Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,11% pada level 23.742.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,03% pada level 2.333.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 0,06% pada level 23.346.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 0,17% pada level 3.279.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,94% pada level 2.486.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 2,02% pada level 5.947.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yuan pada level 6,78 CNY/USD.
  • 16:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,20% terhadap Dollar AS pada level 14.815 IDR/USD.

Emas Lagi Jadi Primadona, Hartadinata Incar Pendapatan Rp4 T

Emas Lagi Jadi Primadona, Hartadinata Incar Pendapatan Rp4 T
WE Online, Jakarta -

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) mengincar pendapatan sebesar Rp500 miliar dari produk logam mulia. angka tersebut sebesar 25 persen dari target pendapatan tahun ini yang mencapai Rp4 triliun atau lebih tinggi dari realisasi pendapatan di 2019 yang sebesar Rp3,24 triliun.

Chief Executive Officer HRTA, Sandra Sunanto menuturkan bahwa peningkatan minat investor terhadap produk safe haven berupa logam mulia diyakini mampu meningkatkan kontribusi logam mulia hingga sebesar 25 persen dari total pendapatan bersih.

"Selain adanya peningkatan minat investor dalam mencari instrumen investasi yang aman, saat ini masyarakat juga menilai bahwa keputusan untuk saving harus terus dilakukan di masa pandemi Covid-19. Logam mulia menjadi aset safe haven yang dipilih masyarakat," ujar Sandra, dalam koferensi pers virtual di Jakarta, Jumat (7/8/2020).

Baca Juga: Lagi Berkilau! Hartadinata Tawarkan Logam Mulia dari 0,1 Gram!

Untuk itu, HRTA meragamkan instrumennya dengan menerbitkan logam mulia yang dimulai dari seberat 0,01 gram, 0,25 gram, 0,5 gram, 5 gram dan 10 gram dengan kadar kemurnian 999,9.

Sejauh ini, kata Sandra, produk emas perhiasan menjadi backbone bisnis HRTA. "Nanti pada akhir Agustus tahun ini, kami juga akan meluncurkan logam mulia dengan pecahan lebih besar, yakni 25 gram, 50 gram dan 100 gram," ucap Sandra.

Lebih lanjut dia menyebutkan, keragaman produk logam mulia HRTA itu dirancang untuk menyasar segmen pasar yang lebih luas, mulai dari usia muda sampai kelompok usia mapan. Ragam pecahan logam mulia dengan berat teringan 0,1 gram itu tersebut juga untuk memberikan fleksibilitas dan kemudahan berinvestasi.

Baca Juga: Saat Harga Emas Lagi Mahal, Lotus Archi Beri Penawaran Berbeda!

“Kami ingin mendidik masyarakat, terutama keluarga-keluarga untuk mulai gaya hidup baru di era baru saat ini,  yaitu menabung emas. Bahwa, menabung emas sebetulnya tidak butuh dana besar, bisa dimulai dari yang kecil ," tutur Sandra.

Dia mengungkapkan, logam mulia produksi HRTA Harta bisa dijual kembali di jaringan toko Hartadinata, toko partner Hartadinata, termasuk secara online. Sandra mencontohkan, untuk pembelian logam mulia seberat 0,01 gram (hari ini) seharga Rp125 ribu, sedangkan nilai buyback-nya Rp96 ribu dan logam mulia seberat 1 gram yang selama ini dipasarkan HRTA seharga Rp1,07 juta dengan nilai buyback Rp996 ribu.

Baca Juga

Tag: PT Hartadinata Abadi, PT Hartadinata Abadi Tbk, Emas

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,975.04 3,935.28
British Pound GBP 1.00 18,965.97 18,774.30
China Yuan CNY 1.00 2,193.95 2,171.80
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,909.18 14,760.83
Dolar Australia AUD 1.00 10,633.23 10,525.95
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,923.77 1,904.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.08 10,799.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,418.39 17,239.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,602.99 3,561.98
Yen Jepang JPY 100.00 14,184.36 14,039.21
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4917.955 -16.138 707
2 Agriculture 1147.040 -9.918 24
3 Mining 1335.730 -4.818 47
4 Basic Industry and Chemicals 701.678 -1.192 80
5 Miscellanous Industry 840.977 -8.156 53
6 Consumer Goods 1836.486 -9.725 60
7 Cons., Property & Real Estate 340.206 -1.933 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 814.279 1.092 79
9 Finance 1057.789 -3.880 94
10 Trade & Service 627.050 0.507 175
No Code Prev Close Change %
1 ROCK 1,300 1,625 325 25.00
2 TUGU 1,390 1,695 305 21.94
3 LMSH 228 276 48 21.05
4 SIPD 1,005 1,200 195 19.40
5 IFSH 312 370 58 18.59
6 ARGO 1,740 2,000 260 14.94
7 TRUK 127 144 17 13.39
8 FIRE 143 162 19 13.29
9 BMAS 264 296 32 12.12
10 JMAS 178 198 20 11.24
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 41 37 -4 -9.76
2 SOHO 13,600 12,650 -950 -6.99
3 PBSA 505 470 -35 -6.93
4 SPMA 290 270 -20 -6.90
5 DFAM 350 326 -24 -6.86
6 MTPS 470 438 -32 -6.81
7 KKGI 206 192 -14 -6.80
8 HELI 194 181 -13 -6.70
9 RELI 360 336 -24 -6.67
10 ASBI 334 312 -22 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,130 3,080 -50 -1.60
2 BRIS 770 750 -20 -2.60
3 BBCA 27,250 27,525 275 1.01
4 BBNI 4,540 4,420 -120 -2.64
5 PURA 144 136 -8 -5.56
6 BEST 168 175 7 4.17
7 TOWR 1,020 1,010 -10 -0.98
8 TLKM 2,780 2,800 20 0.72
9 PGAS 1,020 1,005 -15 -1.47
10 DEAL 144 141 -3 -2.08