Portal Berita Ekonomi Senin, 21 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:39 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,47% pada level 24.340.
  • 09:38 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka menguat 0,18% pada level 23.360.
  • 09:38 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka negatif 0,07% pada level 3.335.
  • 09:37 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka menguat 0,23% pada level 2.503.
  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,11% terhadap Yuan pada level 6,76 CNY/USD.
  • 09:36 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,14% terhadap Dollar AS pada level 14.714 IDR/USD.
  • 09:04 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,11% pada pembukaan sesi I.
  • 08:08 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,82 USD/barel.
  • 08:08 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,90 USD/barel.
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Euro pada level 1,1858 USD/EUR.
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,27% terhadap Poundsterling pada level 1,2952 USD/GBP.
  • 08:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka menguat 0,22% pada level 2.417.
  • 08:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,11% terhadap Yen pada level 104,45 JPY/USD.
  • 08:05 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.951 USD/troy ounce.

PTPN Group Pasok 40.000 Ton Gula ke Pasar Ritel

PTPN Group Pasok 40.000 Ton Gula ke Pasar Ritel
WE Online, Jakarta -

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) melalui Anak Perusahaan PTPN II, PTPN VII, PTPN IX, PTPN X, PTPN XI, PTPN XII, dan PTPN XIV kini menjual produk gula kemasan 1 kilogram (kg) yang langsung dipasok untuk ritel-ritel dan pasar rakyat di Indonesia.

Direktur Utama Holding PTPN III, Muhammad Abdul Ghani, mengatakan bahwa PTPN sebagai produsen gula kini menjual produk siap konsumsi dengan tujuan untuk menjaga stabilitas harga gula sesuai acuan di tingkat konsumen yakni Rp12.500/kg. Harapannya, tak ada lagi lonjakan harga gula seperti yang terjadi di awal tahun 2020 yakni tembus Rp18.000-22.000/kg.

Baca Juga: Gula Milik PTPN Group Masuk Pasar Ritel

"Kalau kita kontrol di hilir, kita juga bisa menjaga keseimbangan harga di petani. Masyarakat juga bisa memperoleh harga gula yang fair," ujar Ghani dalam konferensi pers virtual, Rabu (5/8/2020).

Sementara itu, Direktur Pemasaran Holding PTPN III Dwi Sutoro mengatakan, untuk penjualan pertama ke ritel tersebut, PTPN menggelontorkan sebanyak 40.000 ton atau 5% dari total produksi di tahun 2020 ini.

"Kita punya komitmen di antara program kita mulai dengan 5%. Kalau dari 800.000 sampai 1 juta ton itu sekitar 40.000 ton atau 40 juta pack, itu kita mulai," ucap Dwi, Rabu (5/8/2020).

Namun, beriringan dengan program peningkatan produksi gula, dalam 5 tahun ke depan, PTPN menargetkan dapat menjual gula kemasan ke ritel dan pasar rakyat sekitar 400.000-500.000 ton per tahunnya.

"Saat 5 tahun ke depan kita komitmen, punya misi, atas strategi ke arah 20% atau 1/5. Kalau 2 juta ton (per tahun) berarti sekitar 400.000-500.000 ton dalam 5 tahun ke depan," ucap Dwi.

Dwi menjelaskan, strategi bisnis berkelanjutan ini merupakan komitmen PTPN Grup berada di pasar untuk bisa memenuhi kebutuhan gula masyarakat sepanjang tahun atau tidak hanya selama musim giling gula saja.

Menurut Dwi, berbagai langkah strategi sudah dipersiapkan untuk menembus pasar ritel dengan memfokuskan pada brand atau merek masing-masing anak perusahaan PTPN yang sudah ada (existing) di daerah masing-masing dengan harga terjangkau sesuai ketentuan pemerintah. Adapun PTPN II dengan area sekitar Sumatera Utara dengan brand Walini; PTPN VII sekitar area Lampung dengan brand Walini; PTPN IX sekitar area Jawa Tengah dengan brand Banaran; PTPN X sekitar Jawa Timur dengan brand Dasa Manis; PTPN XI sekitar Jawa Timur dengan brand Gupalas; serta PTPN XIV di Sulawesi Selatan dengan brand Gollata.

"Produk kemasan gula ritel PTPN Grup berada di hampir seluruh penjuru Indonesia dengan jumlah produksi yang diharapkan cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat," tutur Dwi.

Dwi menjelaskan bahwa jumlah gula konsumsi ritel akan mulai diproduksi dan didistribusikan pada bulan Juli 2020 dan direncanakan sampai musim giling 2021 sekitar Juli 2021. Distribusi akan dilakukan melalui kemitraaan dengan 65 koperasi dan 7 pelaku UMKM yang tersebar di enam anak perusahaan di seluruh Indonesia.

"Kami berkomitmen untuk menggandeng lebih banyak lagi koperasi dan UMKM di masa depan," ujar Dwi.

Untuk menjaga agar stok gula dapat dijual dengan harga sesuai HET (harga eceran tertinggi) Rp12.500/kg di level distributor seperti yang sudah ditetapkan pemerintah, PTPN Grup akan menjual kepada distributor, koperasi, maupun mitra bisnis UMKM di bawah harga tersebut. Tentu saja agar koperasi dan pelaku UMKM mendapat keuntungan yang layak. Dengan demikian, misi dan peran PTPN Holding sebagai perusahaan BUMN dalam menjaga ketersediaan pangan (food security) dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat bisa terwujud.

Baca Juga

Tag: Agribisnis, Gula, PTPN III (Persero) Holding

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Mochamad Rizky Fauzan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59