Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Depresi Besar Bisa Terulang, Indikatornya Sudah Terlihat

Depresi Besar Bisa Terulang, Indikatornya Sudah Terlihat
WE Online, Jakarta -

Momok resesi sudah bersiap menghantam ekonomi Indonesia. Pasalnya Badan Pusat Statistik (BPS) resmi mengumumkan produk domestik bruto (PDB) di kuartal II-2020 minus 5,32%. Skenario terburuknya, depresi hebat yang pernah terjadi pada 1930-an bisa saja terulang lagi. 

Bhima Yudhistira, ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), membenarkan kekhawatiran di atas. Katanya, beberapa indikator depresi besar itu memang terlihat.

"Pertama yang membedakan dengan krisis biasa adalah terjadinya deflasi. Deflasi seperti yang sekarang terjadi di Indonesia. Pada Juli terjadi deflasi. Harusnya kan dalam setiap krisis pada tahun 98, Indonesia mengalami inflasi sampai 70%, tahun 2008 inflasi 11%, dan tahun 2020 ketika terjadi resesi, ini justru deflasi. Jadi lebih mirip depresi tahun 1930," jelas dia ketika ditanya redaksi Warta Ekonomi (5/8/2020).

Baca Juga: RI Mendekat Lubang Resesi, Apa Siasat Erick Thohir?

Baca Juga: Bayang-bayang Resesi Makin Nyata, Pengusaha Bisa Apa?

Alumnus UGM ini melanjutkan, indikatior kedua adalah turunnya volume perdagangan secara global. World Trade Organization (WTO) memperkirakan volume perdagangan secara global akan menurun sampai 32%.

Dia bilang, "ini situasi yang hampir mirip juga dengan depresi besar tahun 1930. Jadi, terjadi kontrasi yang terlalu cukup dalam di sisi perdagangan yang berpengaruh terhadap kinjera ekspor, kemudian impor."

Indikator lain yang juga sudah sangat terasa ialah pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan secara besar-besaran, nyaris di seluruh sektor.

"Depresi besar ini diikuti oleh gelombang PHK secara massal yang terjadi di banyak sektor, jadi kita bisa mengulang itu," beber Bhima.

Baca Juga

Tag: Resesi, Ekonomi Indonesia

Penulis/Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68