Portal Berita Ekonomi Senin, 21 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,06% pada level 23.950.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,95% pada level 2.389.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,18% pada level 23.360.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,63% pada level 3.316.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,59% pada level 2.483.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 3,08% pada level 5.822.
  • 16:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yuan pada level 6,77 CNY/USD.
  • 16:05 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,24% terhadap Dollar AS pada level 14.700 IDR/USD.

Green Energy, Kementerian ESDM: Uji Kelayakan CPO untuk PLTD

Green Energy, Kementerian ESDM: Uji Kelayakan CPO untuk PLTD
WE Online, Jakarta -

Pemerintah Indonesia terus berinovasi dalam pemanfaatan kelapa sawit sebagai sumber energi terbarukan (green energy). Sebelumnya, pemerintah Indonesia melalui PT Pertamina telah berhasil melakukan uji coba green diesel (D100) pada bulan Juli lalu. Produk D100 ini berbahan baku RBDPO (Refined, Bleached, and Deodorized Palm Oil) yang dihasilkan di fasilitas existing Kilang Dumai, Riau.

Tidak cukup sampai di situ, Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE) memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) untuk Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) hingga Desember 2020.

Baca Juga: ESDM Resmikan 10 Pembangkit Listrik, Siap Serap 4 Ribuan Pekerja

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Mei 2020, di Indonesia terdapat sebanyak 4.984 unit PLTD dengan total kapasitas 4.780,8 megawatt (MW). Masih tingginya penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk PLTD dan PLTMG (Pembangkit Listrik Tenaga Minyak dan Gas) di Indonesia menjadi dasar dilakukannya kajian ini.

Mengacu pada data statistik tahun 2018, diketahui bahwa penggunaan BBM untuk PLTD di Indonesia mencapai sekitar empat juta kilo liter. Kepala P3TKEBTKE, Chrisnawan Anditya menjelaskan, "Pemakaian BBM tersebut diperkirakan akan meningkat 960 ribu kilo liter per tahun dengan tambahan PLTMG baru dengan total kapasitas sebesar 520 MW selama 2019 hingga 2028."

Penggunaan BBM pada PLTD ini berdampak cukup besar terhadap biaya operasional PLN. Data statistik PLN 2018 mencatat, biaya bahan bakar di PLTD mencapai Rp26 triliun atau sekitar 16 persen dari total biaya bahan bakar PLN.

Sementara, listrik yang dihasilkan PLTD hanya 6 persen dari total listrik yang diproduksi PLN. Pemerintah mencoba mengurangi pemakaian BBM di PLTD tersebut dengan membangun pembangkit listrik EBT di beberapa PLTD, tetapi jumlahnya belum banyak. Penggunaan minyak nabati murni di PLTD ini diharapkan dapat mengurangi pemakaian BBM secara signifikan.

Kementerian ESDM melakukan uji operasi pada dua genset berkapasitas 20 kW 4 silinder selama 500 jam. Terdapat lima jenis bahan bakar yang akan dianalisis, yaitu B30, CPO 100 persen, deminerallized CPO, industrial vegetable oil (IVO), dan degummed CPO. Kajian kelayakan ini akan melewati tiga tahap utama yang nantinya berguna untuk menentukan penyusunan kebijakan dan regulasi terhadap konversi bahan bakar PLTD.

Baca Juga

Tag: Energi Terbarukan, Sawit, Minyak Kelapa Sawit Mentah (Crude Palm Oil/CPO), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

Penulis: Ellisa Agri Elfadina

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Syifa Yulinnas

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,944.92 3,905.57
British Pound GBP 1.00 19,170.50 18,978.28
China Yuan CNY 1.00 2,188.59 2,166.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,796.62 14,649.39
Dolar Australia AUD 1.00 10,825.21 10,716.03
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.27 1,890.20
Dolar Singapura SGD 1.00 10,912.77 10,800.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,553.23 17,374.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,600.15 3,560.00
Yen Jepang JPY 100.00 14,181.16 14,036.02
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4999.360 -59.863 707
2 Agriculture 1186.632 14.903 24
3 Mining 1356.542 -13.892 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.020 -15.931 80
5 Miscellanous Industry 852.292 -14.243 53
6 Consumer Goods 1868.676 -15.659 60
7 Cons., Property & Real Estate 344.831 -3.052 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 819.931 -18.145 79
9 Finance 1083.035 -10.759 94
10 Trade & Service 630.732 -5.803 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 66 89 23 34.85
2 PSGO 98 132 34 34.69
3 TFCO 412 510 98 23.79
4 SOHO 11,350 13,600 2,250 19.82
5 RDTX 5,325 6,325 1,000 18.78
6 PCAR 298 348 50 16.78
7 ATIC 545 635 90 16.51
8 ARGO 1,610 1,865 255 15.84
9 GSMF 85 98 13 15.29
10 SQMI 154 176 22 14.29
No Code Prev Close Change %
1 SGRO 1,500 1,395 -105 -7.00
2 GLOB 144 134 -10 -6.94
3 POLI 1,085 1,010 -75 -6.91
4 BBHI 145 135 -10 -6.90
5 TALF 290 270 -20 -6.90
6 SSTM 436 406 -30 -6.88
7 ASRI 131 122 -9 -6.87
8 IFSH 350 326 -24 -6.86
9 NZIA 146 136 -10 -6.85
10 INTD 161 150 -11 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,150 28,025 -125 -0.44
2 DEAL 124 132 8 6.45
3 BBNI 4,740 4,590 -150 -3.16
4 BBRI 3,220 3,190 -30 -0.93
5 BEST 181 169 -12 -6.63
6 TLKM 2,890 2,810 -80 -2.77
7 ASRI 131 122 -9 -6.87
8 BRIS 870 825 -45 -5.17
9 MEDC 430 402 -28 -6.51
10 ENVY 65 61 -4 -6.15