Portal Berita Ekonomi Jum'at, 25 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,55 USD/barel.
  • 16:13 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,26 USD/barel.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,17% terhadap Euro pada level 1,1652 USD/EUR.
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2754 USD/GBP.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,32% pada level 23.235.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,27% pada level 2.278.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,51% pada level 23.204.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,12% pada level 3.219.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,69% pada level 2.467.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,15% pada level 5.831.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,81 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,12% terhadap Dollar AS pada level 14.872 IDR/USD.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yen pada level 105,43 JPY/USD.
  • 16:07 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.870 USD/troy ounce.
  • 15:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 2,13% pada penutupan sesi II.

Perhotelan Lagi Lesu, OYO Rambah Bisnis Kedai Kopi

Perhotelan Lagi Lesu, OYO Rambah Bisnis Kedai Kopi
WE Online, Jakarta -

Startup hotel OYO kini mulai merambah ke bisnis Food & Beverages dengan mendirikan bisnis kopi. Dinamakan Kopi Cinta, perusahaan mengatakan alasannya mendirikan lini F&B karena ada permintaan produk F&B di jaringannya.

"Kami di OYO melihat budaya ngopi di seluruh Indonesia mengalami peningkatan yang pesat. Selain itu, terdapat peningkatan permintaan akan produk F&B dari para tamu hotel-hotel kami di berbagai wilayah Indonesia," kata Eko Bramantyo, Country Head Emerging Business, OYO Indonesia melalui keterangan tertulisnya, Selasa (11/8/2020).

Menurut Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian, konsumsi kopi nasional di 2018 telah mencapai 314 ribu ton. Angka konsumsi ini diprediksi akan terus tumbuh sekitar 8,2% selama periode 2016–2021.

Baca Juga: OYO Beri Asuransi Gratis ke Pelanggan, Barang Hilang-Kecelakaan

Baca Juga: Bayang-bayang Resesi Makin Nyata, Pengusaha Bisa Apa?

Data lebih lanjut, menurut International Coffee Organization (ICO), pertumbuhan rata-rata konsumsi kopi di Indonesia berada di atas rata-rata dunia pada umumnya. Di 2021, pasokan kopi nasional diprediksi akan mencapai 795 ribu ton, sedangkan tingkat konsumsi naik menjadi 370 ribu ton.

Produk-produk minuman Kopi Cinta dibuat dengan menggunakan teknologi mesin kopi kapsul otomatis. Kopi Cinta juga menggandeng Primo Coffee sebagai partner strategis dalam pembuatan standar operasional, menyediakan pelatihan barista, serta pengadaan alat dan suplai bahan baku.

Untuk menjangkau konsumen di luar tamu hotel-hotel OYO, Kopi Cinta juga menggandeng Go-Food dan GrabFood untuk layanan pesan-antar secara daring bagi masyarakat yang ingin memesan Kopi Cinta tanpa harus datang ke lokasi gerai.

Saat ini, sebanyak 30 gerai Kopi Cinta telah tersedia di hotel-hotel OYO yang dioperasikan langsung oleh OYO (Self-Operated Business/SOB). OYO juga membuka kesempatan bagi para mitra-mitra hotel OYO yang ada untuk bergabung dan membuka gerai Kopi Cinta di hotel mereka dengan biaya investasi awal mulai Rp3 juta rupiah (mesin dan starter pack), tanpa membutuhkan ruang ataupun staf tambahan.

Baca Juga

Tag: OYO Hotels, Kopi

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Rosmayanti

Foto: OYO

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,006.12 3,966.15
British Pound GBP 1.00 19,168.36 18,971.68
China Yuan CNY 1.00 2,205.71 2,183.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 15,025.76 14,876.25
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.68 10,498.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,938.76 1,919.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,934.19 10,821.45
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,536.56 17,356.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,607.63 3,568.30
Yen Jepang JPY 100.00 14,243.78 14,100.71
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4842.756 -75.199 707
2 Agriculture 1114.498 -32.542 24
3 Mining 1309.152 -26.578 47
4 Basic Industry and Chemicals 692.079 -9.599 80
5 Miscellanous Industry 834.567 -6.410 53
6 Consumer Goods 1806.077 -30.409 60
7 Cons., Property & Real Estate 338.423 -1.783 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 798.938 -15.341 79
9 Finance 1040.721 -17.068 94
10 Trade & Service 618.909 -8.141 175
No Code Prev Close Change %
1 PAMG 74 92 18 24.32
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 LRNA 127 149 22 17.32
4 BOSS 81 92 11 13.58
5 DFAM 326 370 44 13.50
6 DEAL 141 160 19 13.48
7 DAYA 520 590 70 13.46
8 CENT 130 143 13 10.00
9 PLIN 2,500 2,740 240 9.60
10 GGRP 302 330 28 9.27
No Code Prev Close Change %
1 NFCX 1,945 1,810 -135 -6.94
2 AMIN 260 242 -18 -6.92
3 SKBM 318 296 -22 -6.92
4 SOHO 12,650 11,775 -875 -6.92
5 ENZO 87 81 -6 -6.90
6 DMMX 175 163 -12 -6.86
7 TINS 730 680 -50 -6.85
8 MTPS 438 408 -30 -6.85
9 AKSI 380 354 -26 -6.84
10 DOID 234 218 -16 -6.84
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,080 3,030 -50 -1.62
2 FIRE 162 200 38 23.46
3 BBCA 27,525 27,225 -300 -1.09
4 DEAL 141 160 19 13.48
5 BBNI 4,420 4,330 -90 -2.04
6 PURA 136 138 2 1.47
7 BMRI 5,200 5,075 -125 -2.40
8 TLKM 2,800 2,730 -70 -2.50
9 PGAS 1,005 960 -45 -4.48
10 BRIS 750 725 -25 -3.33