel punca/stem cell yang memiliki kemampuan untuk meregenerasi sel yang telah rusak (self healing) atau dengan kata lain dapat mengganti sel-sel dalam tubuh yang sudah tua. Namun ternyata, sel punca/stem cell tersebut bisa menjadi lesu seiring umur bertambah.

Ekstrak stem cell apel di dalam SOPALPHA ini sudah teruji klinis memiliki manfaat untuk membantu regenerasi serta rejuvenasi semua sel dalam tubuh manusia bahkan termasuk sel otak yang sudah tua. Selain itu, ekstrak stem cell apel ini juga berperan untuk sel kulit (sel fibroblast) yang dapat membantu mempercepat penyembuhan kulit dari luka bakar maupun luka gores.

"Berdasarkan studi dan uji klinis, ekstrak stem cell apel juga dapat melindungi kerusakan sel kulit dari sinar ultraviolet yang terlalu lama sehingga juga dapat membantu pencegahan kulit kering dan keriput," ungkap Dennis.

Dennis mengklaim, SOPALPHA sebagai minuman kesehatan masa depan sangat cocok untuk dikonsumsi oleh semua kalangan. Dapatkan segudang manfaat untuk kesehatanmu dari memperbaiki metabolisme, memperlancar pernapasan, hingga memperlambat efek menopause pada wanita hanya dalam sachet kecil SOPALPHA.

Dengan segudang khasiat yang ditawarkan, minuman kesehatan tersebut dijual dengan harga Rp490 ribu per box berisi 18 sachet. Untuk pemasaran, Dennis telah menyiapkan 500 agen penjualan di seluruh Indonesia. Tidak hanya itu, untuk mengedukasi masyarakat tentang manfaat minuman tersebut, Dennis juga menggandeng sejumlah dokter.

Baca Juga

Tag: Kesehatan, makanan-minuman, Entrepreneur

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Agus Aryanto

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59