Portal Berita Ekonomi Sabtu, 31 Oktober 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,95% pada level 24.107.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 2,56% pada level 2.267.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 1,52% pada level 22.977.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 1,47% pada level 3.224.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,99% pada level 2.426.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,22% pada level 5.569.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,32% terhadap Yuan pada level 6,6933 CNY/USD.

Next Normal, KAI Akan Tingkatkan Okupansi Penumpang

Next Normal, KAI Akan Tingkatkan Okupansi Penumpang
WE Online, Jakarta -

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Didiek Hartantyo menyampaikan, KAI menyatakan tingkat keterisian penumpang (okupansi) maksimal kereta api akan kembali ditingkatkan menuju fase normal selanjutnya (next normal).

"Menuju next normal, kami berkoordinasi dengan regulator mengenai protokol kesehatan sehingga harapannya protokol (maksimal) 70% bisa ditingkatkan," ujar Didiek dalam video conference, Selasa (11/8/2020).

Didiek menuturkan, eksekusi rencana tersebut bergantung pada kebijakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dengan menyesuaikan protokol Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Baca Juga: Kirim Barang Pakai Rail Express, PT KAI Kasih Diskon 17%

Baca Juga: Mau Punya Jabatan Strategis di Pertamina? Begini Caranya

Dia menilai peningkatan okupansi perlu dilaksanakan segera. Sebab, dengan okupansi 70 persen serta berbagai promosi yang diberikan untuk menarik penumpang, perusahaan masih merugi.

Didiek menjelaskan bahwa pendapatan KAI selama pandemi hanya mampu menutupi biaya tetap operasi. Sebab, perusahaan memerlukan pemasukan tambahan untuk memastikan keberlangsungan operasional.

"Kami belum mendapatkan keuntungan, tapi paling tidak dapat menutupi biaya tetap yang menjadi beban kami," ucap Didiek.

Didiek menyatakan bahwa pihaknya siap menjalankan protokol kesehatan baru jika protokol perlu diperketat seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang.

Baca Juga

Tag: PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI)

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,936.61 3,897.23
British Pound GBP 1.00 19,250.06 19,052.67
China Yuan CNY 1.00 2,203.01 2,179.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,763.45 14,616.55
Dolar Australia AUD 1.00 10,535.20 10,427.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,904.96 1,885.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,862.67 10,752.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,459.26 17,279.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,547.20 3,508.53
Yen Jepang JPY 100.00 14,099.37 13,955.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Oct
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10