Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Diduga Salah Gunakan Data, Twitter Terancam Denda Triliunan

Diduga Salah Gunakan Data, Twitter Terancam Denda Triliunan
WE Online, Jakarta -

Tampaknya, Twitter kembali menghapi masalah setelah repot dengan gangguan privasi pengguna dalam beberapa tahun terakhir. Sebab, perusahaan media sosial itu terancam denda berniali ratusan juta dolar.

Mengutip laporanĀ Phone Arena, Kamis (6/8/2020), Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (AS) sedang menyelidiki penggunaan nomor telepon dan/atau alamat surel pengguna Twitter selama 2013-2019.

Penyelidikan itu berkaitan iklan bertarget terhadap pengguna Twitter. "Jika terbukti bersalah, Twitter terancam denda hingga 250 juta dolar AS (sekitar Rp3,6 T)," tulis laporan itu.

Baca Juga: Kalau TikTok Jadi Dijual ke Microsoft, Trump Minta 'Bagian'?

Baca Juga: SM Ent-JYP Ent Gandengan Buat Hadirkan Konser Virtual

Twitter pun mengonfirmasi kabar itu melalui unggahan resmi di blog; menyebut adanya potensi penyalahgunaan data pengguna berupa nomor telepon dan SMS.

Unggahan itu berbunyi, "kami baru-baru ini menemukan, ketika Anda memberi alamat surel/nomor telepon untuk kepentingan keamanan (misal, otentikasi dua faktor), data itu mungkin secara sengaja telah digunakan untuk tujuan periklanan; khususnya di sistem periklanan Pemirsa Khusus dan Pemirsa Mitra kami."

Perusahaan menandatangani perjanjian dengan Federal Trade Comission pada 28 Juli 2020; secara khusus melarang Twitter menyesatkan pengguna tentang perlindungan keamanan data, privasi, dan kerahasiaan.

Melanggar perjanjian itu berarti siap membayar denda di ksiaran 150 juta-250 juta dolar, menurutĀ Financial Times.

Baca Juga

Tag: Twitter, Media Sosial (Medsos), kebocoran data

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Pixabay

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68