Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 105,44 JPY/USD.
  • 08:10 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 3,02% pada level 10.632.
  • 08:09 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,61 USD/barel.
  • 08:08 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 41,47 USD/barel.
  • 08:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,13% terhadap Euro pada level 1,1675 USD/EUR.
  • 08:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1,2732 USD/GBP.
  • 08:05 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup melemah 1,92% pada level 26.763.
  • 08:04 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 2,37% pada level 3.236.
  • 08:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup positif 1,20% pada level 5.899.
  • 08:02 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.860 USD/troy ounce.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,11% pada level 23.742.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,03% pada level 2.333.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,06% pada level 23.346.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,17% pada level 3.279.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,94% pada level 2.486.

Menkeu Sri Mulyani: Kita Belum Resesi

Menkeu Sri Mulyani: Kita Belum Resesi
WE Online, Jakarta -

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) berusaha keras mencegah resesi. Pertumbuhan ekonomi negatif pada kuartal II diharapkan tidak berlanjut di kuartal selanjutnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pada pertumbuhan ekonomi negatif secara kuartalan belum membuat Indonesia masuk ke jurang resesi. Secara hitungan tahunan atau year on year, Indonesia tidak berada dalam resesi.

Baca Juga: Sandiaga: Belum Terasa Jurus Pemerintah dalam Hindari Resesi

"Sebetulnya kalau yoy belum (resesi), kita belum resesi, bukan dihitung per kuartal, resesi itu jika yoy dua kuartal berturut-turut negatif," katanya dalam konferensi pers KSSK, Rabu (5/8).

Sri mengatakan, pemerintah berkomitmen mencegah resesi dengan menggenjot ekonomi agar kuartal III bisa tumbuh positif. Ia berharap dunia usaha dan stakeholder sama-sama bisa pulihkan ekonomi.

Sri mengakui pertumbuhan negatif pada kuartal II lebih besar dari proyeksi semula yakni 5,1 persen. Komponen yang turun tajam termasuk diantaranya sektor perdagangan, pariwisata, dan transportasi yang terjadi karena pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dilakukan secara masif.

Selain itu, industri manufaktur masih dalam variasi dimana industri makanan dan farmasi mengalami kenaikan dan beberapa mengalami penurunan. Segmen tekstil, furniture, dan alas kaki mengalami penurunan seiring dengan menurunnya mobilitas masyarakat.

"Kita lihat variasi sektor dan industri yang tumbuh berbeda," katanya.

Baca Juga

Tag: Sri Mulyani Indrawati, Resesi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,975.04 3,935.28
British Pound GBP 1.00 18,965.97 18,774.30
China Yuan CNY 1.00 2,193.95 2,171.80
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,909.18 14,760.83
Dolar Australia AUD 1.00 10,633.23 10,525.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,923.77 1,904.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.08 10,799.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,418.39 17,239.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,602.99 3,561.98
Yen Jepang JPY 100.00 14,184.36 14,039.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4917.955 -16.138 707
2 Agriculture 1147.040 -9.918 24
3 Mining 1335.730 -4.818 47
4 Basic Industry and Chemicals 701.678 -1.192 80
5 Miscellanous Industry 840.977 -8.156 53
6 Consumer Goods 1836.486 -9.725 60
7 Cons., Property & Real Estate 340.206 -1.933 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 814.279 1.092 79
9 Finance 1057.789 -3.880 94
10 Trade & Service 627.050 0.507 175
No Code Prev Close Change %
1 ROCK 1,300 1,625 325 25.00
2 TUGU 1,390 1,695 305 21.94
3 LMSH 228 276 48 21.05
4 SIPD 1,005 1,200 195 19.40
5 IFSH 312 370 58 18.59
6 ARGO 1,740 2,000 260 14.94
7 TRUK 127 144 17 13.39
8 FIRE 143 162 19 13.29
9 BMAS 264 296 32 12.12
10 JMAS 178 198 20 11.24
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 41 37 -4 -9.76
2 SOHO 13,600 12,650 -950 -6.99
3 PBSA 505 470 -35 -6.93
4 SPMA 290 270 -20 -6.90
5 DFAM 350 326 -24 -6.86
6 MTPS 470 438 -32 -6.81
7 KKGI 206 192 -14 -6.80
8 HELI 194 181 -13 -6.70
9 RELI 360 336 -24 -6.67
10 ASBI 334 312 -22 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,130 3,080 -50 -1.60
2 BRIS 770 750 -20 -2.60
3 BBCA 27,250 27,525 275 1.01
4 BBNI 4,540 4,420 -120 -2.64
5 PURA 144 136 -8 -5.56
6 BEST 168 175 7 4.17
7 TOWR 1,020 1,010 -10 -0.98
8 TLKM 2,780 2,800 20 0.72
9 PGAS 1,020 1,005 -15 -1.47
10 DEAL 144 141 -3 -2.08