Portal Berita Ekonomi Minggu, 27 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Penempatan Dana Pemerintah di BTN Sudah Tersalurkan Rp4,9 Triliun

Penempatan Dana Pemerintah di BTN Sudah Tersalurkan Rp4,9 Triliun
WE Online, Jakarta -

Menyambut semester II tahun 2020, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengoptimalkan kontribusinya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dengan meningkatkan penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sebulan pasca diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk menyalurkan dana PEN, Bank BTN telah menyalurkan 99,3 persen dana yang ditempatkan pemerintah tersebut atau sebesar Rp5triliun. Bank BTN masih akan menggenjot penyaluran dana PEN tersebut sesuai komitmen, yaitu total Rp15triliun, hingga akhir September 2020.

Baca Juga: BTN Tawarkan 1.831 Properti Murah, Mau?

"Selama kurang lebih sebulan, kami fokuskan penyaluran PEN ke sektor yang masih bertahan saat pandemi berlangsung, misalnya ke sektor konstruksi yang terkait KPR dan penyaluran kredit consumer baik KPR Subsidi dan Non-Subsidi serta kredit ke UMKM," kata Direktur Utama BTN, Pahala Nugraha Mansury, di Jakarta, Senin (10/8/2020).

Realisasi bisnis Bank BTN atas penempatan uang negara untuk ekspansi pada sektor pembiayaan perumahan posisi sampai dengan 7 Agustus 2020 sebesar Rp4,965triliun (99,3% dari penempatan dana pemerintah di BTN).

Adapun rinciannya adalah KPR Subsidi sebesar Rp1,791 triliun dengan 12.873 unit, KPR Non-Subsidi sebesar Rp1,693 triliun dengan 7.045 unit, Kredit Konstruksi dan lainnya sebesar Rp1,028 triliun, serta kredit ke BUMN sebesar Rp453 miliar.

Pahala memaparkan, untuk bulan Juli hingga Desember 2020, sesuai rencana bisnis, dana penempatan pemerintah akan disalurkan untuk 68.500 unit atau setara dengan KPR subsidi senilai Rp9,24 triliun, sedangkan untuk KPR nonsubsidi akan terealisasi untuk 17.857 unit atau setara dengan Rp6,25 triliun.

"Sementara, kredit konstruksi rencananya akan disalurkan sebesar Rp5,485 triliun dan kredit ke BUMN senilai Rp9,05 triliun sehingga total penyaluran kredit bulan Juli hingga Desember 2020 mencapai 86.357 unit atau senilai kurang lebih Rp30 triliun," tambahnya.

Pahala menjelaskan, dalam sebulan ini, Bank BTN berupaya untuk menyalurkan pembiayaan ke sektor yang terdampak pandemi Covid-19, tetapi masih berpotensi bangkit dalam jangka waktu menengah, misalnya sektor konstruksi dan konsumsi. "Seleksi kami lakukan semata agar risiko kredit terkendali sehingga non performing loan dapat dikendalikan," katanya.

Untuk kredit ke sektor properti, Bank BTN tetap on the track karena masih ada kuota Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dan Subsidi Selisih Bunga atau SSB yang akan dikerahkan BTN untuk mendorong sektor properti.

Selain PEN, Bank BTN juga berkomitmen melaksanakan program pemulihan ekonomi lain yang diinisasi oleh pemerintah, di antaranya Program Penjaminan Kredit Modal Kerja untuk UMKM yang terdampak pandemi Covid-19 dan program stimulus dengan pemberian subsidi bunga/margin untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan ekonomi debitur dalam menjalankan usahanya sebagai bagian dari upaya mendukung program PEN.

Baca Juga

Tag: PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Perbankan

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4945.791 103.035 707
2 Agriculture 1137.608 23.110 24
3 Mining 1330.114 20.962 47
4 Basic Industry and Chemicals 706.280 14.201 80
5 Miscellanous Industry 871.512 36.945 53
6 Consumer Goods 1841.021 34.944 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.335 3.912 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 803.559 4.621 79
9 Finance 1072.260 31.539 94
10 Trade & Service 623.467 4.558 175
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 200 270 70 35.00
2 BOSS 92 123 31 33.70
3 INAF 2,330 2,910 580 24.89
4 PYFA 765 955 190 24.84
5 PEHA 1,170 1,460 290 24.79
6 KBAG 77 96 19 24.68
7 KAEF 2,310 2,880 570 24.68
8 NIKL 590 735 145 24.58
9 INTD 153 187 34 22.22
10 GMFI 68 83 15 22.06
No Code Prev Close Change %
1 ALKA 230 214 -16 -6.96
2 SBAT 288 268 -20 -6.94
3 PLIN 2,740 2,550 -190 -6.93
4 ROCK 1,515 1,410 -105 -6.93
5 WICO 505 470 -35 -6.93
6 TUGU 1,595 1,485 -110 -6.90
7 AIMS 145 135 -10 -6.90
8 MTPS 408 380 -28 -6.86
9 DPUM 73 68 -5 -6.85
10 EMTK 7,325 6,825 -500 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BRIS 725 770 45 6.21
2 BBRI 3,030 3,160 130 4.29
3 TLKM 2,730 2,690 -40 -1.47
4 DEAL 160 187 27 16.88
5 BBCA 27,225 28,050 825 3.03
6 TOWR 1,005 1,020 15 1.49
7 FIRE 200 270 70 35.00
8 SMBR 410 500 90 21.95
9 PURA 138 131 -7 -5.07
10 KAEF 2,310 2,880 570 24.68