Portal Berita Ekonomi Sabtu, 31 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,95% pada level 24.107.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 2,56% pada level 2.267.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,52% pada level 22.977.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 1,47% pada level 3.224.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,99% pada level 2.426.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,22% pada level 5.569.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,32% terhadap Yuan pada level 6,6933 CNY/USD.

Utang Makin Menggunung, Menkeu Malaysia: Kami Tidak Bangkrut!

Utang Makin Menggunung, Menkeu Malaysia: Kami Tidak Bangkrut!
WE Online, Jakarta -

Jumlah utang Pemerintah Malaysia terus meningkat selama 5 tahun terakhir. Jumlahnya kini mencapai 1,2 triliun ringgit Malaysia atau sekitar Rp 4,200 triliun.

Namun Menteri Keuangan Malaysia, Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz, pede negaranya tidak mengalami kebangkrutan.

“Kita telah membayar semua cicilan utang tepat waktu,” kata Zafrul seperti dilansir The Star, Jumat (8/8/2020).

Baca Juga: Pemerintah Malaysia Ngawur, Al Jazeera Digeledah Gegara Berita

Zafrul mengatakan tren jumlah utang pemerintah Malaysia terus meningkat karena terjadi penurunan pertumbuhan gross domestic product atau produk domestik bruto.

Baca Juga: Ikuti Negara Lain, Mulai Hari Ini Malaysia Wajibkan Pakai Masker

Dia mengatakan ini menanggapi pertanyaan dari anggota parlemen Tony Pua, yang meminta penjelasan berapa sebenarnya jumlah utang pemerintah.

Jumlah utang ini berupa utang dengan jaminan, kemitraan publik dan swasta serta bentuk utang lainnya.

Isu utang pemerintah ini menjadi isu utama saat kampanye pemilu Malaysia pada 2018. Bekas Perdana Menteri Mahathir, yang baru saja digantikan oleh Muhyiddin Yassin, mengatakan negaranya melakukan renegosiasi dengan Cina untuk pengerjaan sejumlah proyek, yang dinilai mengalami mark up.

Malaysia juga melakukan renegosiasi proyek pembangunan kereta cepat yang menghubungkan Johor Bahru dengan Singapura. Proyek ini akhirnya disepakati dengan kalkulasi biaya baru dan telah dimulai pengerjaannya.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Malaysia, pengelolaan utang

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Reuters/Lim Huey Teng

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10